<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diserbu Varian Omicron, Inggris Laporkan 183.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam</title><description>Angka ini lebih tinggi 53.000 kasus dari rekor kasus sebelumnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam"/><item><title>Diserbu Varian Omicron, Inggris Laporkan 183.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam</guid><pubDate>Kamis 30 Desember 2021 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam-5SuDUu7hKM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/30/18/2524779/diserbu-varian-omicron-inggris-laporkan-183-000-kasus-covid-19-dalam-24-jam-5SuDUu7hKM.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Inggris melaporkan 183.037 kasus Covid-19 dalam kurun 24 jam pada Rabu (29/12/2021), Menurut stastistik pemerintah, angka ini merupakan rekor baru, naik 53.000 kasus dari angka tertinggi sebelumnya.
BACA JUGA: Prancis Catat Rekor Tertinggi 179.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam
Kenaikan yang dipicu oleh varian virus Omicron yang sangat menular, juga bertepatan dengan peningkatan jumlah pasien di rumah sakit yang dinyatakan positif virus corona. Inggris saat ini telah mencatat lebih dari 12,5 juta kasus Covid-19 dengan 148 ribu kematian.
Terlepas dari meningkatnya jumlah kasus, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan dia tidak akan memberlakukan pembatasan baru tahun ini di Inggris untuk membatasi penyebaran Omicron, yang sekarang menyumbang 90% dari semua infeksi masyarakat.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Faskes Mulai Kewalahan
Menurut Johnson, lebih dari 33 juta warga Inggris atau 58% dari populasi telah menerima suntikan penguat vaksin Covid-19 sehingga pembatasan baru tidak diperlukan. Johnson mengatakan bahwa dia telah diberitahu oleh beberapa dokter bahwa hingga 90% pasien dengan Covid dalam perawatan intensif belum menerima vaksin penguat mereka.
Kenaikan jumlah kasus Covid-19 juga terjadi di beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Prancis yang pada Selasa (28/12/2021) melaporkan rekor jumlah kasus harian.</description><content:encoded>LONDON - Inggris melaporkan 183.037 kasus Covid-19 dalam kurun 24 jam pada Rabu (29/12/2021), Menurut stastistik pemerintah, angka ini merupakan rekor baru, naik 53.000 kasus dari angka tertinggi sebelumnya.
BACA JUGA: Prancis Catat Rekor Tertinggi 179.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam
Kenaikan yang dipicu oleh varian virus Omicron yang sangat menular, juga bertepatan dengan peningkatan jumlah pasien di rumah sakit yang dinyatakan positif virus corona. Inggris saat ini telah mencatat lebih dari 12,5 juta kasus Covid-19 dengan 148 ribu kematian.
Terlepas dari meningkatnya jumlah kasus, Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan dia tidak akan memberlakukan pembatasan baru tahun ini di Inggris untuk membatasi penyebaran Omicron, yang sekarang menyumbang 90% dari semua infeksi masyarakat.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Faskes Mulai Kewalahan
Menurut Johnson, lebih dari 33 juta warga Inggris atau 58% dari populasi telah menerima suntikan penguat vaksin Covid-19 sehingga pembatasan baru tidak diperlukan. Johnson mengatakan bahwa dia telah diberitahu oleh beberapa dokter bahwa hingga 90% pasien dengan Covid dalam perawatan intensif belum menerima vaksin penguat mereka.
Kenaikan jumlah kasus Covid-19 juga terjadi di beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Prancis yang pada Selasa (28/12/2021) melaporkan rekor jumlah kasus harian.</content:encoded></item></channel></rss>
