<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ASN Menolak Divaksin, Mendagri: Tahan Tunjangan Kinerjanya!</title><description>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersikap tegas dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya"/><item><title>ASN Menolak Divaksin, Mendagri: Tahan Tunjangan Kinerjanya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya</guid><pubDate>Jum'at 24 Desember 2021 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya-HQpWhK3OQr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2522284/asn-menolak-divaksin-mendagri-tahan-tunjangan-kinerjanya-HQpWhK3OQr.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersikap tegas dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Bahkan, dia menyarankan agar aparatur sipil negara (ASN) yang enggan mengikuti program vaksinasi ditunda pembayaran tunjangan kinerjanya.

Strategi tersebut telah diterapkan oleh beberapa daerah dalam mendukung percepatan vaksinasi, khususnya bagi ASN. Menurut Tito, tunjangan kinerja merupakan hak dari kebijakan pimpinan, sehingga berbeda dengan gaji.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tinjau Vaksinasi dan Pameran Alutsista di Manokwari, Pangdam: Kita Semua Harus Happy
Dia mengatakan, jika seorang bawahannya berkinerja baik maka pimpinan dapat membayarkan tunjangannya secara penuh. Namun, bila bawahannya berkinerja buruk, maka tunjangan kinerjanya dapat dipotong.

&quot;Dia tidak melaksanakan perintah atasan untuk ikut dalam program vaksinasi, tahan bila perlu tunjangan kinerjanya, kalau sudah divaksinasi baru tunjangan kinerjanya diberikan semua mungkin, itu salah satu teknik,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/12/2021).

Namun begitu, dia menyarankan pendekatan pertama bagi ASN yang enggan divaksin adalah dengan cara persuasif. Namun, jika tetap bergeming maka strategi penundaan pembayaran kinerja dapat diterapkan.

Tito menambahkan, vaksinasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70% hingga akhir 2021. Meski saat ini capaian vaksinasi dosis pertama secara nasional berada di angka 75% tapi  tak sedikit daerah yang capaiannya justru di bawah 70%

&quot;Beliau (Presiden) ingin agar bukan hanya angka nasional, tapi angka di daerah-daerah juga minimal 70 persen. Untuk apa? Untuk proteksi kepada masyarakat di daerah masing-masing,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Joki Vaksin Abdul Rahim Diperiksa Intensif Polisi</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersikap tegas dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Bahkan, dia menyarankan agar aparatur sipil negara (ASN) yang enggan mengikuti program vaksinasi ditunda pembayaran tunjangan kinerjanya.

Strategi tersebut telah diterapkan oleh beberapa daerah dalam mendukung percepatan vaksinasi, khususnya bagi ASN. Menurut Tito, tunjangan kinerja merupakan hak dari kebijakan pimpinan, sehingga berbeda dengan gaji.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tinjau Vaksinasi dan Pameran Alutsista di Manokwari, Pangdam: Kita Semua Harus Happy
Dia mengatakan, jika seorang bawahannya berkinerja baik maka pimpinan dapat membayarkan tunjangannya secara penuh. Namun, bila bawahannya berkinerja buruk, maka tunjangan kinerjanya dapat dipotong.

&quot;Dia tidak melaksanakan perintah atasan untuk ikut dalam program vaksinasi, tahan bila perlu tunjangan kinerjanya, kalau sudah divaksinasi baru tunjangan kinerjanya diberikan semua mungkin, itu salah satu teknik,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/12/2021).

Namun begitu, dia menyarankan pendekatan pertama bagi ASN yang enggan divaksin adalah dengan cara persuasif. Namun, jika tetap bergeming maka strategi penundaan pembayaran kinerja dapat diterapkan.

Tito menambahkan, vaksinasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70% hingga akhir 2021. Meski saat ini capaian vaksinasi dosis pertama secara nasional berada di angka 75% tapi  tak sedikit daerah yang capaiannya justru di bawah 70%

&quot;Beliau (Presiden) ingin agar bukan hanya angka nasional, tapi angka di daerah-daerah juga minimal 70 persen. Untuk apa? Untuk proteksi kepada masyarakat di daerah masing-masing,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Joki Vaksin Abdul Rahim Diperiksa Intensif Polisi</content:encoded></item></channel></rss>
