<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Lagi Gotong Royong, Warga Bengkulu Temukan Mortir Zaman Perang   </title><description>Dua warga Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Yudi dan Karman</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang"/><item><title> Lagi Gotong Royong, Warga Bengkulu Temukan Mortir Zaman Perang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang</guid><pubDate>Sabtu 25 Desember 2021 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang-RB9UZCDR3L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan mortir (foto: MNC Portal/Demon)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/340/2522556/lagi-gotong-royong-warga-bengkulu-temukan-mortir-zaman-perang-RB9UZCDR3L.jpg</image><title>Penemuan mortir (foto: MNC Portal/Demon)</title></images><description>BENGKULU - Dua warga Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Yudi dan Karman, menemukan mortir yang diduga peninggalan zaman perang.

Mortir dengan panjang sekira 22 Cm dengan diameter sekira 7 Cm itu ditemukan ketika meraka sedang bergotong-royong, membersihkan jalan setapak menuju areal perkebunan di daerah tersebut yang terkena material longsor, pada Jumat 24 Desember 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mortir Aktif Ditemukan di Belakang Pendopo Lama Gubernur Banten
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno mengatakan, penemuan Mortir tersebut ketika dua warga sedang membersihkan jalan dengan menggunakan cangkul di areal tempat gotong royong.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tim Gegana Evakuasi Benda Mirip Mortir di Kali Cipinang
Mortir tersebut, kata Sudarno, langsung dibawa ke Polres Kepahiang untuk ditindak lanjuti Tim Khusus dari Satuan Brimob Polda Bengkulu. Di mana tindakan yang diambil, meledakkan mortir tersebut dengan lokasi areal kebun di belakang asrama Perwira Polres Kepahiang, dengan 2 kali peledakan.

''Ketika mencangkul terdengar suara mata cangkul mengenai besi. Saat digali ditemukan Mortir yang diduga peninggalan zaman perang. Kemudian masyarakat setempat melaporkan penemuan tersebut ke Polres Kepahiang,'' kata Sudarno, Sabtu (25/12/2021).</description><content:encoded>BENGKULU - Dua warga Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Yudi dan Karman, menemukan mortir yang diduga peninggalan zaman perang.

Mortir dengan panjang sekira 22 Cm dengan diameter sekira 7 Cm itu ditemukan ketika meraka sedang bergotong-royong, membersihkan jalan setapak menuju areal perkebunan di daerah tersebut yang terkena material longsor, pada Jumat 24 Desember 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mortir Aktif Ditemukan di Belakang Pendopo Lama Gubernur Banten
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno mengatakan, penemuan Mortir tersebut ketika dua warga sedang membersihkan jalan dengan menggunakan cangkul di areal tempat gotong royong.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tim Gegana Evakuasi Benda Mirip Mortir di Kali Cipinang
Mortir tersebut, kata Sudarno, langsung dibawa ke Polres Kepahiang untuk ditindak lanjuti Tim Khusus dari Satuan Brimob Polda Bengkulu. Di mana tindakan yang diambil, meledakkan mortir tersebut dengan lokasi areal kebun di belakang asrama Perwira Polres Kepahiang, dengan 2 kali peledakan.

''Ketika mencangkul terdengar suara mata cangkul mengenai besi. Saat digali ditemukan Mortir yang diduga peninggalan zaman perang. Kemudian masyarakat setempat melaporkan penemuan tersebut ke Polres Kepahiang,'' kata Sudarno, Sabtu (25/12/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
