<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes Jombang Minta Warga Tak Simpulkan Penyebab Kematian Siswa SD karena Vaksin Covid-19</title><description>Budi menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri penyebab kematian dari siswa SD tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19"/><item><title>Dinkes Jombang Minta Warga Tak Simpulkan Penyebab Kematian Siswa SD karena Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Kamis 30 Desember 2021 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Mukhtar Bagus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19-Lgj06h8zZy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadinkes Jombang Budi Nugroho (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/30/340/2524967/dinkes-jombang-minta-warga-tak-simpulkan-penyebab-kematian-siswa-sd-karena-vaksin-covid-19-Lgj06h8zZy.jpg</image><title>Kadinkes Jombang Budi Nugroho (Foto: MNC Portal)</title></images><description>JOMBANG - Meninggalkan siswa SDN Gendangan, Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Bayu Setiawan (12) menarik perhatian banyak pihak.
Betapa tidak, putra dari pasangan Kaswan dan Miyatin itu meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Warga Desa Jogotoro, Jombang itu mendapatkan vaksinasi pada Senin 27 Desember 2021, lalu pada malam harinya korban mengalami muntah-muntah.
Keesokan harinya, pihak keluarha membawa almarhum Bayu ke Puskesmas Mayangan. Setelah mendapatkan perawatan intensif, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Kadinkes Jombang Budi Nugroho meminta masyarakat agar tak terburu-buru menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengen merk Pfizer itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Tinjau Bakti Negeri Akabri 2001, Kapolri : Percepat Vaksinasi hingga Waspadai Pintu Masuk Negara
Kata dia, Dinkes Jombang telah berkoordinasi dengan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk memastikan penyebab meninggalnya almarhum Bayu tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Lobi Mantan Istri Miliarder Bill Gates demi Dapat Vaksin Covid-19
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8zMC8xLzE0MzMzMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Budi menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri penyebab kematian dari siswa SD tersebut.
&quot;Jangan cepat menyimpulkan. Kita akan cek terlebih dahulu,&quot; kata Budi, Kamis (31/12/2021).
Budi memastikan bahwa sebelum mendapatkan suntikan vaksin, pihaknya telah melakukan skrining kepada Bayu.
&quot;Skrining sudah dijalankan dengan benar,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Sekolah Nyaris Ambruk, Siswa SD Tetap Semangat Belajar

</description><content:encoded>JOMBANG - Meninggalkan siswa SDN Gendangan, Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Bayu Setiawan (12) menarik perhatian banyak pihak.
Betapa tidak, putra dari pasangan Kaswan dan Miyatin itu meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Warga Desa Jogotoro, Jombang itu mendapatkan vaksinasi pada Senin 27 Desember 2021, lalu pada malam harinya korban mengalami muntah-muntah.
Keesokan harinya, pihak keluarha membawa almarhum Bayu ke Puskesmas Mayangan. Setelah mendapatkan perawatan intensif, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Kadinkes Jombang Budi Nugroho meminta masyarakat agar tak terburu-buru menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengen merk Pfizer itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Tinjau Bakti Negeri Akabri 2001, Kapolri : Percepat Vaksinasi hingga Waspadai Pintu Masuk Negara
Kata dia, Dinkes Jombang telah berkoordinasi dengan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk memastikan penyebab meninggalnya almarhum Bayu tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Lobi Mantan Istri Miliarder Bill Gates demi Dapat Vaksin Covid-19
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8zMC8xLzE0MzMzMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Budi menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri penyebab kematian dari siswa SD tersebut.
&quot;Jangan cepat menyimpulkan. Kita akan cek terlebih dahulu,&quot; kata Budi, Kamis (31/12/2021).
Budi memastikan bahwa sebelum mendapatkan suntikan vaksin, pihaknya telah melakukan skrining kepada Bayu.
&quot;Skrining sudah dijalankan dengan benar,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Sekolah Nyaris Ambruk, Siswa SD Tetap Semangat Belajar

</content:encoded></item></channel></rss>
