<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tewaskan 10 Warga Sipil di Kabul, Pentagon: Tak Ada Pasukan AS yang Dihukum Atas Serangan Drone</title><description>Keputusan itu berarti tidak akan ada tindakan disipliner yang diambil atas serangan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone"/><item><title>Tewaskan 10 Warga Sipil di Kabul, Pentagon: Tak Ada Pasukan AS yang Dihukum Atas Serangan Drone</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone</guid><pubDate>Selasa 14 Desember 2021 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone-Py9Izx2UoB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pentagon putuskan tak menghukum personel militer AS usai serangan drone yang tewaskan 10 warga sipil di Kabul, Afghanistan (Foto: TOI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/14/18/2516793/tewaskan-10-warga-sipil-di-kabul-pentagon-tak-ada-pasukan-as-yang-dihukum-atas-serangan-drone-Py9Izx2UoB.jpg</image><title>Pentagon putuskan tak menghukum personel militer AS usai serangan drone yang tewaskan 10 warga sipil di Kabul, Afghanistan (Foto: TOI)</title></images><description>NEW YORK - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin telah memutuskan bahwa tidak ada personel militer AS yang akan dihukum atas serangan pesawat tak berawak (drone) pada Agustus di Kabul, Afghanistan yang menewaskan 10 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak.

Setelah meninjau serangan itu, Austin menginstruksikan kepala Komando Pusat dan Komando Operasi Khusus untuk membuat rekomendasi untuk meningkatkan kebijakan dan prosedur Departemen Pertahanan. Sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada Senin (13/12), rekomendasi mereka tidak termasuk meminta pertanggungjawaban siapa pun atau menghukum siapa pun yang terlibat dalam serangan itu,
&quot;Sekretaris meninjau rekomendasi mereka. Saya tidak akan membahas semuanya. Beberapa dari mereka dapat dimengerti diklasifikasikan, tetapi dia menyetujui rekomendasi mereka,&quot; terangnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Pentagon Serangan Drone AS yang Mematikan di Afghanistan Tidak Melanggar Hukum
&quot;Jadi saya tidak mengantisipasi adanya masalah pertanggungjawaban pribadi sehubungan dengan serangan udara 29 Agustus,&amp;rdquo; lanjutnya.

Keputusan itu berarti tidak akan ada tindakan disipliner yang diambil atas serangan tersebut, yang awalnya dibela oleh pejabat Pentagon sebelum kemudian menyebutnya sebagai &quot;kesalahan tragis&quot; sebagai akibat dari &quot;kesalahan eksekusi.&quot;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;AS Akui Serangan Drone Tewaskan 10 Warga Sipil
Steven Kwon, Presiden NEI tempat Ahmadi bekerja, mengecam keputusan Departemen Pertahanan.</description><content:encoded>NEW YORK - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin telah memutuskan bahwa tidak ada personel militer AS yang akan dihukum atas serangan pesawat tak berawak (drone) pada Agustus di Kabul, Afghanistan yang menewaskan 10 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak.

Setelah meninjau serangan itu, Austin menginstruksikan kepala Komando Pusat dan Komando Operasi Khusus untuk membuat rekomendasi untuk meningkatkan kebijakan dan prosedur Departemen Pertahanan. Sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada Senin (13/12), rekomendasi mereka tidak termasuk meminta pertanggungjawaban siapa pun atau menghukum siapa pun yang terlibat dalam serangan itu,
&quot;Sekretaris meninjau rekomendasi mereka. Saya tidak akan membahas semuanya. Beberapa dari mereka dapat dimengerti diklasifikasikan, tetapi dia menyetujui rekomendasi mereka,&quot; terangnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Pentagon Serangan Drone AS yang Mematikan di Afghanistan Tidak Melanggar Hukum
&quot;Jadi saya tidak mengantisipasi adanya masalah pertanggungjawaban pribadi sehubungan dengan serangan udara 29 Agustus,&amp;rdquo; lanjutnya.

Keputusan itu berarti tidak akan ada tindakan disipliner yang diambil atas serangan tersebut, yang awalnya dibela oleh pejabat Pentagon sebelum kemudian menyebutnya sebagai &quot;kesalahan tragis&quot; sebagai akibat dari &quot;kesalahan eksekusi.&quot;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;AS Akui Serangan Drone Tewaskan 10 Warga Sipil
Steven Kwon, Presiden NEI tempat Ahmadi bekerja, mengecam keputusan Departemen Pertahanan.</content:encoded></item></channel></rss>
