<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raja Pemecutan XI Wafat, Akan Diaben dengan Megah</title><description>Prosesi pelebon atau pengabenan Raja Pemecutan XI Denpasar Anak Agung Ngurah Manik Parasara digelar 21 Januari 2022 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah"/><item><title>Raja Pemecutan XI Wafat, Akan Diaben dengan Megah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah</guid><pubDate>Kamis 23 Desember 2021 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah-owlMtplRQ6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raja Pamecutan XI (Foto: MPI/Chusna)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/23/340/2521435/raja-pemecutan-xi-wafat-akan-diaben-dengan-megah-owlMtplRQ6.jpg</image><title>Raja Pamecutan XI (Foto: MPI/Chusna)</title></images><description>DENPASAR - Prosesi pelebon atau pengabenan Raja Pemecutan XI Denpasar Anak Agung Ngurah Manik Parasara digelar 21 Januari 2022 mendatang. Upacara kremasi sang raja akan digelar megah.

Pihak keluarga mengatakan, prosesi pelebon akan digelar pada tingkat utamaning utama alias tingkatan tertinggi. &quot;Dari hasil paruman (musyawarah), diputuskan dengan tingkatan utamaning utama,&quot; kata menantu almarhum, Ida Bagus Wesnawa, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Raja Pemecutan XI Wafat, Warga Bali Kehilangan Tokoh Pemersatu Umat

Pelaksanaan pelebon sang raja yang disapa Cokorda Pemecutan ini akan menggunakan bade tumpang sebelas. Bade ini biasanya digunakan untuk tokoh dari kalangan puri.

Bade itu nantinya digunakan untuk mengantarkan sang raja dari rumah duka menuju tempat peristirahatan terakhir. &quot;Kita berharap semua dilancarkan,&quot; ujar Wesnawa.

Cokorda Pemecutan wafat di kediamannya di Puri Pemecutan Rabu  (22/12/2021) pagi. Almarhum sempat sebulan dirawat di Rumah Sakit  Sanglah akibat komplikasi jantung, diabetes dan asam urat.

Almarhum dikenal sebagai Tedung Jagat Denpasar atau pengayom umat.  Selama ini, sang raja menjadi sosok penyeimbang antar umat dan antara  warga Bali dan pendatang.

Almarhum juga tokoh pluralis sekaligus toleran. Setiap Hari Raya  Galungan, sang raja selalu menggelar open house untuk semua warga  dari  semua lapisan dan beragam agama.</description><content:encoded>DENPASAR - Prosesi pelebon atau pengabenan Raja Pemecutan XI Denpasar Anak Agung Ngurah Manik Parasara digelar 21 Januari 2022 mendatang. Upacara kremasi sang raja akan digelar megah.

Pihak keluarga mengatakan, prosesi pelebon akan digelar pada tingkat utamaning utama alias tingkatan tertinggi. &quot;Dari hasil paruman (musyawarah), diputuskan dengan tingkatan utamaning utama,&quot; kata menantu almarhum, Ida Bagus Wesnawa, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Raja Pemecutan XI Wafat, Warga Bali Kehilangan Tokoh Pemersatu Umat

Pelaksanaan pelebon sang raja yang disapa Cokorda Pemecutan ini akan menggunakan bade tumpang sebelas. Bade ini biasanya digunakan untuk tokoh dari kalangan puri.

Bade itu nantinya digunakan untuk mengantarkan sang raja dari rumah duka menuju tempat peristirahatan terakhir. &quot;Kita berharap semua dilancarkan,&quot; ujar Wesnawa.

Cokorda Pemecutan wafat di kediamannya di Puri Pemecutan Rabu  (22/12/2021) pagi. Almarhum sempat sebulan dirawat di Rumah Sakit  Sanglah akibat komplikasi jantung, diabetes dan asam urat.

Almarhum dikenal sebagai Tedung Jagat Denpasar atau pengayom umat.  Selama ini, sang raja menjadi sosok penyeimbang antar umat dan antara  warga Bali dan pendatang.

Almarhum juga tokoh pluralis sekaligus toleran. Setiap Hari Raya  Galungan, sang raja selalu menggelar open house untuk semua warga  dari  semua lapisan dan beragam agama.</content:encoded></item></channel></rss>
