<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Terdampak Gempa M 7,4 Kabupaten Selayar Berangsur Tinggalkan Pengungsian</title><description>Warga terdampak gempa magnitudo 7,4 Selayar berangsur meninggalkan pengungsian.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian"/><item><title>Warga Terdampak Gempa M 7,4 Kabupaten Selayar Berangsur Tinggalkan Pengungsian</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian</guid><pubDate>Minggu 26 Desember 2021 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian-UJq4Po3W8a.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Warga terdampak gempa magnitudo 7,4 Selayar mulai tinggalkan pengungsian. (BNPB) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/26/340/2522868/warga-terdampak-gempa-m-7-4-kabupaten-selayar-berangsur-tinggalkan-pengungsian-UJq4Po3W8a.jpeg</image><title>Warga terdampak gempa magnitudo 7,4 Selayar mulai tinggalkan pengungsian. (BNPB) </title></images><description>JAKARTA - Warga yang terdampak gempa magnitudo 7,4 di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berangsur-angsur meninggalkan lokasi pengungsian.


&quot;Data per Minggu (26/12), warga yang mengungsi di Kecamatan Pasimarannu tercatat ada sebanyak 1.216 orang dari 276 KK. Jumlah tersebut menurun 250 orang dari data sebelumnya per Jumat (24/12) adalah 1.466 orang dari 386 KK,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (26/12/2021).


Abdul menjelaskan, jumlah pengungsi di Kecamatan Pasilambena masih ada sebanyak 6.405 orang yang terbagi di 61 titik pengungsian. Kemudian di Kecamatan Takabonerate, masih ada 160 KK yang mengungsi atau kurang lebih 800 orang.

Ia melanjutkan,&amp;nbsp; data kerusakan yang berhasil dihimpun sementara di Kecamatan Pasimarannu meliputi; 201 rumah rusak berat, 19 rusak sedang, 508 rusak ringan, dan 13 gedung pemerintahan mengalami kerusakan. Selain itu, ada 60 warga mengalami luka berat, 3 ibu hamil dan seorang ibu melahirkan di pengungsian.

Kemudian di Kecamatan Pasilambena ada rumah rusak sebanyak 154 unit, rumah rusak ringan 235 dan kantor pemerintahan rusak ada 12 unit.

&quot;Data korban luka meliputi; 59 orang luka berat, 54 luka ringan, 3 ibu hamil dan seorang ibu melahirkan di lokasi pengungsian. Selain itu ada seorang warga terdampak gempabumi yang meninggal setelah dirawat selama 8 hari di RSUD KH Hayyung di Kota Benteng, Kepulauan Selayar,&quot; katanya.


Berikutnya di Kecamatan Takabonerate ada 1 unit rumah rusak berat dan 2 unit lainnya rusak sedang. Adapun di Kecamatan Pasimasunggu ada 6 unit rumah mengalami kerusakan ringan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar didukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengirimkan tim trauma healing untuk mendampingi para warga yang masih trauma atas peristiwa gempabumi yang terjadi pada Selasa (14/12) lalu. Selain itu, pemulihan warga juga dibantu oleh tim relawan seperti dari MDMC, PMI, Baznas, Tagana, RAPI, dan lintas unsur pentaheliks lainnya.

Di samping itu, tim kesehatan dari RSUD KH Hayyung Selayar telah diterjunkan untuk membantu pemulihan kesehatan warga terdampak yang terjangkit penyakit seperti demam, diare dan flu di lokasi pengungsian

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan dukungan dana siap pakai senilai 250 juta untuk operasional penanganan darurat. BNPB juga mengerahkan satu unit helikopter guna mendukung pendistribusian logistik di wilayah Kepulauan Selayar.
</description><content:encoded>JAKARTA - Warga yang terdampak gempa magnitudo 7,4 di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berangsur-angsur meninggalkan lokasi pengungsian.


&quot;Data per Minggu (26/12), warga yang mengungsi di Kecamatan Pasimarannu tercatat ada sebanyak 1.216 orang dari 276 KK. Jumlah tersebut menurun 250 orang dari data sebelumnya per Jumat (24/12) adalah 1.466 orang dari 386 KK,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (26/12/2021).


Abdul menjelaskan, jumlah pengungsi di Kecamatan Pasilambena masih ada sebanyak 6.405 orang yang terbagi di 61 titik pengungsian. Kemudian di Kecamatan Takabonerate, masih ada 160 KK yang mengungsi atau kurang lebih 800 orang.

Ia melanjutkan,&amp;nbsp; data kerusakan yang berhasil dihimpun sementara di Kecamatan Pasimarannu meliputi; 201 rumah rusak berat, 19 rusak sedang, 508 rusak ringan, dan 13 gedung pemerintahan mengalami kerusakan. Selain itu, ada 60 warga mengalami luka berat, 3 ibu hamil dan seorang ibu melahirkan di pengungsian.

Kemudian di Kecamatan Pasilambena ada rumah rusak sebanyak 154 unit, rumah rusak ringan 235 dan kantor pemerintahan rusak ada 12 unit.

&quot;Data korban luka meliputi; 59 orang luka berat, 54 luka ringan, 3 ibu hamil dan seorang ibu melahirkan di lokasi pengungsian. Selain itu ada seorang warga terdampak gempabumi yang meninggal setelah dirawat selama 8 hari di RSUD KH Hayyung di Kota Benteng, Kepulauan Selayar,&quot; katanya.


Berikutnya di Kecamatan Takabonerate ada 1 unit rumah rusak berat dan 2 unit lainnya rusak sedang. Adapun di Kecamatan Pasimasunggu ada 6 unit rumah mengalami kerusakan ringan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar didukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengirimkan tim trauma healing untuk mendampingi para warga yang masih trauma atas peristiwa gempabumi yang terjadi pada Selasa (14/12) lalu. Selain itu, pemulihan warga juga dibantu oleh tim relawan seperti dari MDMC, PMI, Baznas, Tagana, RAPI, dan lintas unsur pentaheliks lainnya.

Di samping itu, tim kesehatan dari RSUD KH Hayyung Selayar telah diterjunkan untuk membantu pemulihan kesehatan warga terdampak yang terjangkit penyakit seperti demam, diare dan flu di lokasi pengungsian

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan dukungan dana siap pakai senilai 250 juta untuk operasional penanganan darurat. BNPB juga mengerahkan satu unit helikopter guna mendukung pendistribusian logistik di wilayah Kepulauan Selayar.
</content:encoded></item></channel></rss>
