<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesal Password Wifi Masjid Diganti, Dua Pria Ancam Marbot dengan Parang</title><description>Rekaman CCTV menujukkan dua pria sedang membawa parang mencari sang marbot</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang"/><item><title>Kesal Password Wifi Masjid Diganti, Dua Pria Ancam Marbot dengan Parang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang</guid><pubDate>Rabu 29 Desember 2021 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Palapa Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang-544OmdzEVk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/29/340/2524433/kesal-password-wifi-masjid-diganti-dua-pria-ancam-marbot-dengan-parang-544OmdzEVk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>MEDAN - Viral mahasiswa penjaga masjid Al Muslimin di Jalan Cemara Gang Rambutan, Medan, Sumatera Utara, dikejar dua pria membawa parang, karena kesal pasword wifi masjid diganti.

Rekaman CCTV menujukkan dua pria sedang membawa parang mencari sang marbot, dalam rekaman CCTV terakhir terlihat seorang pria berlari ketakutan.

Korban berinsial s tidak terima membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur, dan akhirnya kedua pelaku berinisial HM dan IM langsung ditangkap Polsek Medan Timur di rumah mereka masing masing.

Dari kedua tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan mengancam korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Jafri Simamora,  mengatakan kedua pelaku kesal dengan korban karena pasword jaringan internet wifi masjid diganti oleh pengurus BKM.

Selama ini, kedua pelaku bersama warga sekitar masjid kerap menggunakan fasilitas wifi masjid pada malam hari. Namun, oleh pengurus masjid pasword wifi tersebut diganti tanpa alasan.

Sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat keributan dengan pengurus  masjid hingga akhirnya pelaku HM mendatangi korban dengan membawa  parang.

&quot;Pelaku sempat melayangkan senjata tajam ke arah korban, namun dapat  dielakan. Takut terluka, korban langsung  kabur menyelamatkan diri,&quot;  jelas Iptu Jafri.

Dalam pembelaannya HM mengaku dirinya terlebih dahulu sempat diserang  oleh pengurus BKM. Kesal dengan sikap BKM, pelaku langsung mengambil  senjata tajam di rumah dan mendatangi masjid.

Kasus pengancaman marbot masjid kini masih ditangani petugas Kepolisian Sektor Medan Timur.
</description><content:encoded>MEDAN - Viral mahasiswa penjaga masjid Al Muslimin di Jalan Cemara Gang Rambutan, Medan, Sumatera Utara, dikejar dua pria membawa parang, karena kesal pasword wifi masjid diganti.

Rekaman CCTV menujukkan dua pria sedang membawa parang mencari sang marbot, dalam rekaman CCTV terakhir terlihat seorang pria berlari ketakutan.

Korban berinsial s tidak terima membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur, dan akhirnya kedua pelaku berinisial HM dan IM langsung ditangkap Polsek Medan Timur di rumah mereka masing masing.

Dari kedua tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan mengancam korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Jafri Simamora,  mengatakan kedua pelaku kesal dengan korban karena pasword jaringan internet wifi masjid diganti oleh pengurus BKM.

Selama ini, kedua pelaku bersama warga sekitar masjid kerap menggunakan fasilitas wifi masjid pada malam hari. Namun, oleh pengurus masjid pasword wifi tersebut diganti tanpa alasan.

Sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat keributan dengan pengurus  masjid hingga akhirnya pelaku HM mendatangi korban dengan membawa  parang.

&quot;Pelaku sempat melayangkan senjata tajam ke arah korban, namun dapat  dielakan. Takut terluka, korban langsung  kabur menyelamatkan diri,&quot;  jelas Iptu Jafri.

Dalam pembelaannya HM mengaku dirinya terlebih dahulu sempat diserang  oleh pengurus BKM. Kesal dengan sikap BKM, pelaku langsung mengambil  senjata tajam di rumah dan mendatangi masjid.

Kasus pengancaman marbot masjid kini masih ditangani petugas Kepolisian Sektor Medan Timur.
</content:encoded></item></channel></rss>
