<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri LHK Selalu Deg-degan saat November hingga Maret, Ada Apa?</title><description>Menteri LHK mengaku selalu deg-degan saat memasuki bulan November.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa"/><item><title>Menteri LHK Selalu Deg-degan saat November hingga Maret, Ada Apa?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa</guid><pubDate>Selasa 28 Desember 2021 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa-Vn1PUeUnEM.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin dan Menteri LHK Siti Nurbaya. (MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/28/337/2523879/menteri-lhk-selalu-deg-degan-saat-november-hingga-maret-ada-apa-Vn1PUeUnEM.jfif</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin dan Menteri LHK Siti Nurbaya. (MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah tengah bersiap-bersiap menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2022. Sejumlah langkah mitigasi telah diambil untuk mengantisipasi bencana alam.

&quot;Pemerintah melalui BNPB semakin antisipatif baik menyangkut hujan, dampak longsor, banjir, dan termasuk juga bencana bencana terkena tsunami, ini BNPB maupun KLHK ini sudah melakukan antisipasi yang sudah disiapkan,&quot; ujar Wapres Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengaku selalu cemas ketika sudah memasuki November. Pasalnya, pada bulan tersebut seolah menandai dimulainya peristiwa bencana akibat fenomena alam.

&quot;Kami di KLHK selalu deg-degan kalau sudah di bulan November. Padahal akhir November baru selesai kebakaran hutan, masuk Desember sudah panas dingin kita karena akan ada bencana-bencana seperti ini,&quot; ucap Siti Nurbaya.

&quot;Lalu di akhir Februari masuk Maret kita deg-degan lagi karena kebakaran hutan. Jadi, memang apa ya keadaan alam,&quot; tuturnya.

Baca Juga : 3.034 Bencana Alam Terjadi Sepanjang 2021, Korban Tewas 662 Orang

Siti menuturkan, diperlukan refleksi bersama untuk menjaga alam tetap lestari sehingga dapat meminimalkan terjadinya bencana.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah tengah bersiap-bersiap menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2022. Sejumlah langkah mitigasi telah diambil untuk mengantisipasi bencana alam.

&quot;Pemerintah melalui BNPB semakin antisipatif baik menyangkut hujan, dampak longsor, banjir, dan termasuk juga bencana bencana terkena tsunami, ini BNPB maupun KLHK ini sudah melakukan antisipasi yang sudah disiapkan,&quot; ujar Wapres Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengaku selalu cemas ketika sudah memasuki November. Pasalnya, pada bulan tersebut seolah menandai dimulainya peristiwa bencana akibat fenomena alam.

&quot;Kami di KLHK selalu deg-degan kalau sudah di bulan November. Padahal akhir November baru selesai kebakaran hutan, masuk Desember sudah panas dingin kita karena akan ada bencana-bencana seperti ini,&quot; ucap Siti Nurbaya.

&quot;Lalu di akhir Februari masuk Maret kita deg-degan lagi karena kebakaran hutan. Jadi, memang apa ya keadaan alam,&quot; tuturnya.

Baca Juga : 3.034 Bencana Alam Terjadi Sepanjang 2021, Korban Tewas 662 Orang

Siti menuturkan, diperlukan refleksi bersama untuk menjaga alam tetap lestari sehingga dapat meminimalkan terjadinya bencana.

</content:encoded></item></channel></rss>
