<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Penjelasan BMKG Terkait Dicabutnya Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M7,4 NTT   </title><description>Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memastikan telah mencabut peringatan dini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt"/><item><title> Ini Penjelasan BMKG Terkait Dicabutnya Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M7,4 NTT   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt</guid><pubDate>Selasa 14 Desember 2021 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt-XaLoKrgJoq.bmp" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BMKG, Dwikorita saat jumpa pers terkait gempa M7,4 di NTT (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2516742/ini-penjelasan-bmkg-terkait-dicabutnya-peringatan-dini-tsunami-usai-gempa-m7-4-ntt-XaLoKrgJoq.bmp</image><title>Kepala BMKG, Dwikorita saat jumpa pers terkait gempa M7,4 di NTT (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memastikan telah mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa utama dengan kekuatan magnitudo (M)7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT.
&amp;ldquo;Dan sekarang sudah 2 jam setelah kejadian, sekarang pukul 13 lebih 24 menit artinya sudah lebih dari 2 jam setelah kejadian dan tidak adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir,&amp;rdquo; kata Dwikorita pada Konferensi Pers secara virtual, Selasa (14/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Breaking News: BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M7,5 di NTT
&amp;ldquo;Hingga pukul 13.20 yang saat ini kita sudah pukul 13.24, jadi 2 jam setelah kejadian gempa bumi. Tadi kejadiannya pukul 11.20 waktu Indonesia bagian tengah, bagian tengah karena 11.20, jadi selisih 1 jam dengan waktu Indonesia bagian barat. Saya ulangi kejadiannya tadi pukul 11.24 menit waktu Indonesia bagian tengah. Saya ulangi, peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir,&amp;rdquo; tegas Dwikorita.
Sebelumnya, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan 7,5 dan kami update menjadi 7,4. Episenter gempabumi pada koordinat 7,59 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut Flores pada jarak 112 km ke arah barat laut Kota Larantuka Nusa Tenggara Timur pada kedalaman pusat gempa pada kedalaman 10 km.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG Imbau Warga Pesisir Flores Timur hingga Pulau Lembata Menjauh dari Pantai
&amp;ldquo;Jenis mekanisme gempa bumi, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar atau patahan aktif di laut Flores,&amp;rdquo; kata Dwikorita.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memastikan telah mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa utama dengan kekuatan magnitudo (M)7,5 dengan magnitudo update M7,4 di Larantuka, NTT.
&amp;ldquo;Dan sekarang sudah 2 jam setelah kejadian, sekarang pukul 13 lebih 24 menit artinya sudah lebih dari 2 jam setelah kejadian dan tidak adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir,&amp;rdquo; kata Dwikorita pada Konferensi Pers secara virtual, Selasa (14/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Breaking News: BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M7,5 di NTT
&amp;ldquo;Hingga pukul 13.20 yang saat ini kita sudah pukul 13.24, jadi 2 jam setelah kejadian gempa bumi. Tadi kejadiannya pukul 11.20 waktu Indonesia bagian tengah, bagian tengah karena 11.20, jadi selisih 1 jam dengan waktu Indonesia bagian barat. Saya ulangi kejadiannya tadi pukul 11.24 menit waktu Indonesia bagian tengah. Saya ulangi, peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir,&amp;rdquo; tegas Dwikorita.
Sebelumnya, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan 7,5 dan kami update menjadi 7,4. Episenter gempabumi pada koordinat 7,59 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut Flores pada jarak 112 km ke arah barat laut Kota Larantuka Nusa Tenggara Timur pada kedalaman pusat gempa pada kedalaman 10 km.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG Imbau Warga Pesisir Flores Timur hingga Pulau Lembata Menjauh dari Pantai
&amp;ldquo;Jenis mekanisme gempa bumi, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar atau patahan aktif di laut Flores,&amp;rdquo; kata Dwikorita.</content:encoded></item></channel></rss>
