<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Strategi Pemerintah Cegah Penyebaran Varian Omicron   </title><description>Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron"/><item><title> Ini Strategi Pemerintah Cegah Penyebaran Varian Omicron   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron</guid><pubDate>Senin 27 Desember 2021 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron-3p5Xa2JPCa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523042/ini-strategi-pemerintah-cegah-penyebaran-varian-omicron-3p5Xa2JPCa.jpg</image><title>Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah dalam mencegah merebaknya varian Omicron di Indonesia.

Luhut mengatakan, saat ini sudah ada 46 kasus Omicron di Tanah Air di mana hampir seluruhnya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Omicron Merebak Jadi 46 Orang, Luhut: Berlibur di Indonesia Saja
Karena itulah, pemerintah akan menahan atau menyaring sebanyak mungkin PPLN yang hendak masuk ke Tanah Air. Selaras dengan itu pemerintah juga akan menambah wisma karantina untuk memastikan pelancong yang hendak masuk ke Indonesia tidak membawa varian Omicron.

&quot;Yang paling penting adalah menahan sebanyak mungkin atau menyaring sebanyak mungkin orang yang dari luar negeri untuk masuk ke dalam negeri membawa masalah,&quot; tuturnya saat jumpa pers, Senin (27/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Omicron Menggila, Menko Luhut Imbau Masyarakat Tak Pelesiran ke Luar Negeri
Luhut memastikan pemerintah sedang mempersiapkan penambahan lokasi karantina bagi PPLN. &quot;Karena sampai hari ini kita masih cukup tapi kita sudah buat persiapan-persiapan manakala keadaan ini memburuk,&quot; pungkas dia.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah dalam mencegah merebaknya varian Omicron di Indonesia.

Luhut mengatakan, saat ini sudah ada 46 kasus Omicron di Tanah Air di mana hampir seluruhnya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Omicron Merebak Jadi 46 Orang, Luhut: Berlibur di Indonesia Saja
Karena itulah, pemerintah akan menahan atau menyaring sebanyak mungkin PPLN yang hendak masuk ke Tanah Air. Selaras dengan itu pemerintah juga akan menambah wisma karantina untuk memastikan pelancong yang hendak masuk ke Indonesia tidak membawa varian Omicron.

&quot;Yang paling penting adalah menahan sebanyak mungkin atau menyaring sebanyak mungkin orang yang dari luar negeri untuk masuk ke dalam negeri membawa masalah,&quot; tuturnya saat jumpa pers, Senin (27/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Omicron Menggila, Menko Luhut Imbau Masyarakat Tak Pelesiran ke Luar Negeri
Luhut memastikan pemerintah sedang mempersiapkan penambahan lokasi karantina bagi PPLN. &quot;Karena sampai hari ini kita masih cukup tapi kita sudah buat persiapan-persiapan manakala keadaan ini memburuk,&quot; pungkas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
