<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasutri Tertimpa Pohon saat Kendarai Motor, Suami Tewas di Tempat</title><description>Sementara istrinya mengalami luka akibat tertimpa batang pohon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat"/><item><title>Pasutri Tertimpa Pohon saat Kendarai Motor, Suami Tewas di Tempat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat</guid><pubDate>Rabu 29 Desember 2021 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat-5LBb9GgUyS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasutri yang tertimpa pohon tumbang di Sukabumi dievakuasi (Foto: Dharmawan Hadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/29/340/2524059/pasutri-tertimpa-pohon-saat-kendarai-motor-suami-tewas-di-tempat-5LBb9GgUyS.jpg</image><title>Pasutri yang tertimpa pohon tumbang di Sukabumi dievakuasi (Foto: Dharmawan Hadi)</title></images><description>SUKABUMI - Sepasang suami istri, Deden (63) dan Dian Herani (53) tertimpa pohon pinus saat melintasi di ruas Jalan Raya Cibinong, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar pada Selasa (28/12/2021). Deden, yang merupakan warga Kampung Cikaret, RT 01/04, Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar tewas di tempat.

Sementara istrinya mengalami luka akibat tertimpa batang pohon. Kini, ia tengah terkapar di rumah sakit untuk mendapatkan tindakan dari tim medis.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Pantai Kenjeran Surabaya, Empat Rumah Warga Rusak
Kapolsek Curugkembar, Ipda Mukhlis mengatakan, peristiwa bermula saat wilayah tersebut diguyur hujan. Korban pada waktu itu bersama istrinya sedang mengendarai sepeda motor dari arah Jelegong menuju rumahnya yang berada di Kampung Cikaret.

&quot;Ketika tiba di tempat kejadian dan melintas di bawah pohon pinus, tiba-tiba pohon tersebut tumbang dan langsung menimpa keduanya, namun tidak jatuh dan korban mengalami luka patah tulang pada bagian dada dan kaki. Perlu diketahui bahwa TKP pohon tumbang merupakan kawasan Perhutani yang banyak tumbuh pohon pinus,&quot; ujar Mukhlis kepada MNC Portal Indonesia.

Mukhlis menambahkan, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan. Namun, sayang korban yang diketahui bernama Deden telah meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara istrinya mengalami luka patah tulang.
&quot;Untuk kedua korban ini, kemudian dibawa menggunakan ambulan milik Desa Bojongtugu. Selanjutnya korban dibawa ke rumahnya. Sementara untuk istrinya langsung dibawa ke Rumah Sakit Sagaranten untuk dilakukan pengobatan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penampakan Pohon Bertumbangan di Sejumlah Wilayah Jakarta
Mukhlis menjelaskan, setelah mengetahui kejadian tersebut, ia bersama anggotanya langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan beberapa saksi. Setiba di lokasi kejadian, ia bersama anggotanya langsung mengevakuasi korban.

&quot;Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan saksi, sewaktu kejadian pohon pinus tumbang dan langsung menimpa korban dan istrinya. Namun, korban dan istrinya tidak terjatuh dari sepeda motor yang mereka tumpangi, akan tetapi terhimpit oleh pohon pinus yang tumbang tersebut. Atas kejadian tersebut korban atas nama Deden yang bertindak sebagai pengemudi sepeda motor mengalami luka cukup parah pada bagian kepala serta patah tulang pada bagian dada dan kaki yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,&quot; ujar Mukhlis.

Istrinya mengalami luka berat atau patah tulang pada bagian pinggulnya. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai korban merupakan sepeda motor tanpa identitas (bodong, red) di mana sepeda motor tersebut dipergunakan sehari-hari oleh korban untuk angkut kayu dalam istilah sunda (motor betrek, red).
</description><content:encoded>SUKABUMI - Sepasang suami istri, Deden (63) dan Dian Herani (53) tertimpa pohon pinus saat melintasi di ruas Jalan Raya Cibinong, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar pada Selasa (28/12/2021). Deden, yang merupakan warga Kampung Cikaret, RT 01/04, Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar tewas di tempat.

Sementara istrinya mengalami luka akibat tertimpa batang pohon. Kini, ia tengah terkapar di rumah sakit untuk mendapatkan tindakan dari tim medis.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Pantai Kenjeran Surabaya, Empat Rumah Warga Rusak
Kapolsek Curugkembar, Ipda Mukhlis mengatakan, peristiwa bermula saat wilayah tersebut diguyur hujan. Korban pada waktu itu bersama istrinya sedang mengendarai sepeda motor dari arah Jelegong menuju rumahnya yang berada di Kampung Cikaret.

&quot;Ketika tiba di tempat kejadian dan melintas di bawah pohon pinus, tiba-tiba pohon tersebut tumbang dan langsung menimpa keduanya, namun tidak jatuh dan korban mengalami luka patah tulang pada bagian dada dan kaki. Perlu diketahui bahwa TKP pohon tumbang merupakan kawasan Perhutani yang banyak tumbuh pohon pinus,&quot; ujar Mukhlis kepada MNC Portal Indonesia.

Mukhlis menambahkan, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan. Namun, sayang korban yang diketahui bernama Deden telah meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara istrinya mengalami luka patah tulang.
&quot;Untuk kedua korban ini, kemudian dibawa menggunakan ambulan milik Desa Bojongtugu. Selanjutnya korban dibawa ke rumahnya. Sementara untuk istrinya langsung dibawa ke Rumah Sakit Sagaranten untuk dilakukan pengobatan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penampakan Pohon Bertumbangan di Sejumlah Wilayah Jakarta
Mukhlis menjelaskan, setelah mengetahui kejadian tersebut, ia bersama anggotanya langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan beberapa saksi. Setiba di lokasi kejadian, ia bersama anggotanya langsung mengevakuasi korban.

&quot;Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan saksi, sewaktu kejadian pohon pinus tumbang dan langsung menimpa korban dan istrinya. Namun, korban dan istrinya tidak terjatuh dari sepeda motor yang mereka tumpangi, akan tetapi terhimpit oleh pohon pinus yang tumbang tersebut. Atas kejadian tersebut korban atas nama Deden yang bertindak sebagai pengemudi sepeda motor mengalami luka cukup parah pada bagian kepala serta patah tulang pada bagian dada dan kaki yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,&quot; ujar Mukhlis.

Istrinya mengalami luka berat atau patah tulang pada bagian pinggulnya. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai korban merupakan sepeda motor tanpa identitas (bodong, red) di mana sepeda motor tersebut dipergunakan sehari-hari oleh korban untuk angkut kayu dalam istilah sunda (motor betrek, red).
</content:encoded></item></channel></rss>
