<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jokowi: Kita Kehilangan Rp97 Triliun Gara-Gara Masyarakat Berobat ke Luar Negeri   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri"/><item><title> Jokowi: Kita Kehilangan Rp97 Triliun Gara-Gara Masyarakat Berobat ke Luar Negeri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Senin 27 Desember 2021 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri-cWKMYnVX1O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523144/jokowi-kita-kehilangan-rp97-triliun-gara-gara-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri-cWKMYnVX1O.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, atau Bali International Hospital. Dia berharap pembangunan ini nantinya masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

&amp;ldquo;Alhamdulillah pada pagi hari ini kita akan memulai pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital. Yang ini nantinya akan bekerjasama dengan Mayo dari Amerika. Kita harapkan nanti menjadi KEK Kesehatan. Dan kita harapkan tidak ada  lagi, kalau ini jadi tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Groundbreaking RS Internasional Bali, Jokowi: Akan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
Dia mengatakan, setiap tahunnya jutaan masyarakat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat. Kondisi ini membuat Indonesia kehilangan Rp97 Triliun.

&amp;ldquo;Karena kita tahu setiap tahun ada kurang lebih 2.000.000 masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan. Baik itu ke Singapura, baik itu ke Malaysia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika, dan ke tempat-tempat lainnya. Dan kita kehilangan Rp97 triliun karena itu,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Groundbreaking Bali International Hospital, Jokowi Harap Tak Ada Lagi yang Berobat ke Luar Negeri
Maka dari itu, Jokowi pun menghargai apa yang telah digagas Kementerian BUMN untuk melakukan pembangunan RS Internasional ini. Selain nantinya masyarakat tak perlu ke luar negeri untuk berobat, Jokowi ingin Bali jadi destinasi wisata kesehatan.

&amp;ldquo;Setelah selesainya rumah sakit Bali International Hospital ini benar-benar semuanya tidak ada yang pergi ke luar. Semuanya ke Bali. Dan Bali akan menjadi tempat destinasi wisata kesehatan. Dan ini akan menaikan, meningkatkan wisata orang ke Pulau Bali,&amp;rdquo; ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia berharap warga negara asing (WNA) juga datang ke Indonesia untuk berobat di RS Bali Internasional.

&amp;ldquo;Dan kita harapkan tidak orang kita yang keluar tapi orang luar yang nanti akan masuk ke Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya, karena ini ada kerjasama antara kita dan Mayo Klinik yang sudah sangat terkenal itu,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, atau Bali International Hospital. Dia berharap pembangunan ini nantinya masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

&amp;ldquo;Alhamdulillah pada pagi hari ini kita akan memulai pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital. Yang ini nantinya akan bekerjasama dengan Mayo dari Amerika. Kita harapkan nanti menjadi KEK Kesehatan. Dan kita harapkan tidak ada  lagi, kalau ini jadi tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Groundbreaking RS Internasional Bali, Jokowi: Akan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
Dia mengatakan, setiap tahunnya jutaan masyarakat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat. Kondisi ini membuat Indonesia kehilangan Rp97 Triliun.

&amp;ldquo;Karena kita tahu setiap tahun ada kurang lebih 2.000.000 masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan. Baik itu ke Singapura, baik itu ke Malaysia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika, dan ke tempat-tempat lainnya. Dan kita kehilangan Rp97 triliun karena itu,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Groundbreaking Bali International Hospital, Jokowi Harap Tak Ada Lagi yang Berobat ke Luar Negeri
Maka dari itu, Jokowi pun menghargai apa yang telah digagas Kementerian BUMN untuk melakukan pembangunan RS Internasional ini. Selain nantinya masyarakat tak perlu ke luar negeri untuk berobat, Jokowi ingin Bali jadi destinasi wisata kesehatan.

&amp;ldquo;Setelah selesainya rumah sakit Bali International Hospital ini benar-benar semuanya tidak ada yang pergi ke luar. Semuanya ke Bali. Dan Bali akan menjadi tempat destinasi wisata kesehatan. Dan ini akan menaikan, meningkatkan wisata orang ke Pulau Bali,&amp;rdquo; ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia berharap warga negara asing (WNA) juga datang ke Indonesia untuk berobat di RS Bali Internasional.

&amp;ldquo;Dan kita harapkan tidak orang kita yang keluar tapi orang luar yang nanti akan masuk ke Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya, karena ini ada kerjasama antara kita dan Mayo Klinik yang sudah sangat terkenal itu,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
