<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agar Tak Kecolongan Omicron, Ketua DPR Minta Tracing Diperketat</title><description>Ketua DPR mengingatkan pemerintah untuk memperketat tracing dan jangan sampai kecolongan varian Omicron.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat"/><item><title>Agar Tak Kecolongan Omicron, Ketua DPR Minta Tracing Diperketat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat</guid><pubDate>Kamis 09 Desember 2021 21:21 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat-Qnbrrkse1j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok DPR RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/09/337/2514696/agar-tak-kecolongan-omicron-ketua-dpr-minta-tracing-diperketat-Qnbrrkse1j.jpg</image><title>Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok DPR RI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah, Satgas Penanganan Covid-19, dan instansi terkait memperketat penelusuran kasus-kasus virus corona. Menurutnya, hal ini guna mengantisipasi varian Omicron yang sudah tersebar di puluhan negara.

&amp;ldquo;Para ahli sudah memperkirakan Omicron kemungkinan besar sudah masuk ke Indonesia. Hal ini harus disikapi dengan memperketat tracing, meski memang belum ada laporan resmi penemuan kasus Omicron di negara kita,&amp;rdquo; kata Puan, Kamis (9/12/2021).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu meminta pengetatan tracing dilakukan di seluruh lini. Ia menjelaskan, hal ini guna meminimalkan terjadinya penularan Omicron tanpa terdeteksi.

&amp;ldquo;Apalagi sejumlah daerah dilaporkan mulai lengah melakukan tracing sehingga terjadi peningkatan kasus. Jangan sampai kita kecolongan. Tracing mulai dari suspect, pengetesan terhadap orang-orang terdekat dan lingkungan pasien Covid-19, sampai identifikasi jenis virus mutlak dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Jadi jangan sampai Omicron tidak terdeteksi apabila sudah masuk Indonesia agar penanganannya tidak terlambat,&amp;rdquo; katanya.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Omicron berpotensi memiliki dampak besar terhadap pandemi Covid-19, meski masih belum ada laporan varian baru ini lebih berbahaya dari varian Delta. Puan pun meminta pemerintah segera bertindak agar bersiap terhadap skenario terburuk.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Bertambah Jadi 130 Orang

&amp;ldquo;Jangan menunggu rumah sakit penuh. Seharusnya kita sudah lebih pengalaman setelah menghadapi serangan varian Delta pertengahan tahun lalu. Pemerintah harus bisa memastikan rakyat dapat mengakses fasilitas medis beserta obat-obatan apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19,&amp;rdquo; kata mantan Menko PMK itu.
Omicron yang masuk dalam variant of concern dinilai lebih menular pada anak-anak usia remaja. Oleh karenanya, sosialisasi dan pengawasan perlu lebih dioptimalkan.

&amp;ldquo;Supaya anak-anak remaja ini tidak menjadi carrier utk keluarganya. Maka vaksinasi harus semakin dikebut sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan virus,&amp;rdquo; ungkap Puan.

Puan juga meminta pengetatan aturan perjalanan internasional harus dibarengi optimalisasi pengawasan. Puan meminta setiap aturan yang berlaku dijalankan sesuai prosedur, termasuk soal karantina.

&amp;ldquo;Saya sering mendengar pelaku perjalanan mengeluhkan terjadinya penumpukan penumpang di bandara saat melakukan skrining tes Covid-19 begitu tiba di Indonesia. Ini harus segera diatasi,&amp;rdquo; tuturnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah, Satgas Penanganan Covid-19, dan instansi terkait memperketat penelusuran kasus-kasus virus corona. Menurutnya, hal ini guna mengantisipasi varian Omicron yang sudah tersebar di puluhan negara.

&amp;ldquo;Para ahli sudah memperkirakan Omicron kemungkinan besar sudah masuk ke Indonesia. Hal ini harus disikapi dengan memperketat tracing, meski memang belum ada laporan resmi penemuan kasus Omicron di negara kita,&amp;rdquo; kata Puan, Kamis (9/12/2021).

Ketua DPP PDI Perjuangan itu meminta pengetatan tracing dilakukan di seluruh lini. Ia menjelaskan, hal ini guna meminimalkan terjadinya penularan Omicron tanpa terdeteksi.

&amp;ldquo;Apalagi sejumlah daerah dilaporkan mulai lengah melakukan tracing sehingga terjadi peningkatan kasus. Jangan sampai kita kecolongan. Tracing mulai dari suspect, pengetesan terhadap orang-orang terdekat dan lingkungan pasien Covid-19, sampai identifikasi jenis virus mutlak dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Jadi jangan sampai Omicron tidak terdeteksi apabila sudah masuk Indonesia agar penanganannya tidak terlambat,&amp;rdquo; katanya.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Omicron berpotensi memiliki dampak besar terhadap pandemi Covid-19, meski masih belum ada laporan varian baru ini lebih berbahaya dari varian Delta. Puan pun meminta pemerintah segera bertindak agar bersiap terhadap skenario terburuk.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Bertambah Jadi 130 Orang

&amp;ldquo;Jangan menunggu rumah sakit penuh. Seharusnya kita sudah lebih pengalaman setelah menghadapi serangan varian Delta pertengahan tahun lalu. Pemerintah harus bisa memastikan rakyat dapat mengakses fasilitas medis beserta obat-obatan apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19,&amp;rdquo; kata mantan Menko PMK itu.
Omicron yang masuk dalam variant of concern dinilai lebih menular pada anak-anak usia remaja. Oleh karenanya, sosialisasi dan pengawasan perlu lebih dioptimalkan.

&amp;ldquo;Supaya anak-anak remaja ini tidak menjadi carrier utk keluarganya. Maka vaksinasi harus semakin dikebut sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan virus,&amp;rdquo; ungkap Puan.

Puan juga meminta pengetatan aturan perjalanan internasional harus dibarengi optimalisasi pengawasan. Puan meminta setiap aturan yang berlaku dijalankan sesuai prosedur, termasuk soal karantina.

&amp;ldquo;Saya sering mendengar pelaku perjalanan mengeluhkan terjadinya penumpukan penumpang di bandara saat melakukan skrining tes Covid-19 begitu tiba di Indonesia. Ini harus segera diatasi,&amp;rdquo; tuturnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
