<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Siapkan Sanksi untuk Daerah dengan Capaian Vaksinasi Rendah</title><description>Dia mengatakan bahwa pada awal Januari tahun 2022 pemerintah pusat bakal mengevaluasi kinerja pemda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah"/><item><title>Mendagri Siapkan Sanksi untuk Daerah dengan Capaian Vaksinasi Rendah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah</guid><pubDate>Sabtu 25 Desember 2021 03:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah-D1OCVuknMj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522351/mendagri-siapkan-sanksi-untuk-daerah-dengan-capaian-vaksinasi-rendah-D1OCVuknMj.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator evaluasi kinerja pemerintah daerah (Pemda). Maka dari itu dia pun meminta pemda untuk dapat menggenjot capaian vaksinasi hingga akhir Desember 2021.
Hal ini disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi hari ini
&quot;Percepatan vaksinasi selain untuk proteksi masyarakat kita, sekaligus juga salah satu indikator kinerja dari daerah,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/12/2021).
Dia mengatakan bahwa pada awal Januari tahun 2022 pemerintah pusat bakal mengevaluasi kinerja pemda. Evaluasi di tingkat provinsi bakal langsung dilakukan oleh Presiden. Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi pemerintah di tingkat kabupaten/kota.
Evaluasi itu salah satunya untuk melihat capaian laju vaksinasi di masing-masing Pemda. Bagi Pemda yang laju vaksinasinya sesuai target akan diberi apresiasi. Sebaliknya, terhadap daerah yang laju vaksinasinya rendah akan diberikan sanksi.&quot;Bagi (daerah) yang jomplang sekali (laju vaksinasinya) pasti kita akan sampaikan punishment (sanksi),&quot; tegasnya.
Sanksi yang akan diberikan kepada Pemda salah satunya adalah tidak  diberikannya Dana Insentif Daerah (DID). Kemudian evaluasi ulang terkait  pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan beragam bentuk sanksi lainnya.
Namun yang jelas, dia mengatakan bahwa Kemendagri akan menyampaikan  ke publik daerah mana saja yang tak berhasil mencapai target vaksinasi.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan  capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70% hingga akhir Desember 2021.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator evaluasi kinerja pemerintah daerah (Pemda). Maka dari itu dia pun meminta pemda untuk dapat menggenjot capaian vaksinasi hingga akhir Desember 2021.
Hal ini disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi hari ini
&quot;Percepatan vaksinasi selain untuk proteksi masyarakat kita, sekaligus juga salah satu indikator kinerja dari daerah,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (24/12/2021).
Dia mengatakan bahwa pada awal Januari tahun 2022 pemerintah pusat bakal mengevaluasi kinerja pemda. Evaluasi di tingkat provinsi bakal langsung dilakukan oleh Presiden. Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi pemerintah di tingkat kabupaten/kota.
Evaluasi itu salah satunya untuk melihat capaian laju vaksinasi di masing-masing Pemda. Bagi Pemda yang laju vaksinasinya sesuai target akan diberi apresiasi. Sebaliknya, terhadap daerah yang laju vaksinasinya rendah akan diberikan sanksi.&quot;Bagi (daerah) yang jomplang sekali (laju vaksinasinya) pasti kita akan sampaikan punishment (sanksi),&quot; tegasnya.
Sanksi yang akan diberikan kepada Pemda salah satunya adalah tidak  diberikannya Dana Insentif Daerah (DID). Kemudian evaluasi ulang terkait  pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan beragam bentuk sanksi lainnya.
Namun yang jelas, dia mengatakan bahwa Kemendagri akan menyampaikan  ke publik daerah mana saja yang tak berhasil mencapai target vaksinasi.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan  capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70% hingga akhir Desember 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
