<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejoli Dibuang ke Sungai Serayu, Orangtua Korban: Hukum Seadil-Adilnya!</title><description>Usai menerima kunjungan KSAD, Etes masih berharap hukum yang seadil-adilnya bagi para pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya"/><item><title>Sejoli Dibuang ke Sungai Serayu, Orangtua Korban: Hukum Seadil-Adilnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya</guid><pubDate>Senin 27 Desember 2021 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>II Solihin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya-7Mv4TWUQ2u.png" expression="full" type="image/jpeg">Etes, orangtua Handi korban kecelakaan yang jasadnya dibuang ke Sungai Serayu. (Foto: Solihin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/27/337/2523171/sejoli-dibuang-ke-sungai-serayu-orangtua-korban-hukum-seadil-adilnya-7Mv4TWUQ2u.png</image><title>Etes, orangtua Handi korban kecelakaan yang jasadnya dibuang ke Sungai Serayu. (Foto: Solihin)</title></images><description>GARUT &amp;ndash; Etes Hidayatullah, orangtua Handi Saputra korban tabrakan di Nagreg Rabu 8 Desember 2021 mengharapkan hukuman seadil-adilnya bagi para pelaku. Dia pun merasa bersyukur dengan kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang datang serta memberikan santunan.
Usai menerima kunjungan KSAD, Etes masih berharap hukum yang seadil-adilnya bagi para pelaku.
&amp;ldquo;Harapan keluarga enggak muluk-muluk, anak saya udah enggak ada, cuma kan ini negeri hukum, minta dihukum seadil-adilnya,&amp;rdquo; ujar Etes, Senin (27/12/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNy8xLzE0MzIzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Atas kasus ini, hingga kini keluarga belum menerima uang duka dari PT Jasa Raharja atas kecelakaan yang dialami Handi Saputra.
Baca juga:&amp;nbsp;4 Fakta Terbaru Sejoli Dibuang ke Sungai Serayu, Pelaku Ungkap Detik-Detik Seret Lalu Lempar Korban
Kecelakaan tragis menimpa Handi (18) dan Salsabila (16) di Nagreg. Ironisnya, oleh ketiga oknum prajurit Kopda A, Koptu AS dan Kolonel P, jasad kedua korban dibuang ke Sungai Serayu di Yogyakarta. Setelah 10 hari hilang, jasad kedua korban ditemukan hingga menguak misteri kasus ini.
</description><content:encoded>GARUT &amp;ndash; Etes Hidayatullah, orangtua Handi Saputra korban tabrakan di Nagreg Rabu 8 Desember 2021 mengharapkan hukuman seadil-adilnya bagi para pelaku. Dia pun merasa bersyukur dengan kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang datang serta memberikan santunan.
Usai menerima kunjungan KSAD, Etes masih berharap hukum yang seadil-adilnya bagi para pelaku.
&amp;ldquo;Harapan keluarga enggak muluk-muluk, anak saya udah enggak ada, cuma kan ini negeri hukum, minta dihukum seadil-adilnya,&amp;rdquo; ujar Etes, Senin (27/12/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNy8xLzE0MzIzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Atas kasus ini, hingga kini keluarga belum menerima uang duka dari PT Jasa Raharja atas kecelakaan yang dialami Handi Saputra.
Baca juga:&amp;nbsp;4 Fakta Terbaru Sejoli Dibuang ke Sungai Serayu, Pelaku Ungkap Detik-Detik Seret Lalu Lempar Korban
Kecelakaan tragis menimpa Handi (18) dan Salsabila (16) di Nagreg. Ironisnya, oleh ketiga oknum prajurit Kopda A, Koptu AS dan Kolonel P, jasad kedua korban dibuang ke Sungai Serayu di Yogyakarta. Setelah 10 hari hilang, jasad kedua korban ditemukan hingga menguak misteri kasus ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
