<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral WNI Terlantar di Soetta Tunggu Antrean ke Wisma Atlet, Luhut Beri Peringatan Tegas</title><description>Warga yang merekam mengklaim telah mengantre sejak petang hingga menjelang adzan subuh</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas"/><item><title>Viral WNI Terlantar di Soetta Tunggu Antrean ke Wisma Atlet, Luhut Beri Peringatan Tegas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas</guid><pubDate>Senin 20 Desember 2021 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas-RX6ZdPyaxS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/20/337/2519943/viral-wni-terlantar-di-soetta-tunggu-antrean-ke-wisma-atlet-luhut-beri-peringatan-tegas-RX6ZdPyaxS.jpg</image><title>Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait viralnya video yang memperlihatkan rombongan warga yang baru pulang dari luar negeri terlantar di dalam area Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam video itu, warga yang merekam mengklaim telah mengantre sejak petang hingga menjelang adzan subuh untuk bisa melakukan proses karantina di Wisma Atlet.

Luhut meminta warga yang baru pulang dari luar negeri tidak mengarang-ngarang berita yang tidak benar terkait dengan fasilitas karantina yang disiapkan pemerintah.

Menurut Luhut, warga yang baru pulang dari luar negeri itu bukanlah mereka yang masuk dalam kategori untuk bisa karantina di Wisma Atlet.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMC8xLzE0Mjk5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pasalnya, berdasarkan aturan, yang boleh melakukan karantina di sana adalah pekerja migran Indonesia (PMI), mahasiswa atau pelajar, serta ASN yang baru pulang dinas.

Sedangkan yang merekam video tersebut merupakan warga Indonesia yang baru saja usai berlibur dari luar negeri. Namun setibanya di Tanah Air, mereka maunya karantina secara gratis di Wisma Atlet meski itu bukan peruntukkannya.

&quot;Jadi jangan buat ngarang-ngarang berita yang belum dapat lengkap dan  kami sudah minta kepada Polda Metro untuk lakukan razia di lapangan  terbang Soetta yang ternyata banyak yang sebaran video itu banyak yang  belanja di luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel padahal  dia bisa, dia minta supaya minta dikarantina di Wisma Atlet karena  gratis,&quot; tandas Luhut saat jumpa pers, Senin (20/12/2021).

Luhut meminta warga tidak membuat gosip-gosip yang tidak benar  terkait fasilitas karantina itu. Warga yang tidak masuk kualifikasi  karantina di Wisma Atlet seharusnya melakukan karantina di hotel  repatriasi. Atas viralnya video itu Luhut mengaku akan mengambil  tindakan.

&quot;Ini akan kita ambil tindakan orang-orang yang lakukan hal semacam  ini, jangan membuat gosip-gosip yang tak perlu, semua harus kita lakukan  secara terukur, keadaan ini memerlukan kerjasama kita semua,&quot; tutup  Luhut.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait viralnya video yang memperlihatkan rombongan warga yang baru pulang dari luar negeri terlantar di dalam area Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam video itu, warga yang merekam mengklaim telah mengantre sejak petang hingga menjelang adzan subuh untuk bisa melakukan proses karantina di Wisma Atlet.

Luhut meminta warga yang baru pulang dari luar negeri tidak mengarang-ngarang berita yang tidak benar terkait dengan fasilitas karantina yang disiapkan pemerintah.

Menurut Luhut, warga yang baru pulang dari luar negeri itu bukanlah mereka yang masuk dalam kategori untuk bisa karantina di Wisma Atlet.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMC8xLzE0Mjk5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pasalnya, berdasarkan aturan, yang boleh melakukan karantina di sana adalah pekerja migran Indonesia (PMI), mahasiswa atau pelajar, serta ASN yang baru pulang dinas.

Sedangkan yang merekam video tersebut merupakan warga Indonesia yang baru saja usai berlibur dari luar negeri. Namun setibanya di Tanah Air, mereka maunya karantina secara gratis di Wisma Atlet meski itu bukan peruntukkannya.

&quot;Jadi jangan buat ngarang-ngarang berita yang belum dapat lengkap dan  kami sudah minta kepada Polda Metro untuk lakukan razia di lapangan  terbang Soetta yang ternyata banyak yang sebaran video itu banyak yang  belanja di luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel padahal  dia bisa, dia minta supaya minta dikarantina di Wisma Atlet karena  gratis,&quot; tandas Luhut saat jumpa pers, Senin (20/12/2021).

Luhut meminta warga tidak membuat gosip-gosip yang tidak benar  terkait fasilitas karantina itu. Warga yang tidak masuk kualifikasi  karantina di Wisma Atlet seharusnya melakukan karantina di hotel  repatriasi. Atas viralnya video itu Luhut mengaku akan mengambil  tindakan.

&quot;Ini akan kita ambil tindakan orang-orang yang lakukan hal semacam  ini, jangan membuat gosip-gosip yang tak perlu, semua harus kita lakukan  secara terukur, keadaan ini memerlukan kerjasama kita semua,&quot; tutup  Luhut.

</content:encoded></item></channel></rss>
