<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelakar Wapres Maruf Soal Muktamar NU: Diawali Gegeran dan Diakhiri Ger Geran   </title><description>Ma'ruf Amin turut mengomentari panasnya dinamika menjelang Muktamar Ke-34 NU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran"/><item><title>Kelakar Wapres Maruf Soal Muktamar NU: Diawali Gegeran dan Diakhiri Ger Geran   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran</guid><pubDate>Jum'at 10 Desember 2021 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran-K0Ep2BWmZo.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Satwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/10/337/2514851/kelakar-wapres-maruf-soal-muktamar-nu-diawali-gegeran-dan-diakhiri-ger-geran-K0Ep2BWmZo.jpeg</image><title>Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Satwapres)</title></images><description>
JAKARTA - Sebagai salah satu ulama sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin turut mengomentari panasnya dinamika menjelang Muktamar Ke-34 NU yang rencananya akan digelar di Lampung.

Sambil bercanda, Maruf mengatakan bahwa biasanya Muktamar NU akan diawali gegeran dahulu tapi akan berakhir dengan ger geran

&quot;NU itu kalau mau Muktamar itu bikin gegeran dulu, ribut, tapi kalau selesai nanti ger geran namanya,&quot; ungkapnya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setwapres, Jumat (10/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ketua SC Sebut Masih Lakukan Proses Perizinan Muktamar Ke-34 NU di Lampung
Adapun istilah gegeran yang disebutkan Wapres, dapat diartikan sebagai semacam keributan akibat adanya perbedaan pendapat ataupun perdebatan menjelang pelaksanaan Muktamar.

&quot;Itu istilahnya sebelum Muktamar musti gegeran,&quot; tuturnya
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rais Aam PBNU Tegaskan Penetapan Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU Tanpa Ada Intrik
Namun setelah selesai Muktamar, Maruf mengatakan segala dinamika keributan tersebut akan menjadi ger geran atau tawa bersama yang menandakan segala masalah telah selesai.

&quot;Nah itu kalau sudah selesai (Muktamar) ya sudah. Ketawa ketawa saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yOS8xLzE0MjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa hal tersebut lumrah terjadi pada Muktamar-Muktamar NU sebelumnya.

&quot;Kalau yang dulu-dulu begitu,&quot; cetusnya.

Untuk itu, Maruf yang merupakan Mantan Rais Aam PBNU, berharap agar segala permasalahan yang muncul menjelang dan dalam Muktamar NU dapat selesai bersamaan dengan selesainya pelaksanaan Muktamar.

&quot;Saya harapkan juga (sekarang) seperti itu. Tidak berkelanjutan,&quot; tuturnya.

&quot;Kalau berkelanjutan, itu yang repot,&quot; kelakarnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebagai salah satu ulama sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin turut mengomentari panasnya dinamika menjelang Muktamar Ke-34 NU yang rencananya akan digelar di Lampung.

Sambil bercanda, Maruf mengatakan bahwa biasanya Muktamar NU akan diawali gegeran dahulu tapi akan berakhir dengan ger geran

&quot;NU itu kalau mau Muktamar itu bikin gegeran dulu, ribut, tapi kalau selesai nanti ger geran namanya,&quot; ungkapnya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setwapres, Jumat (10/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ketua SC Sebut Masih Lakukan Proses Perizinan Muktamar Ke-34 NU di Lampung
Adapun istilah gegeran yang disebutkan Wapres, dapat diartikan sebagai semacam keributan akibat adanya perbedaan pendapat ataupun perdebatan menjelang pelaksanaan Muktamar.

&quot;Itu istilahnya sebelum Muktamar musti gegeran,&quot; tuturnya
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rais Aam PBNU Tegaskan Penetapan Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU Tanpa Ada Intrik
Namun setelah selesai Muktamar, Maruf mengatakan segala dinamika keributan tersebut akan menjadi ger geran atau tawa bersama yang menandakan segala masalah telah selesai.

&quot;Nah itu kalau sudah selesai (Muktamar) ya sudah. Ketawa ketawa saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yOS8xLzE0MjI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa hal tersebut lumrah terjadi pada Muktamar-Muktamar NU sebelumnya.

&quot;Kalau yang dulu-dulu begitu,&quot; cetusnya.

Untuk itu, Maruf yang merupakan Mantan Rais Aam PBNU, berharap agar segala permasalahan yang muncul menjelang dan dalam Muktamar NU dapat selesai bersamaan dengan selesainya pelaksanaan Muktamar.

&quot;Saya harapkan juga (sekarang) seperti itu. Tidak berkelanjutan,&quot; tuturnya.

&quot;Kalau berkelanjutan, itu yang repot,&quot; kelakarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
