<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semeru Masih Keluarkan Awan Panas, Khofifah : Mohon Waspada</title><description>Saudaraku, jam 03.57 pagi tadi masih ada guguran awan panas dari gunung Semeru ke arah curah kobokan. Mohon semua waspada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada"/><item><title>Semeru Masih Keluarkan Awan Panas, Khofifah : Mohon Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada</guid><pubDate>Kamis 16 Desember 2021 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada-mFnWEbUbmj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: MPI/Istimwa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/16/337/2517790/semeru-masih-keluarkan-awan-panas-khofifah-mohon-waspada-mFnWEbUbmj.jpg</image><title>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: MPI/Istimwa)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Semeru masih mengeluarkan guguran awan panas sekira pukul 03.57 WIB tadi. Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta warganya untuk tetap waspada.
&quot;Saudaraku, jam 03.57 pagi tadi masih ada guguran awan panas dari gunung Semeru ke arah curah kobokan. Mohon semua waspada,&quot; kata Khofifah melalui akun instagramnya @khofifah.ip, Kamis (16/12/2021).
Khofifah pun mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di sekitar area terdampak. Ia juga meminta kepada waeganya untuk selalu mengikuti arahan pemerintah dan tim yang ada di lapangan.
&quot;Dan sabar jangan ada pergerakan ke daerah terdampak kecuali tim pencarian dan penyelamatan (SAR). Tetap ikuti arahan pemerintah dan tim di lapangan. Mohon tetap tenang dan jangan panik,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menjelaskan jarak luncuran awan panas guguran dari Gunung Semeru yang meletus pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 14.50 dengan jarak 1.700 meter dari puncak.



Baca Juga : Kepala BNPB Kunjungi Pos Pengungsian Semeru, Pastikan Semua Aspek Layanan Terpenuhi
Kemudian pada Minggu 5 Desember 2021 awan panas guguran kembali terjadi. Guguran awan panas tersebut terjadi sebanyak dua kali yakni pukul 05.13 dan 10.00 WIB.
Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) Badan Geologi KSDEM Andiani, awan panas terbentuk akibat penghancuran kubah atau lidah lava. Hal ini merupakan karakteristik dari Gunung Semeru.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Semeru masih mengeluarkan guguran awan panas sekira pukul 03.57 WIB tadi. Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta warganya untuk tetap waspada.
&quot;Saudaraku, jam 03.57 pagi tadi masih ada guguran awan panas dari gunung Semeru ke arah curah kobokan. Mohon semua waspada,&quot; kata Khofifah melalui akun instagramnya @khofifah.ip, Kamis (16/12/2021).
Khofifah pun mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di sekitar area terdampak. Ia juga meminta kepada waeganya untuk selalu mengikuti arahan pemerintah dan tim yang ada di lapangan.
&quot;Dan sabar jangan ada pergerakan ke daerah terdampak kecuali tim pencarian dan penyelamatan (SAR). Tetap ikuti arahan pemerintah dan tim di lapangan. Mohon tetap tenang dan jangan panik,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menjelaskan jarak luncuran awan panas guguran dari Gunung Semeru yang meletus pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 14.50 dengan jarak 1.700 meter dari puncak.



Baca Juga : Kepala BNPB Kunjungi Pos Pengungsian Semeru, Pastikan Semua Aspek Layanan Terpenuhi
Kemudian pada Minggu 5 Desember 2021 awan panas guguran kembali terjadi. Guguran awan panas tersebut terjadi sebanyak dua kali yakni pukul 05.13 dan 10.00 WIB.
Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG ) Badan Geologi KSDEM Andiani, awan panas terbentuk akibat penghancuran kubah atau lidah lava. Hal ini merupakan karakteristik dari Gunung Semeru.</content:encoded></item></channel></rss>
