<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar Pernah Jadi Santri di Beberapa Ponpes Ini</title><description>KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini"/><item><title>Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar Pernah Jadi Santri di Beberapa Ponpes Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini</guid><pubDate>Jum'at 24 Desember 2021 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini-49sxzlXUHi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">KH Miftachul Akhyar. (Foto: Dok Okeozone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2521826/terpilih-jadi-rais-aam-pbnu-kh-miftachul-ahyar-pernah-jadi-santri-di-beberapa-ponpes-ini-49sxzlXUHi.jpeg</image><title>KH Miftachul Akhyar. (Foto: Dok Okeozone.com)</title></images><description>JAKARTA - KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Pemilihan tersebut dilakukan berdasarkan hasil musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung.
Posisi Rais Aam PBNU bukanlah sesuatu yang baru baginya, pada 22 September 2018 dirinya terpilih menduduki jabatan itu untuk periode 2018-2020. Keterpilihannya saat itu lantaran KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019.
Miftachul Akhyar adalah pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Baca juga:&amp;nbsp;Profil Singkat KH Miftachul Akhyar, Sosok yang Terpilih Jadi Rais Aam PBNU
Selama di NU, pria kelahiran Tahun 1953 ini pernah mengisi sejumlah posisi, antara lain Rais Syuriyah PCNU Surabaya periode 2000-2005, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur periode 2007-2013, 2013-2018. Kemudian Wakil Rais Aam PBNU periode 2015-2020.
Kiai Miftah pernah 'nyantri' di beberapa pesantren ternama, mulai dari Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, dan Pondok Pesantren Al-Anwar Lasem, Sarang, Jawa Tengah.Dirinya juga mengikuti Majelis Ta'lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al-Maliki di Malang. Hal itu dia ikuti saat Sayyid Muhammad masih mengajar di Indonesia.&amp;nbsp;
Kiai Miftach sendiri merupakan putra dari KH Abdul Ghoni, seorang pengasuh Pondok Pesantren Akhlaq Rangkah, Surabaya. Oleh karena itu, anak kesembilan dari 13 bersaudara itu tumbuh besar di lingkungan pesantren dan NU sejak usia masih kecil.</description><content:encoded>JAKARTA - KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Pemilihan tersebut dilakukan berdasarkan hasil musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung.
Posisi Rais Aam PBNU bukanlah sesuatu yang baru baginya, pada 22 September 2018 dirinya terpilih menduduki jabatan itu untuk periode 2018-2020. Keterpilihannya saat itu lantaran KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019.
Miftachul Akhyar adalah pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Baca juga:&amp;nbsp;Profil Singkat KH Miftachul Akhyar, Sosok yang Terpilih Jadi Rais Aam PBNU
Selama di NU, pria kelahiran Tahun 1953 ini pernah mengisi sejumlah posisi, antara lain Rais Syuriyah PCNU Surabaya periode 2000-2005, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur periode 2007-2013, 2013-2018. Kemudian Wakil Rais Aam PBNU periode 2015-2020.
Kiai Miftah pernah 'nyantri' di beberapa pesantren ternama, mulai dari Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, dan Pondok Pesantren Al-Anwar Lasem, Sarang, Jawa Tengah.Dirinya juga mengikuti Majelis Ta'lim Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al-Maliki di Malang. Hal itu dia ikuti saat Sayyid Muhammad masih mengajar di Indonesia.&amp;nbsp;
Kiai Miftach sendiri merupakan putra dari KH Abdul Ghoni, seorang pengasuh Pondok Pesantren Akhlaq Rangkah, Surabaya. Oleh karena itu, anak kesembilan dari 13 bersaudara itu tumbuh besar di lingkungan pesantren dan NU sejak usia masih kecil.</content:encoded></item></channel></rss>
