<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Jenderal Wismoyo ke Prabowo: Ingat, Kamu Komandan Harus Dekat dengan Tuhan</title><description>Saat di Kopassus, Wismoyo Arismunandar juga pernah menjadi komandan Prabowo Subianto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan"/><item><title>Pesan Jenderal Wismoyo ke Prabowo: Ingat, Kamu Komandan Harus Dekat dengan Tuhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan</guid><pubDate>Sabtu 25 Desember 2021 05:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan-S1DxeMh9DC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522358/pesan-jenderal-wismoyo-ke-prabowo-ingat-kamu-komandan-harus-dekat-dengan-tuhan-S1DxeMh9DC.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kenangan mantan KSAD Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar, semasa aktif di TNI AD sudah tak terhitung. Ia dikenal sebagai pasukan baret merah yang banyak makan asam garam di berbagai palagan, termasuk di Timor Timur. Saat di Kopassus, Wismoyo Arismunandar juga pernah menjadi komandan Prabowo Subianto.

Mengutip buku &quot;Prabowo Subianto Indonesia Menang&quot; terbitan Koperasi Garudayaksa Nusantara, Prabowo Subianto yang kala itu berpangkat Letnan Satu membagikan kisahnya saat ditugaskan di Timor Timur.

Dia diperintahkan oleh Letnan Kolonel Wismoyo Arismunandar yang menjadi komandannya saat itu untuk betugas ke Timor Timur di tahun 1978.

&quot;Prabowo, kamu sudah siap berangkat operasi?&quot; tanya Wismoyo

&quot;Siap, Komandan, saya sudah siap,&quot; jawab Prabowo tegas.

&quot;Siap apanya?&quot; Wismoyo kembali bertanya.

&quot;Senjata siap, peluru siap, perlengkapan siap, granat siap, peluru rocket launcher siap, logistik siap, makanan siap, obat-obatan siap,&quot; ucap Prabowo.

Namun jawaban Prabowo itu dimentahkan oleh Wismoyo. &quot;Bukan itu yang saya maksud,&quot;ujar Wismoyo tegas.

Mendengar ucapan komandannya tersebut, Prabowo pun lalu bingung. Pasalnya, semua perbekalan dan senjata sudah disiapkannya. Namun dia mengingat ada barang yang belum dia siapkannya yaitu sebuah peta Timor Timur. &quot;Peta siap,&quot; jawab Prabowo.


&quot;Bukan itu yang saya maksud,&quot; ujar Wismoyo. Setelah itu Prabowo  berkata, &quot;Teropong pandang siap.&quot; tegasnya. Ternyata jawaban Prabowo itu  salah kembali.

Wismoyo pun meminta Prabowo untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu meskipun berada dalam keadaan perang.

&quot;Bukan itu yang saya maksud, kau ini masih muda, tapi kau sudah  tanggung jawab 100 nyawa tanggung jawabmu. Keluarga mereka titip 100  nyawa di pundakmu. Kau menghadapi maut, harus dekat dengan Tuhan. Sudah  siap belum? Kau sudah menghadap Yang Maha Kuasa belum? Ingat, Komandan  itu harus dekat sama Tuhan. Kamu harus banyak sembayang,&quot; ujar Wismoyo.

&quot;Siap,&quot; jawab Prabowo.

Wismoyo pun meminta Prabowo untuk bertandang ke rumahnya sebelum  berangkat ke Timor Timur. &quot;Nanti malam menghadap ke rumah saya sebelum  ke lapangan terbang Halim. Ada sesuatu yang mau saya kasih kau,&quot;  ujarnya.

Setelah tiba di rumah Wismoyo Arismunandar, Prabowo langsung mendapatkan sesuatu dari Komandannya itu yaitu sebuah sajadah.

&quot;Nih ada sesuatu untuk kamu,&quot; ujar Wismoyo sambil membawa sajadah  untuk Prabowo. &quot; Ini, kamu komandan pasukan, harus banyak menghadap  Tuhan,&quot; tutupnya.

Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar adalah purnawirawan perwira  tinggi TNI-AD yang pernah menjabat sebagai KSAD pada tahun 1993 sampai  1995 dan Pangkostrad periode 1990 sampai dengan 1993.

Wismoyo adalah penggerak kekompakan seluruh kepala staf saat itu  termasuk Kapolri dalam setiap kebijakan, bahkan di eranya setiap kepala  staf memiliki agenda bergantian mengunjungi kesatuan angkatan lain.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kenangan mantan KSAD Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar, semasa aktif di TNI AD sudah tak terhitung. Ia dikenal sebagai pasukan baret merah yang banyak makan asam garam di berbagai palagan, termasuk di Timor Timur. Saat di Kopassus, Wismoyo Arismunandar juga pernah menjadi komandan Prabowo Subianto.

Mengutip buku &quot;Prabowo Subianto Indonesia Menang&quot; terbitan Koperasi Garudayaksa Nusantara, Prabowo Subianto yang kala itu berpangkat Letnan Satu membagikan kisahnya saat ditugaskan di Timor Timur.

Dia diperintahkan oleh Letnan Kolonel Wismoyo Arismunandar yang menjadi komandannya saat itu untuk betugas ke Timor Timur di tahun 1978.

&quot;Prabowo, kamu sudah siap berangkat operasi?&quot; tanya Wismoyo

&quot;Siap, Komandan, saya sudah siap,&quot; jawab Prabowo tegas.

&quot;Siap apanya?&quot; Wismoyo kembali bertanya.

&quot;Senjata siap, peluru siap, perlengkapan siap, granat siap, peluru rocket launcher siap, logistik siap, makanan siap, obat-obatan siap,&quot; ucap Prabowo.

Namun jawaban Prabowo itu dimentahkan oleh Wismoyo. &quot;Bukan itu yang saya maksud,&quot;ujar Wismoyo tegas.

Mendengar ucapan komandannya tersebut, Prabowo pun lalu bingung. Pasalnya, semua perbekalan dan senjata sudah disiapkannya. Namun dia mengingat ada barang yang belum dia siapkannya yaitu sebuah peta Timor Timur. &quot;Peta siap,&quot; jawab Prabowo.


&quot;Bukan itu yang saya maksud,&quot; ujar Wismoyo. Setelah itu Prabowo  berkata, &quot;Teropong pandang siap.&quot; tegasnya. Ternyata jawaban Prabowo itu  salah kembali.

Wismoyo pun meminta Prabowo untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu meskipun berada dalam keadaan perang.

&quot;Bukan itu yang saya maksud, kau ini masih muda, tapi kau sudah  tanggung jawab 100 nyawa tanggung jawabmu. Keluarga mereka titip 100  nyawa di pundakmu. Kau menghadapi maut, harus dekat dengan Tuhan. Sudah  siap belum? Kau sudah menghadap Yang Maha Kuasa belum? Ingat, Komandan  itu harus dekat sama Tuhan. Kamu harus banyak sembayang,&quot; ujar Wismoyo.

&quot;Siap,&quot; jawab Prabowo.

Wismoyo pun meminta Prabowo untuk bertandang ke rumahnya sebelum  berangkat ke Timor Timur. &quot;Nanti malam menghadap ke rumah saya sebelum  ke lapangan terbang Halim. Ada sesuatu yang mau saya kasih kau,&quot;  ujarnya.

Setelah tiba di rumah Wismoyo Arismunandar, Prabowo langsung mendapatkan sesuatu dari Komandannya itu yaitu sebuah sajadah.

&quot;Nih ada sesuatu untuk kamu,&quot; ujar Wismoyo sambil membawa sajadah  untuk Prabowo. &quot; Ini, kamu komandan pasukan, harus banyak menghadap  Tuhan,&quot; tutupnya.

Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar adalah purnawirawan perwira  tinggi TNI-AD yang pernah menjabat sebagai KSAD pada tahun 1993 sampai  1995 dan Pangkostrad periode 1990 sampai dengan 1993.

Wismoyo adalah penggerak kekompakan seluruh kepala staf saat itu  termasuk Kapolri dalam setiap kebijakan, bahkan di eranya setiap kepala  staf memiliki agenda bergantian mengunjungi kesatuan angkatan lain.

</content:encoded></item></channel></rss>
