<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berulang Kali Bunuh Diri, Pria Ini Akhirnya Tewas Mengenaskan di Pohon Kopi</title><description>Penemuan jasad HS berada di belakang rumah. Salah seorang kerabat HS tidak sengaja melihat pemandangan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi"/><item><title>Berulang Kali Bunuh Diri, Pria Ini Akhirnya Tewas Mengenaskan di Pohon Kopi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi</guid><pubDate>Rabu 15 Desember 2021 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi-uLS94Yn5vj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi orang gantung diri, Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/15/340/2517582/berulang-kali-bunuh-diri-pria-ini-akhirnya-tewas-mengenaskan-di-pohon-kopi-uLS94Yn5vj.jpg</image><title>Ilustrasi orang gantung diri, Okezone</title></images><description>BLITAR- Warga digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya, warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, sudah tidak bernyawa dengan tali plastik menjerat leher.  Tali dengan ujung lain terikat pada pohon kopi itu membuat, pria berinisial HS (54) tewas dalam posisi tergantung.
(Baca juga: Warga Salatiga Gantung Diri Tinggalkan Surat untuk Anaknya, Ini Isinya)
&amp;ldquo;Diduga gantung diri,&amp;rdquo; ujar Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono kepada wartawan Rabu 15/12/2021).
Penemuan jasad HS berada di belakang rumah. Salah seorang kerabat HS tidak sengaja melihat pemandangan tersebut.
Saksi mengaku menemukan HS dalam keadaan tergantung saat  hendak memberi makan ternak ayamnya. &amp;ldquo;Kata saksi biasanya korban ada di belakang rumah, tapi ditemukan sudah dalam keadaan tergantung,&amp;rdquo; terang Udiyono.
&amp;nbsp;(Baca juga: Tragis! Pria Ini Tewas Gantung Diri karena Harga Bawang Anjlok)
Disaksikan petugas, perangkat desa dan warga sekitar, keluarga kemudian menurunkan jenazah HS. Yang bersangkutan dipastikan sudah tidak bernyawa. Keterangan yang disampaikan keluarga, HS baru lima bulan bertempat tinggal di Mandesan. Ia memiliki riwayat mengidap penyakit diabetes dan kanker otak.

Diduga karena faktor penyakit itu, HS beberapa kali pernah berusaha bunuh diri, namun selalu gagal. Hingga pada Rabu ini (15/12) yang bersangkutan ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di atas pohon kopi. &amp;ldquo;Informasi keluarga korban memiliki riwayat sakit diabetes dan kanker otak,&amp;rdquo; kata Udiyono. Menurut Udiyono petugas langsung melakukan pemeriksaan pada jasad korban.






Hasilnya, tidak ditemukan tanda yang mengarah tindak penganiayaan. Pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah dan meminta jenazah HS langsung dimakamkan, tanpa harus dilakukan autopsi. &amp;ldquo;Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan bekas atau tanda kekerasan. Kematian korban murni karena gantung diri,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>BLITAR- Warga digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya, warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, sudah tidak bernyawa dengan tali plastik menjerat leher.  Tali dengan ujung lain terikat pada pohon kopi itu membuat, pria berinisial HS (54) tewas dalam posisi tergantung.
(Baca juga: Warga Salatiga Gantung Diri Tinggalkan Surat untuk Anaknya, Ini Isinya)
&amp;ldquo;Diduga gantung diri,&amp;rdquo; ujar Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono kepada wartawan Rabu 15/12/2021).
Penemuan jasad HS berada di belakang rumah. Salah seorang kerabat HS tidak sengaja melihat pemandangan tersebut.
Saksi mengaku menemukan HS dalam keadaan tergantung saat  hendak memberi makan ternak ayamnya. &amp;ldquo;Kata saksi biasanya korban ada di belakang rumah, tapi ditemukan sudah dalam keadaan tergantung,&amp;rdquo; terang Udiyono.
&amp;nbsp;(Baca juga: Tragis! Pria Ini Tewas Gantung Diri karena Harga Bawang Anjlok)
Disaksikan petugas, perangkat desa dan warga sekitar, keluarga kemudian menurunkan jenazah HS. Yang bersangkutan dipastikan sudah tidak bernyawa. Keterangan yang disampaikan keluarga, HS baru lima bulan bertempat tinggal di Mandesan. Ia memiliki riwayat mengidap penyakit diabetes dan kanker otak.

Diduga karena faktor penyakit itu, HS beberapa kali pernah berusaha bunuh diri, namun selalu gagal. Hingga pada Rabu ini (15/12) yang bersangkutan ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di atas pohon kopi. &amp;ldquo;Informasi keluarga korban memiliki riwayat sakit diabetes dan kanker otak,&amp;rdquo; kata Udiyono. Menurut Udiyono petugas langsung melakukan pemeriksaan pada jasad korban.






Hasilnya, tidak ditemukan tanda yang mengarah tindak penganiayaan. Pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah dan meminta jenazah HS langsung dimakamkan, tanpa harus dilakukan autopsi. &amp;ldquo;Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan bekas atau tanda kekerasan. Kematian korban murni karena gantung diri,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
