<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gempa M7,5 NTT, BMKG Catat Ada Kenaikan Muka Air Laut Setinggi 7 Centimeter   </title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 centimeter</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter"/><item><title> Gempa M7,5 NTT, BMKG Catat Ada Kenaikan Muka Air Laut Setinggi 7 Centimeter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter</guid><pubDate>Selasa 14 Desember 2021 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter-HXYHRdrcwR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa M7,5 NTT (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2516724/gempa-m7-5-ntt-bmkg-catat-ada-kenaikan-muka-air-laut-setinggi-7-centimeter-HXYHRdrcwR.jpg</image><title>Gempa M7,5 NTT (foto: tangkapan layar)</title></images><description>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 centimeter (CM) pasca gempa utama dengan kekuatan magnitudo (M)7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;NTT Diguncang Gempa 3 Kali, Netizen : Innalillahi Stay Safe Buat Kalian di sana
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami , dengan tingkat ancaman WASPADA  di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.

&amp;ldquo;Hasil monitoring Tide Gauge menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 cm di Stasiun Tide Gauge Reo dan Marapokot, Nusa Tenggara Timur,&amp;rdquo; kata Bambang dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa M7,5 di NTT, BMKG : Terjadi 15 Kali Gempa Susulan
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BMKG mencatat episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Ruteng, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Adonara dan Lembata III &amp;ndash; IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Tambolaka, Waikabubak, Waingapu III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 centimeter (CM) pasca gempa utama dengan kekuatan magnitudo (M)7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;NTT Diguncang Gempa 3 Kali, Netizen : Innalillahi Stay Safe Buat Kalian di sana
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami , dengan tingkat ancaman WASPADA  di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.

&amp;ldquo;Hasil monitoring Tide Gauge menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 cm di Stasiun Tide Gauge Reo dan Marapokot, Nusa Tenggara Timur,&amp;rdquo; kata Bambang dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa M7,5 di NTT, BMKG : Terjadi 15 Kali Gempa Susulan
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BMKG mencatat episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Ruteng, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Adonara dan Lembata III &amp;ndash; IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Tambolaka, Waikabubak, Waingapu III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
