<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Tangkap Penjarah Korban Gunung Semeru, Sudah Siapkan Motor untuk Ambil Perabotan</title><description>Pelaku penjarahan rumah korban Gunung Semeru di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur ditangkap warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan"/><item><title>Warga Tangkap Penjarah Korban Gunung Semeru, Sudah Siapkan Motor untuk Ambil Perabotan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan</guid><pubDate>Sabtu 11 Desember 2021 00:50 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan-ex2qEL1ytD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/11/340/2515296/warga-tangkap-penjarah-korban-gunung-semeru-sudah-siapkan-motor-untuk-ambil-perabotan-ex2qEL1ytD.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>LUMAJANG - Pelaku penjarahan rumah korban Gunung Semeru di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur ditangkap warga. Bahkan, ia hampir dihajar massa saat ditangkap, beruntung aparat berhasil menghindarkannya dari amukan massa.

Pelaku yang belum diketahui namanya itu kedapatan mengambil perabotan dapur di rumah warga yang terdampak bencana Gunung Semeru. Perabotan itu lalu ditampung di sepeda motor yang sudah dia siapkan.

Sebelumnya, Pengetatan akses masuk lokasi bencana ini terutama dilakukan terhadap relawan umum yang tak memakai seragam. Dari pantauan reporter Media Portal Indonesia (MPI) di pintu masuk Desa Sumberwuluh dan Supiturang, petugas sempat menghalau beberapa pemuda yang dianggap tak memiliki keperluan mendesak untuk masuk ke lokasi bencana.

Setidaknya, dua pemuda yang berboncengan motor diminta petugas untuk putar balik lantaran bukan warga setempat. Perlakuan yang sama juga dilakukan bagi warga lain yang tak memiliki keperluan di lokasi bencana.




&quot;Selain untuk keamanan, juga agar tak terlalu banyak warga yang masuk  ke lokasi bencana,&quot; kata salah satu petugas kepolisian kepada MNC  Portal.

Menurut pengakuan warga korban letusan Gunung Semeru, penjarahan  sudah terjadi sejak hari kedua erupsi. Lantaran banyak barang berharga  milik warga yang hilang, mereka nekad untuk pulang ke rumah untuk  menyelamatkan benda miliknya, kendati kondisi Gunung Semeru masih belum  dianggap aman.

Barang yang hilang tak hanya berupa benda rumah tangga, tapi juga  hewan ternak. Seperti yang diungkapkan Tukiran, warga Dusun  Curahkobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Ia mengaku  kehilangan lima ekor kambing yang ada di kandang belakang rumahnya.

&quot;Sebenarnya ada enam ekor, tapi yang satu ekor mati,&quot; kata Tukiran.</description><content:encoded>LUMAJANG - Pelaku penjarahan rumah korban Gunung Semeru di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur ditangkap warga. Bahkan, ia hampir dihajar massa saat ditangkap, beruntung aparat berhasil menghindarkannya dari amukan massa.

Pelaku yang belum diketahui namanya itu kedapatan mengambil perabotan dapur di rumah warga yang terdampak bencana Gunung Semeru. Perabotan itu lalu ditampung di sepeda motor yang sudah dia siapkan.

Sebelumnya, Pengetatan akses masuk lokasi bencana ini terutama dilakukan terhadap relawan umum yang tak memakai seragam. Dari pantauan reporter Media Portal Indonesia (MPI) di pintu masuk Desa Sumberwuluh dan Supiturang, petugas sempat menghalau beberapa pemuda yang dianggap tak memiliki keperluan mendesak untuk masuk ke lokasi bencana.

Setidaknya, dua pemuda yang berboncengan motor diminta petugas untuk putar balik lantaran bukan warga setempat. Perlakuan yang sama juga dilakukan bagi warga lain yang tak memiliki keperluan di lokasi bencana.




&quot;Selain untuk keamanan, juga agar tak terlalu banyak warga yang masuk  ke lokasi bencana,&quot; kata salah satu petugas kepolisian kepada MNC  Portal.

Menurut pengakuan warga korban letusan Gunung Semeru, penjarahan  sudah terjadi sejak hari kedua erupsi. Lantaran banyak barang berharga  milik warga yang hilang, mereka nekad untuk pulang ke rumah untuk  menyelamatkan benda miliknya, kendati kondisi Gunung Semeru masih belum  dianggap aman.

Barang yang hilang tak hanya berupa benda rumah tangga, tapi juga  hewan ternak. Seperti yang diungkapkan Tukiran, warga Dusun  Curahkobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Ia mengaku  kehilangan lima ekor kambing yang ada di kandang belakang rumahnya.

&quot;Sebenarnya ada enam ekor, tapi yang satu ekor mati,&quot; kata Tukiran.</content:encoded></item></channel></rss>
