<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kolonel P Sempat Tidak Mengaku Tabrak Handi-Salsabila di Nagreg saat Diperiksa</title><description>Untuk motif sendiri, menurut Kapendam masih didalami oleh yang berwenang dalam hal ini Pomdam XIII/Merdeka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/26/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/26/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa"/><item><title>Kolonel P Sempat Tidak Mengaku Tabrak Handi-Salsabila di Nagreg saat Diperiksa</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/26/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/26/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa</guid><pubDate>Minggu 26 Desember 2021 02:53 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa-4PL32TjGML.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kapendam XIII/Merdeka Letkol Jhonson Sitorus (Foto: MPI/Subhan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/337/2522647/kolonel-p-sempat-tidak-mengaku-tabrak-handi-salsabila-di-nagreg-saat-diperiksa-4PL32TjGML.JPG</image><title>Kapendam XIII/Merdeka Letkol Jhonson Sitorus (Foto: MPI/Subhan)</title></images><description>MANADO - Kolonel Infanteri P,  seorang terduga pelaku tabrak lari terhadap sejoli Handi Saputra dan Salsabila di Nagreg, Bandung, Jawa Barat usai kejadian tersebut kembali lagi ke tempat tugasnya di Korem 133/NWB Gorontalo.

Bahkan Kolonel Infanteri P yang bertugas sebagai Kasi Intel Korem 133/NWB itu tidak melaporkan kejadian tersebut ke Komandan Satuan (Dansat) dalam hal ini Danrem 133/NWB.

&quot;Kolonel Infanteri P ini setelah kejadian tersebut kembali ke Korem 133/NWB pada tanggal 12 Desember 2021 pukul 17.15 mendarat di bandara Djalaludin Gorontalo. Tapi yang bersangkutan tidak melaporkan kejadian ini kepada Dansatnya dalam hal ini Danrem 133/NWB,&quot; tutur Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jhonson M. Sitorus pada konferensi pers, Sabtu (25/12/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMy8xLzE0MzEwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Namun setelah pengusutan dilakukan di Jawa Barat dan Danrem 133/NWB mendapatkan informasi, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm R. Tri Cahyo M.H juga mendapat informasi, maka Danrem 133/NWB berkoordinasi dengan Danpomdam XIII/Merdeka untuk mengamankan kolonel Infanteri P.

&quot;Yang bersangkutan diamankan di kantor Korem 133/NWB. Dan setelah diamankan, yang bersangkutan langsung mengakui kejadian tersebut dan mengakui salah,&quot; kata Kapendam


Untuk motif sendiri, menurut Kapendam masih didalami oleh yang berwenang dalam hal ini  Pomdam XIII/Merdeka.

Lebih lanjut Kapendam XIII/Merdeka menambahkan, untuk sanksi yang  akan dijatuhkan kepada oknum bertiga tersebut sesuai dengan instruksi  dan perintah tegas dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa apabila  ketiga oknum anggota TNI tersebut terbukti bersalah akan di berikan  sanksi atau hukuman tambahan pemecatan dari kedinasan TNI Angkata Darat.

&quot;Setelah selesai penyelidikan dan penyidikan di Mapomdam XIII/Merdeka  oknum Kol Inf. P akan segera diterbangkan ke Jakarta dan diberangkatkan  ke kodam III/Siliwangi untuk pengusutan lebih lanjut, dan untuk saat  ini perkembangan masih di dalami oleh Pomdam XIII/Merdeka,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>MANADO - Kolonel Infanteri P,  seorang terduga pelaku tabrak lari terhadap sejoli Handi Saputra dan Salsabila di Nagreg, Bandung, Jawa Barat usai kejadian tersebut kembali lagi ke tempat tugasnya di Korem 133/NWB Gorontalo.

Bahkan Kolonel Infanteri P yang bertugas sebagai Kasi Intel Korem 133/NWB itu tidak melaporkan kejadian tersebut ke Komandan Satuan (Dansat) dalam hal ini Danrem 133/NWB.

&quot;Kolonel Infanteri P ini setelah kejadian tersebut kembali ke Korem 133/NWB pada tanggal 12 Desember 2021 pukul 17.15 mendarat di bandara Djalaludin Gorontalo. Tapi yang bersangkutan tidak melaporkan kejadian ini kepada Dansatnya dalam hal ini Danrem 133/NWB,&quot; tutur Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jhonson M. Sitorus pada konferensi pers, Sabtu (25/12/2021).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMy8xLzE0MzEwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Namun setelah pengusutan dilakukan di Jawa Barat dan Danrem 133/NWB mendapatkan informasi, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm R. Tri Cahyo M.H juga mendapat informasi, maka Danrem 133/NWB berkoordinasi dengan Danpomdam XIII/Merdeka untuk mengamankan kolonel Infanteri P.

&quot;Yang bersangkutan diamankan di kantor Korem 133/NWB. Dan setelah diamankan, yang bersangkutan langsung mengakui kejadian tersebut dan mengakui salah,&quot; kata Kapendam


Untuk motif sendiri, menurut Kapendam masih didalami oleh yang berwenang dalam hal ini  Pomdam XIII/Merdeka.

Lebih lanjut Kapendam XIII/Merdeka menambahkan, untuk sanksi yang  akan dijatuhkan kepada oknum bertiga tersebut sesuai dengan instruksi  dan perintah tegas dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa apabila  ketiga oknum anggota TNI tersebut terbukti bersalah akan di berikan  sanksi atau hukuman tambahan pemecatan dari kedinasan TNI Angkata Darat.

&quot;Setelah selesai penyelidikan dan penyidikan di Mapomdam XIII/Merdeka  oknum Kol Inf. P akan segera diterbangkan ke Jakarta dan diberangkatkan  ke kodam III/Siliwangi untuk pengusutan lebih lanjut, dan untuk saat  ini perkembangan masih di dalami oleh Pomdam XIII/Merdeka,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
