<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Mencengangkan Saddam Hussein, Terima Penghargaan hingga Tulis Novel Romantis</title><description>Saddam Hussein dikenal publik sebagai pemimpin Irak yang memerintah secara diktator</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis"/><item><title>6 Fakta Mencengangkan Saddam Hussein, Terima Penghargaan hingga Tulis Novel Romantis</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis</guid><pubDate>Selasa 14 Desember 2021 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis-Q2Ekklj2nc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saddam Hussein (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/14/18/2516971/6-fakta-mencengangkan-saddam-hussein-terima-penghargaan-hingga-tulis-novel-romantis-Q2Ekklj2nc.jpg</image><title>Saddam Hussein (Foto: Reuters)</title></images><description>IRAK - Saddam Hussein dikenal publik sebagai pemimpin Irak yang memerintah secara diktator. Ia merupakan Presiden kelima Irak selama 24 tahun, mulai tahun 1979 hingga akhirnya berhasil digulingkan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003.

Dilahirkan dari lingkungan yang keras membuat Saddam tumbuh menjadi pribadi yang juga berwatak keras. Ia terbiasa membawa senjata saat keluar rumah karena lingkungannya marak dengan kejahatan. Sejak usianya menginjak 16 tahun, Saddam telah bergabung dengan komplotan preman dan sering ikut terlibat dalam berbagai tindak kejahatan yang dilakukan kelompoknya. Bahkan ia sempat membunuh salah seorang musuh pamannya. Di usia 19, ia bergabung dengan Partai Sosialis Ba'ath dan berencana untuk menumbangkan sistem pemerintahan monarki yang berkuasa saat itu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Saddam Hussein Memohon Jangan Ditembak saat Diseret Keluar dari Lubang
Dalam perjalanan hidupnya, terdapat beberapa fakta mencengangkan yang diolah dari berbagai sumber:
1. Terima Penghargaan UNESCO
Selama menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Ba'ath dari tahun 1968 hingga 1979, Saddam Hussein telah meningkatkan taraf hidup rakyat Irak. Hal ini dilakukannya dengan membangun program literasi nasional, membangun infrastruktur, hingga meningkatkan sistem kesehatan masyarakat. Pengaruhnya inilah yang membuat Saddam Hussein diberikan penghargaan oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) atas jasanya memberantas buta huruf di negaranya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Detik-Detik Saddam Hussein Ditangkap, Tentara AS Presiden Bush Kirim Salam
2. Tulis Menulis Novel Romansa
Zabiba and The King merupakan novel romansa yang ditulis oleh Saddam Hussein. Meskipun awalnya dipublikasikan tanpa nama penulis, hampir semua orang tahu mengenai novel ini sejak sebuah surat kabar asal Irak melaporkan penulis di balik buku roman ini. Sontak, novel tersebut ludes di pasaran. Cerita dalam novel ini kemudian diangkat menjadi pertunjukan musik yang spektakuler.
3. Hapus Sebuah Peradaban

Selama Perang Irak yang berlangsung dari 1980 hingga 1988, Saddam Hussein menuduh Marsh Arab bekerja sama dengan Iran. Karenanya, ia dengan keji mengeringkan sumber air agar dapat membunuh suku tersebut dengan mudah. Rawa-rawa yang menjadi sumber air seluas 9.000 kilometer persegi ini menyusut perlahan, menyisakan rawa seluas 760 kilometer persegi saat invasi Amerika pada 2003. Tidak hanya itu, warga yang bermukim di sana dibunuh dan dipaksa melarikan diri dari wilayah tersebut untuk menghindari amukan Saddam.



4. Karakter Justice League

Komik asal Amerika Serikat, Justice League, menampilkan seorang tokoh jahat di serinya tahun 1999. Tokoh antagonis yang berperan sebagai diktator ini disebut-sebut sangat mirip dengan Saddam Hussein. Saat itu, negara yang dikisahkan di dalam komik sedang mengalami perang saudara multifaksi, konflik etnis, kekuatan regional yang menggunakan pengaruh militer, dan medan pertempuran untuk pertarungan yang sedang berlangsung antara Sunni dan Syiah Islam.


5. Tulis Al-Quran dengan Darahnya Sendiri



Saddam Hussein diketahui memesan satu buah Al-Quran yang ditulis dengan menggunakan darahnya sendiri pada hari ulang tahunnya yang ke-60. Seorang kaligrafer bernama Abbas Shakir Joudi menulis 6.000 ayat dan 336.000 kata Alquran dengan menggunakan 50 liter darah selama dua tahun. Seorang ahli donor darah mengatakan bahwa diperlukan setidaknya sembilan tahun untuk mendonorkan darah sebanyak itu dengan aman.







6. Tentara Amerika Berduka



Selama proses persidangan atas perbuatannya di Baghdad, Saddam Hussein diawasi oleh sekelompok tentara yang dinamakan The Super Twelve. Melansir berbagai sumber, Will Bardenwerper yang merupakan salah satu anggota kelompok ini berkata bahwa Saddam Hussein jauh dari apa yang orang lain katakan. Menurutnya, diktator Irak tersebut merupakan orang yang baik hati dan sederhana. Ia menyukai tanaman dan merawat tanaman yang ada di kebun penjara. Tidak hanya itu, ia juga menggemari makanan manis. Keakraban mereka membuat kelompok tersebut berduka atas eksekusi Saddam Hussein pada tahun 2006.











</description><content:encoded>IRAK - Saddam Hussein dikenal publik sebagai pemimpin Irak yang memerintah secara diktator. Ia merupakan Presiden kelima Irak selama 24 tahun, mulai tahun 1979 hingga akhirnya berhasil digulingkan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003.

Dilahirkan dari lingkungan yang keras membuat Saddam tumbuh menjadi pribadi yang juga berwatak keras. Ia terbiasa membawa senjata saat keluar rumah karena lingkungannya marak dengan kejahatan. Sejak usianya menginjak 16 tahun, Saddam telah bergabung dengan komplotan preman dan sering ikut terlibat dalam berbagai tindak kejahatan yang dilakukan kelompoknya. Bahkan ia sempat membunuh salah seorang musuh pamannya. Di usia 19, ia bergabung dengan Partai Sosialis Ba'ath dan berencana untuk menumbangkan sistem pemerintahan monarki yang berkuasa saat itu.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Saddam Hussein Memohon Jangan Ditembak saat Diseret Keluar dari Lubang
Dalam perjalanan hidupnya, terdapat beberapa fakta mencengangkan yang diolah dari berbagai sumber:
1. Terima Penghargaan UNESCO
Selama menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Ba'ath dari tahun 1968 hingga 1979, Saddam Hussein telah meningkatkan taraf hidup rakyat Irak. Hal ini dilakukannya dengan membangun program literasi nasional, membangun infrastruktur, hingga meningkatkan sistem kesehatan masyarakat. Pengaruhnya inilah yang membuat Saddam Hussein diberikan penghargaan oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) atas jasanya memberantas buta huruf di negaranya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Detik-Detik Saddam Hussein Ditangkap, Tentara AS Presiden Bush Kirim Salam
2. Tulis Menulis Novel Romansa
Zabiba and The King merupakan novel romansa yang ditulis oleh Saddam Hussein. Meskipun awalnya dipublikasikan tanpa nama penulis, hampir semua orang tahu mengenai novel ini sejak sebuah surat kabar asal Irak melaporkan penulis di balik buku roman ini. Sontak, novel tersebut ludes di pasaran. Cerita dalam novel ini kemudian diangkat menjadi pertunjukan musik yang spektakuler.
3. Hapus Sebuah Peradaban

Selama Perang Irak yang berlangsung dari 1980 hingga 1988, Saddam Hussein menuduh Marsh Arab bekerja sama dengan Iran. Karenanya, ia dengan keji mengeringkan sumber air agar dapat membunuh suku tersebut dengan mudah. Rawa-rawa yang menjadi sumber air seluas 9.000 kilometer persegi ini menyusut perlahan, menyisakan rawa seluas 760 kilometer persegi saat invasi Amerika pada 2003. Tidak hanya itu, warga yang bermukim di sana dibunuh dan dipaksa melarikan diri dari wilayah tersebut untuk menghindari amukan Saddam.



4. Karakter Justice League

Komik asal Amerika Serikat, Justice League, menampilkan seorang tokoh jahat di serinya tahun 1999. Tokoh antagonis yang berperan sebagai diktator ini disebut-sebut sangat mirip dengan Saddam Hussein. Saat itu, negara yang dikisahkan di dalam komik sedang mengalami perang saudara multifaksi, konflik etnis, kekuatan regional yang menggunakan pengaruh militer, dan medan pertempuran untuk pertarungan yang sedang berlangsung antara Sunni dan Syiah Islam.


5. Tulis Al-Quran dengan Darahnya Sendiri



Saddam Hussein diketahui memesan satu buah Al-Quran yang ditulis dengan menggunakan darahnya sendiri pada hari ulang tahunnya yang ke-60. Seorang kaligrafer bernama Abbas Shakir Joudi menulis 6.000 ayat dan 336.000 kata Alquran dengan menggunakan 50 liter darah selama dua tahun. Seorang ahli donor darah mengatakan bahwa diperlukan setidaknya sembilan tahun untuk mendonorkan darah sebanyak itu dengan aman.







6. Tentara Amerika Berduka



Selama proses persidangan atas perbuatannya di Baghdad, Saddam Hussein diawasi oleh sekelompok tentara yang dinamakan The Super Twelve. Melansir berbagai sumber, Will Bardenwerper yang merupakan salah satu anggota kelompok ini berkata bahwa Saddam Hussein jauh dari apa yang orang lain katakan. Menurutnya, diktator Irak tersebut merupakan orang yang baik hati dan sederhana. Ia menyukai tanaman dan merawat tanaman yang ada di kebun penjara. Tidak hanya itu, ia juga menggemari makanan manis. Keakraban mereka membuat kelompok tersebut berduka atas eksekusi Saddam Hussein pada tahun 2006.











</content:encoded></item></channel></rss>
