<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perihal Vaksin Booster, Pemprov DKI Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat</title><description>Pria yang disapa Ariza ini menyampaikan bahwa dirinya belum bisa memasikan kapan vaksinasi Covid-19 booster ini diberikan kepada warga DKI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat"/><item><title>Perihal Vaksin Booster, Pemprov DKI Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat</guid><pubDate>Kamis 30 Desember 2021 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat-AwWMCQ9my9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/30/338/2524977/perihal-vaksin-booster-pemprov-dki-tunggu-instruksi-pemerintah-pusat-AwWMCQ9my9.JPG</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi terkait vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di Ibu Kota menyusul munculnya varian baru Covid-19 dengan kode B.1.1.529 atau Omicron.
Pria yang biasa disapa Ariza ini menyampaikan bahwa dirinya belum bisa memasikan kapan vaksinasi Covid-19 booster ini diberikan kepada warga DKI. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
&quot;Ya nanti sementara ini kan booster atau vaksin ketiga kan masih diperuntukan oleh tenaga kesehatan ya, apakah nanti untuk masyarakat nanti kita tunggu kebijakannya,&quot; ujar Politisi Partai Gerindra itu di Balai Kota Jakarta, Kamis (30/12/2021).
Sementara itu, menurut data kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia pada Rabu (29/12/2021) bertambah 21 orang Sehingga sampai saat ini jumlah kasus positif ada 68 orang. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, 21 kasus Omicron baru itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang terdiri dari 16 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 5 Warga Negara Asing (WNA).&quot;Negara kedatangan paling banyak adalah Arab Saudi, dan Turki. Sampai  saat ini kasus Omicron di Indonesia kebanyakan dari pelaku perjalanan  luar negeri,&quot; kata Nadia dalam keterangan tertulis laman resmi Kemenkes  RI dikutip, Kamis (30/12/2021).
&quot;Adanya kasus Omicron Indonesia karena perjalanan dari beberapa  negara seperti Arab Saudi dan Turki. Sehingga masyarakat diimbau untuk  mempertimbangkan berlibur ke sana,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi terkait vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di Ibu Kota menyusul munculnya varian baru Covid-19 dengan kode B.1.1.529 atau Omicron.
Pria yang biasa disapa Ariza ini menyampaikan bahwa dirinya belum bisa memasikan kapan vaksinasi Covid-19 booster ini diberikan kepada warga DKI. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
&quot;Ya nanti sementara ini kan booster atau vaksin ketiga kan masih diperuntukan oleh tenaga kesehatan ya, apakah nanti untuk masyarakat nanti kita tunggu kebijakannya,&quot; ujar Politisi Partai Gerindra itu di Balai Kota Jakarta, Kamis (30/12/2021).
Sementara itu, menurut data kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia pada Rabu (29/12/2021) bertambah 21 orang Sehingga sampai saat ini jumlah kasus positif ada 68 orang. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, 21 kasus Omicron baru itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang terdiri dari 16 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 5 Warga Negara Asing (WNA).&quot;Negara kedatangan paling banyak adalah Arab Saudi, dan Turki. Sampai  saat ini kasus Omicron di Indonesia kebanyakan dari pelaku perjalanan  luar negeri,&quot; kata Nadia dalam keterangan tertulis laman resmi Kemenkes  RI dikutip, Kamis (30/12/2021).
&quot;Adanya kasus Omicron Indonesia karena perjalanan dari beberapa  negara seperti Arab Saudi dan Turki. Sehingga masyarakat diimbau untuk  mempertimbangkan berlibur ke sana,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
