<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Kasus Heli AW-101 Terkait TNI Dihentikan, KPK Masih Koordinasi dengan BPK</title><description>KPK menyebut kasus heli AW-101 terkait TNI telah dihentikan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk"/><item><title>Sebut Kasus Heli AW-101 Terkait TNI Dihentikan, KPK Masih Koordinasi dengan BPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk</guid><pubDate>Selasa 28 Desember 2021 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk-b5jfdikfHm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/28/337/2523622/sebut-kasus-heli-aw-101-terkait-tni-dihentikan-kpk-masih-koordinasi-dengan-bpk-b5jfdikfHm.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penyidikan para tersangka kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101 telah dihentikan oleh Puspom TNI.

&quot;Yang terakhir tadi masalah helikopter AW-101 koordinasi terkait masalah atau informasi yang berhubungan dengan pihak dari TNI sudah dihentikan proses penyidikannya,&quot; kata Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan, Selasa (28/12/2021).

Namun, Setyo mengatakan, untuk proses penyidikan terhadap tersangka dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh, masih terus berjalan.

&quot;Kemudian bagaimana dengan penanganan tersangka AW-101 yang ada di sini yang pihak swastanya. Untuk saat ini ya sampai dengan saat ini ini prosesnya masih jalan,&quot; kata Setyo.

Ia menyebut, hingga saat ini KPK terus berkoordinasi dengan BPK untuk mengaudit kerugian negara.

&quot;Saya yakin beberapa hari ke depan mungkin di awal tahun koordinasi itu akan segera ditindaklanjuti dengan BPK untuk semakin memperjelas kira-kira apa saja yang masih kurang atau dibutuhkan oleh para pihak auditor,&quot; kata Setyo.

Baca Juga&amp;nbsp; : KPK Koordinasi dengan Puspom TNI-AU terkait Tindak Lanjut Kasus Korupsi Heli AW

Dalam kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW-101, telah ditetapkan beberapa tersangka. Mereka adalah Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama Fachry Adamy. Fachry adalah mantan pejabat pembuat komitmen atau Kepala Staf Pengadaan TNI AU 2016-2017.

Tersangka lainnya ialah Letnan Kolonel TNI AU (Adm) WW selaku mantan Pekas Mabesau; Pelda SS selaku Bauryar Pekas Diskuau; Kolonel (Purn) FTS selaku mantan Sesdisadaau; dan Marsekal Muda TNI (Purn) SB selaku Staf Khusus Kasau (mantan Asrena KSAU).</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penyidikan para tersangka kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101 telah dihentikan oleh Puspom TNI.

&quot;Yang terakhir tadi masalah helikopter AW-101 koordinasi terkait masalah atau informasi yang berhubungan dengan pihak dari TNI sudah dihentikan proses penyidikannya,&quot; kata Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan, Selasa (28/12/2021).

Namun, Setyo mengatakan, untuk proses penyidikan terhadap tersangka dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh, masih terus berjalan.

&quot;Kemudian bagaimana dengan penanganan tersangka AW-101 yang ada di sini yang pihak swastanya. Untuk saat ini ya sampai dengan saat ini ini prosesnya masih jalan,&quot; kata Setyo.

Ia menyebut, hingga saat ini KPK terus berkoordinasi dengan BPK untuk mengaudit kerugian negara.

&quot;Saya yakin beberapa hari ke depan mungkin di awal tahun koordinasi itu akan segera ditindaklanjuti dengan BPK untuk semakin memperjelas kira-kira apa saja yang masih kurang atau dibutuhkan oleh para pihak auditor,&quot; kata Setyo.

Baca Juga&amp;nbsp; : KPK Koordinasi dengan Puspom TNI-AU terkait Tindak Lanjut Kasus Korupsi Heli AW

Dalam kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW-101, telah ditetapkan beberapa tersangka. Mereka adalah Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama Fachry Adamy. Fachry adalah mantan pejabat pembuat komitmen atau Kepala Staf Pengadaan TNI AU 2016-2017.

Tersangka lainnya ialah Letnan Kolonel TNI AU (Adm) WW selaku mantan Pekas Mabesau; Pelda SS selaku Bauryar Pekas Diskuau; Kolonel (Purn) FTS selaku mantan Sesdisadaau; dan Marsekal Muda TNI (Purn) SB selaku Staf Khusus Kasau (mantan Asrena KSAU).</content:encoded></item></channel></rss>
