<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Oknum Anggota TNI Pelaku Tabrak Lari di Nagreg Tengah Diproses Hukum</title><description>Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan Penyidik TNI &amp;amp; TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk lakukan proses hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum"/><item><title>3 Oknum Anggota TNI Pelaku Tabrak Lari di Nagreg Tengah Diproses Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum</guid><pubDate>Jum'at 24 Desember 2021 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum-j8sKFpxi7J.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tabrak Lari di Nagreg (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/24/337/2522302/3-oknum-anggota-tni-pelaku-tabrak-lari-di-nagreg-tengah-diproses-hukum-j8sKFpxi7J.jpeg</image><title>Tabrak Lari di Nagreg (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Polresta Bandung melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan 3 Anggota TNI AD dalam kasus tabrak lari dan membuang jasadnya ke sungai ke institusi TNI.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan Penyidik TNI &amp;amp; TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk lakukan proses hukum.

3 Oknum Anggota TNI AD tersebut adalah Kolonel Infanteri P dari Korem Gorontalo, Kodam Merdeka, kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado.

Kemudia Kopral Dua DA dari Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Lalu Kopral Dua Ahmad dari Kodim Demak, Kodam Diponegoro, kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.


Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa  menjelaskan, ketiga prajurit itu melanggar peraturan perundangan UU no.  22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas &amp;amp; Angkutan Jalan Raya, antara lain  Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) &amp;amp; Pasal 312  (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).

Kemudian KUHP, antara lain Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal  6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal  338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman  pidana penjara maksimal seumur hidup).

&quot;Selain akan lakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak  pidana-nya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga telah  menginstruksikan Penyidik TNI &amp;amp; TNI AD serta Oditur Jenderal TNI  untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada 3  Oknum Anggota TNI AD tersebut,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polresta Bandung melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan 3 Anggota TNI AD dalam kasus tabrak lari dan membuang jasadnya ke sungai ke institusi TNI.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan Penyidik TNI &amp;amp; TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk lakukan proses hukum.

3 Oknum Anggota TNI AD tersebut adalah Kolonel Infanteri P dari Korem Gorontalo, Kodam Merdeka, kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado.

Kemudia Kopral Dua DA dari Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Lalu Kopral Dua Ahmad dari Kodim Demak, Kodam Diponegoro, kini tengah jalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.


Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa  menjelaskan, ketiga prajurit itu melanggar peraturan perundangan UU no.  22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas &amp;amp; Angkutan Jalan Raya, antara lain  Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) &amp;amp; Pasal 312  (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).

Kemudian KUHP, antara lain Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal  6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal  338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman  pidana penjara maksimal seumur hidup).

&quot;Selain akan lakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak  pidana-nya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga telah  menginstruksikan Penyidik TNI &amp;amp; TNI AD serta Oditur Jenderal TNI  untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada 3  Oknum Anggota TNI AD tersebut,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
