<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingat Sosok Ayahnya, Erick Thohir Bantu Penjual Cilok Cilik untuk Sekolah Kembali</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir tersentuh dengan kehidupan anak yatim bernama Dimas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali"/><item><title>Ingat Sosok Ayahnya, Erick Thohir Bantu Penjual Cilok Cilik untuk Sekolah Kembali</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali</guid><pubDate>Senin 20 Desember 2021 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali-8sUVKeWfFz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUM Erick Thohir bertemu Dimas, anak yatim penjual cilok. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/20/337/2519836/ingat-sosok-ayahnya-erick-thohir-bantu-penjual-cilok-cilik-untuk-sekolah-kembali-8sUVKeWfFz.jpeg</image><title>Menteri BUM Erick Thohir bertemu Dimas, anak yatim penjual cilok. (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir tersentuh dengan kehidupan anak yatim bernama Dimas. Dimas yang sehari-hari harus berjalan sekira 3 km untuk berjualan cilok demi membantu perekonomian keluarga.

Erick Thohir dengan didampingi Rumah Yatim Arrohman Indonesia area Jawa Barat dipertemukan di rumah kontrakan Dimas di Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (5/12/2021).

Ayah Dimas meninggal dunia sejak ia masih dalam kandungan. Ibunya tidak sanggup membiayai kebutuhan sekolahnya hingga akhirnya Dimas putus sekolah. Untuk membantu ibunya, Dimas berjalan hampir 3 kilometer setiap harinya untuk berjualan cilok. Sosok pantang menyerah Dimas ini yang meningatkan Menteri Erick pada almarhum sang ayah. Inilah yang menggerakkan hati Erick untuk mencari Dimas di sela-sela agenda kerjanya di kota Bandung. Takdirpun akhirnya mempertemukan keduanya.

Dalam pertemuannya, Erick Thohir mengatakan kepada ibunda Dimas, dirinya tersentuh dengan perjuangan Dimas dalam membantu ibunya mencari nafkah. Sebagai bentuk kepeduliannya kepada masa depan Dimas, Erick pun bersedia membiayai sekolah Dimas sampai SMA, menyediakan tempat tinggal layak untuk Dimas dan ibunya, serta memberikan modal usaha untuk ibunda Dimas supaya bisa memperbaiki perekonomian.

&amp;ldquo;Alhamdulillah Dimas dan ibunya sangat senang dan bersyukur bisa bertemu dan mendapat banyak perhatian dari Pak Erick Thohir. Kepada Pak Erick Thohir, Dimas berjanji akan rajin sekolah dan belajar, tak lupa mereka pun mendoakan untuk kebaikan Pak Erick Thohir,&amp;rdquo; ujar Reza, salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Barat.

Ia melanjutkan, jika setelah masuk sekolah, Dimas tetap akan membantu ibunya berjualan cilok karena ia senang berjualan dan ingin tetap membantu sang ibu.

Baca Juga : 'Nyeker' Menerobos Hujan Deras, Erick Thohir Serahkan Bantuan untuk Musholla di Kemang

&amp;ldquo;Jualannya tiap sore, setelah Dimas istirahat dari pulang sekolah, paling jualannya juga sebentar dan masih di sekitaran Kelurahan Cisaranten Kulon,&amp;rdquo; tuturnya.

Di momen tersebut, Erick Thohir meminta bantuan Rumah Yatim untuk mencari sekolah dan tempat tinggal yang layak untuk Dimas.

&amp;ldquo;Pak Erick ingin lokasi sekolah Dimas tidak jauh dari tempat tinggal yang baru, dan tempat tinggalnya kalo bisa dipinggir jalan supaya Bu Dimas mudah membangun usahanya. Insya Allah kata Ibu Dimas, mereka akan jualan asakan (masakan yang sudah jadi),&amp;rdquo; ujar Reza.

Menteri BUMN ini pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang sudah mendampinginya bertemu dengan Dimas, anak yatim yang terpaksa berhenti sekolah untuk membantu ibunya mencari nafkah dengan berjualan cilok keliling.

&amp;ldquo;Untuk temen-temen, para sahabat yang ingin membantu anak yatim yang memang tentu saat ini perlu bantuan, ini ada Rumah Yatim bisa menjadi saluran kita membantu sesama. Saya bagian dari Rumah Yatim, ayo bantu yatim piatu melalui Rumah Yatim,&amp;rdquo; tutur Erick Thohir.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir tersentuh dengan kehidupan anak yatim bernama Dimas. Dimas yang sehari-hari harus berjalan sekira 3 km untuk berjualan cilok demi membantu perekonomian keluarga.

Erick Thohir dengan didampingi Rumah Yatim Arrohman Indonesia area Jawa Barat dipertemukan di rumah kontrakan Dimas di Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (5/12/2021).

Ayah Dimas meninggal dunia sejak ia masih dalam kandungan. Ibunya tidak sanggup membiayai kebutuhan sekolahnya hingga akhirnya Dimas putus sekolah. Untuk membantu ibunya, Dimas berjalan hampir 3 kilometer setiap harinya untuk berjualan cilok. Sosok pantang menyerah Dimas ini yang meningatkan Menteri Erick pada almarhum sang ayah. Inilah yang menggerakkan hati Erick untuk mencari Dimas di sela-sela agenda kerjanya di kota Bandung. Takdirpun akhirnya mempertemukan keduanya.

Dalam pertemuannya, Erick Thohir mengatakan kepada ibunda Dimas, dirinya tersentuh dengan perjuangan Dimas dalam membantu ibunya mencari nafkah. Sebagai bentuk kepeduliannya kepada masa depan Dimas, Erick pun bersedia membiayai sekolah Dimas sampai SMA, menyediakan tempat tinggal layak untuk Dimas dan ibunya, serta memberikan modal usaha untuk ibunda Dimas supaya bisa memperbaiki perekonomian.

&amp;ldquo;Alhamdulillah Dimas dan ibunya sangat senang dan bersyukur bisa bertemu dan mendapat banyak perhatian dari Pak Erick Thohir. Kepada Pak Erick Thohir, Dimas berjanji akan rajin sekolah dan belajar, tak lupa mereka pun mendoakan untuk kebaikan Pak Erick Thohir,&amp;rdquo; ujar Reza, salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Barat.

Ia melanjutkan, jika setelah masuk sekolah, Dimas tetap akan membantu ibunya berjualan cilok karena ia senang berjualan dan ingin tetap membantu sang ibu.

Baca Juga : 'Nyeker' Menerobos Hujan Deras, Erick Thohir Serahkan Bantuan untuk Musholla di Kemang

&amp;ldquo;Jualannya tiap sore, setelah Dimas istirahat dari pulang sekolah, paling jualannya juga sebentar dan masih di sekitaran Kelurahan Cisaranten Kulon,&amp;rdquo; tuturnya.

Di momen tersebut, Erick Thohir meminta bantuan Rumah Yatim untuk mencari sekolah dan tempat tinggal yang layak untuk Dimas.

&amp;ldquo;Pak Erick ingin lokasi sekolah Dimas tidak jauh dari tempat tinggal yang baru, dan tempat tinggalnya kalo bisa dipinggir jalan supaya Bu Dimas mudah membangun usahanya. Insya Allah kata Ibu Dimas, mereka akan jualan asakan (masakan yang sudah jadi),&amp;rdquo; ujar Reza.

Menteri BUMN ini pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang sudah mendampinginya bertemu dengan Dimas, anak yatim yang terpaksa berhenti sekolah untuk membantu ibunya mencari nafkah dengan berjualan cilok keliling.

&amp;ldquo;Untuk temen-temen, para sahabat yang ingin membantu anak yatim yang memang tentu saat ini perlu bantuan, ini ada Rumah Yatim bisa menjadi saluran kita membantu sesama. Saya bagian dari Rumah Yatim, ayo bantu yatim piatu melalui Rumah Yatim,&amp;rdquo; tutur Erick Thohir.
</content:encoded></item></channel></rss>
