<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Tsunami Pernah Terjadi pada 1992 di Pusat Gempa M7,4 NTT</title><description>PVMBG menyebut pulau-pulau tersebut merupakan dataran yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt"/><item><title>Ternyata Tsunami Pernah Terjadi pada 1992 di Pusat Gempa M7,4 NTT</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt</guid><pubDate>Rabu 15 Desember 2021 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt-WiwFMznwIF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/15/337/2517139/ternyata-tsunami-pernah-terjadi-pada-1992-di-pusat-gempa-m7-4-ntt-WiwFMznwIF.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Lokasi pusat gempa bumi yang mengguncang Laut Flores, Nusa Tenggara Timur dengan kekuatan M7,4 kemarin ternyata pernah memicu terjadi tsunami pada 1992. Kala itu, di lokasi tersebut terjadi gempa M6,8.
Demikian diungkap Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 7,4 di NTT, Warga Selamatkan Diri dengan Rambut Masih Di-smoothing
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut Flores pada koordinat 7,59&amp;deg;LS dan 122,24&amp;deg;BT dengan magnitudo (M7,4) pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 115 km utara Kota Maumere (ibu kota Kabupaten Sikka), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, berdasarkan data dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7,603 LS dan 122,200&amp;deg; BT dengan magnitudo (M7,3) pada kedalaman 18,50 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 122,26&amp;deg; BT dan 7,61&amp;deg; LS, dengan magnitudo (M7,0) pada kedalaman 12 km.

&amp;ldquo;Lokasi pusat gempa bumi terletak di Laut Flores. Daerah yang berdekatan dengan lokasi pusat gempa bumi adalah pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan,&amp;rdquo; dikutip pada laman resmi PVMBG, Rabu (15/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Update Gempa M,7,4: 230 Rumah dan Tempat Ibadah Rusak Berat di Kepulauan Selayar
PVMBG menyebut pulau-pulau tersebut merupakan dataran yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal. Pulau-pulau tersebut tersusun oleh batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen dan batu gamping, serta endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, sungai dan batugamping koral.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal yang tersusun oleh batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempa bumi kuat maupun curah hujan tinggi.

Berdasarkan data lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan mekanisme sumber (focal mechanism) dari BMKG, USGS Amerika Serikat dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif dengan mekanisme sesar mendatar berarah barat barat laut hingga timur tenggara. Sesar mendatar ini sebelumnya belum teridentifikasi sebagai sumber gempa bumi.

&amp;ldquo;Berdasarkan data Badan Geologi sebelumnya, struktur utama di Laut Flores adalah sesar naik busur belakang Flores yang berarah relatif barat &amp;ndash; timur. Sesar naik ini pernah memicu terjadinya gempa bumi dengan magnitudo (M 6,8) yang memicu tsunami pada tahun 1992,&amp;rdquo; tulis PVMBG.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lokasi pusat gempa bumi yang mengguncang Laut Flores, Nusa Tenggara Timur dengan kekuatan M7,4 kemarin ternyata pernah memicu terjadi tsunami pada 1992. Kala itu, di lokasi tersebut terjadi gempa M6,8.
Demikian diungkap Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 7,4 di NTT, Warga Selamatkan Diri dengan Rambut Masih Di-smoothing
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut Flores pada koordinat 7,59&amp;deg;LS dan 122,24&amp;deg;BT dengan magnitudo (M7,4) pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 115 km utara Kota Maumere (ibu kota Kabupaten Sikka), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, berdasarkan data dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7,603 LS dan 122,200&amp;deg; BT dengan magnitudo (M7,3) pada kedalaman 18,50 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 122,26&amp;deg; BT dan 7,61&amp;deg; LS, dengan magnitudo (M7,0) pada kedalaman 12 km.

&amp;ldquo;Lokasi pusat gempa bumi terletak di Laut Flores. Daerah yang berdekatan dengan lokasi pusat gempa bumi adalah pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan,&amp;rdquo; dikutip pada laman resmi PVMBG, Rabu (15/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Update Gempa M,7,4: 230 Rumah dan Tempat Ibadah Rusak Berat di Kepulauan Selayar
PVMBG menyebut pulau-pulau tersebut merupakan dataran yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal. Pulau-pulau tersebut tersusun oleh batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen dan batu gamping, serta endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, sungai dan batugamping koral.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal yang tersusun oleh batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempa bumi kuat maupun curah hujan tinggi.

Berdasarkan data lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan mekanisme sumber (focal mechanism) dari BMKG, USGS Amerika Serikat dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif dengan mekanisme sesar mendatar berarah barat barat laut hingga timur tenggara. Sesar mendatar ini sebelumnya belum teridentifikasi sebagai sumber gempa bumi.

&amp;ldquo;Berdasarkan data Badan Geologi sebelumnya, struktur utama di Laut Flores adalah sesar naik busur belakang Flores yang berarah relatif barat &amp;ndash; timur. Sesar naik ini pernah memicu terjadinya gempa bumi dengan magnitudo (M 6,8) yang memicu tsunami pada tahun 1992,&amp;rdquo; tulis PVMBG.
</content:encoded></item></channel></rss>
