<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, Orangtua Jangan Panik Jika Anak Alami Gejala Ini</title><description>Seperti diketahui hari ini sudah dimulai vaksinasi anak usia antara 6 sampai dengan 11 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini"/><item><title>Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, Orangtua Jangan Panik Jika Anak Alami Gejala Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini</guid><pubDate>Selasa 14 Desember 2021 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini-44UFH6Tniz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/14/337/2517026/vaksinasi-usia-6-11-tahun-orangtua-jangan-panik-jika-anak-alami-gejala-ini-44UFH6Tniz.jpeg</image><title>Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar orang tua tidak panik jika terjadi indikasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada anak usai divaksin covid-19.

Seperti diketahui hari ini sudah dimulai vaksinasi anak usia antara 6 sampai dengan 11 tahun.

&amp;ldquo;Jika terjadi beberapa indikasi KIPI setelah vaksin covid-19, seperti nyeri pada lengan di tempat suntikan, sakit kepala atau nyeri otot, nyeri sendi menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam ditandai dengan suhu diatas 37,8 derajat celcius, maupun gejala mirip flu dan menggigil selama 1 sampai 2 hari, maka kami meminta masyarakat untuk tidak panik,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (14/12/2021).

Menurutnya orang tua dapat melakukan upaya penanganan dini jika menemukan gejala-gejala tersebut. Salah satunya dengan membuat anak beristirahat dengan cukup dan minum obat penurun panas jika diperlukan . Selain itu konsumsi air putih yang cukup.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Jika terdapat rasa nyeri di tempat suntikan, tetap gerakan dan gunakan lengan anak. Dan apabila perlu kompres bagian yang nyeri dengan kain bersih yang dibasahi dengan air dingin,&amp;rdquo; tuturnya.

Wiku mengatakan setelah melakukan penanganan dini, orang tua diminta melaporkannya ke puskesmas atau pusat vaksinasi terdekat.

&amp;ldquo;Setelah melakukan penanganan dini orang tua agar melaporkan temuan kipi yang dialami anak ke Puskesmas atau titik sentral vaksinasi sebagai input evaluasi pelaksanaan vaksinasi kedepannya serta penanganan lebih lanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar orang tua tidak panik jika terjadi indikasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada anak usai divaksin covid-19.

Seperti diketahui hari ini sudah dimulai vaksinasi anak usia antara 6 sampai dengan 11 tahun.

&amp;ldquo;Jika terjadi beberapa indikasi KIPI setelah vaksin covid-19, seperti nyeri pada lengan di tempat suntikan, sakit kepala atau nyeri otot, nyeri sendi menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam ditandai dengan suhu diatas 37,8 derajat celcius, maupun gejala mirip flu dan menggigil selama 1 sampai 2 hari, maka kami meminta masyarakat untuk tidak panik,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (14/12/2021).

Menurutnya orang tua dapat melakukan upaya penanganan dini jika menemukan gejala-gejala tersebut. Salah satunya dengan membuat anak beristirahat dengan cukup dan minum obat penurun panas jika diperlukan . Selain itu konsumsi air putih yang cukup.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Jika terdapat rasa nyeri di tempat suntikan, tetap gerakan dan gunakan lengan anak. Dan apabila perlu kompres bagian yang nyeri dengan kain bersih yang dibasahi dengan air dingin,&amp;rdquo; tuturnya.

Wiku mengatakan setelah melakukan penanganan dini, orang tua diminta melaporkannya ke puskesmas atau pusat vaksinasi terdekat.

&amp;ldquo;Setelah melakukan penanganan dini orang tua agar melaporkan temuan kipi yang dialami anak ke Puskesmas atau titik sentral vaksinasi sebagai input evaluasi pelaksanaan vaksinasi kedepannya serta penanganan lebih lanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
