<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sedih, Wanita Ini Temukan Ibunya Sudah Tewas Membusuk saat Pulang Merantau</title><description>Titik memutuskan pulang kampung menengok ibunya, karena beberapa hari terakhir tidak bisa dihubungi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau"/><item><title>Sedih, Wanita Ini Temukan Ibunya Sudah Tewas Membusuk saat Pulang Merantau</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau</guid><pubDate>Senin 20 Desember 2021 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau-8JHgUg1ywv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/20/340/2519760/sedih-wanita-ini-temukan-ibunya-sudah-tewas-membusuk-saat-pulang-merantau-8JHgUg1ywv.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BLITAR -  Seorang perempuan berinisial SMI (61) warga Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ditemukan tewas membusuk di rumahnya. Jenazah tergolek di dalam kamarnya. Kematian SMI diketahui pertama kali oleh Titik Sundari, anak SMI yang baru tiba merantau dari Jakarta.

&amp;ldquo;Diperkirakan usia kematiannya sudah seminggu,&amp;rdquo; ujar Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Senin (20/12/2021).

Titik Sundari selama ini bertempat tinggal di Jakarta. Ia memutuskan pulang kampung menengok ibunya, karena  beberapa hari terakhir tidak bisa dihubungi.

Namun setiba di depan rumah, saksi melihat pintu garasi rumah ibunya tertutup rapat dan terkunci. Pintu garasi merupakan akses masuk ke dalam rumah.

&amp;ldquo;Saksi juga menuturkan sudah beberapa hari ibunya tidak bisa dihubungi, karenanya memutuskan pulang,&amp;ldquo; kata Didik Dwi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Karena kesulitan masuk rumah, saksi kemudian menghubungi kerabat ibunya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Seorang tukang kunci didatangkan, dan pintu berhasil dibuka. Begitu masuk rumah, aroma tidak sedap langsung menyergap penciumannya.

Bau busuk tersebut semakin kuat, saat saksi mendekati kamar ibunya yang pintunya dalam keadaan tertutup. Begitu masuk kamar, ia tersentak kaget.

&amp;ldquo;Korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,&amp;rdquo; terang Didik Dwi.

Jenazah telah mengeluarkan cairan busuk yang sampai mengalir ke lantai. Belatung juga sudah keluar, dan bertebaran di mana-mana.

Petugas yang melakukan pemeriksaan memperkirakan usia kematian SMI  sudah semingguan. Menurut keterangan tetangga, sudah semingguan SMI  memang tidak terlihat. Rumahnya juga dalam keadaan tertutup.

Diduga SMI mengalami sakit dan tidak ada yang mengetahui saat  meninggal. Sebab dalam sehari-hari yang bersangkutan hidup sendiri di  rumahnya. Anak-anak SMI  berada di luar daerah, yang salah satunya saksi  yang bertempat tinggal di Jakarta.

Menurut Kapolsek Lodoyo Timur AKP Agus Susanto pihak keluarga  menerima kematian SMI sebagai musibah dan tidak menginginkan  dilakukannya autopsi jenazah. Pihak keluarga lansung memakamkan jenazah  SMI.

&amp;ldquo;Pihak keluarga tidak menginginkan adanya autopsi, jenazah kemudian langsung dimakamkan,&amp;rdquo;  kata Agus.


</description><content:encoded>BLITAR -  Seorang perempuan berinisial SMI (61) warga Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar ditemukan tewas membusuk di rumahnya. Jenazah tergolek di dalam kamarnya. Kematian SMI diketahui pertama kali oleh Titik Sundari, anak SMI yang baru tiba merantau dari Jakarta.

&amp;ldquo;Diperkirakan usia kematiannya sudah seminggu,&amp;rdquo; ujar Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Senin (20/12/2021).

Titik Sundari selama ini bertempat tinggal di Jakarta. Ia memutuskan pulang kampung menengok ibunya, karena  beberapa hari terakhir tidak bisa dihubungi.

Namun setiba di depan rumah, saksi melihat pintu garasi rumah ibunya tertutup rapat dan terkunci. Pintu garasi merupakan akses masuk ke dalam rumah.

&amp;ldquo;Saksi juga menuturkan sudah beberapa hari ibunya tidak bisa dihubungi, karenanya memutuskan pulang,&amp;ldquo; kata Didik Dwi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xNC8xLzE0MjgzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Karena kesulitan masuk rumah, saksi kemudian menghubungi kerabat ibunya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Seorang tukang kunci didatangkan, dan pintu berhasil dibuka. Begitu masuk rumah, aroma tidak sedap langsung menyergap penciumannya.

Bau busuk tersebut semakin kuat, saat saksi mendekati kamar ibunya yang pintunya dalam keadaan tertutup. Begitu masuk kamar, ia tersentak kaget.

&amp;ldquo;Korban dalam keadaan sudah meninggal dunia,&amp;rdquo; terang Didik Dwi.

Jenazah telah mengeluarkan cairan busuk yang sampai mengalir ke lantai. Belatung juga sudah keluar, dan bertebaran di mana-mana.

Petugas yang melakukan pemeriksaan memperkirakan usia kematian SMI  sudah semingguan. Menurut keterangan tetangga, sudah semingguan SMI  memang tidak terlihat. Rumahnya juga dalam keadaan tertutup.

Diduga SMI mengalami sakit dan tidak ada yang mengetahui saat  meninggal. Sebab dalam sehari-hari yang bersangkutan hidup sendiri di  rumahnya. Anak-anak SMI  berada di luar daerah, yang salah satunya saksi  yang bertempat tinggal di Jakarta.

Menurut Kapolsek Lodoyo Timur AKP Agus Susanto pihak keluarga  menerima kematian SMI sebagai musibah dan tidak menginginkan  dilakukannya autopsi jenazah. Pihak keluarga lansung memakamkan jenazah  SMI.

&amp;ldquo;Pihak keluarga tidak menginginkan adanya autopsi, jenazah kemudian langsung dimakamkan,&amp;rdquo;  kata Agus.


</content:encoded></item></channel></rss>
