<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalur Pantura Tuban Terendam Banjir Bandang, Jalanan Macet 10 Km      </title><description>Selain menggenangi jalan, banjir juga merendam puluhan rumah warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km"/><item><title>Jalur Pantura Tuban Terendam Banjir Bandang, Jalanan Macet 10 Km      </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 04:06 WIB</pubDate><dc:creator>Pipiet Wibawanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km-nI8SWohCmQ.png" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di jalur Pantura. (Foto: </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/340/2525262/jalur-pantura-tuban-terendam-banjir-bandang-jalanan-macet-10-km-nI8SWohCmQ.png</image><title>Banjir bandang di jalur Pantura. (Foto: </title></images><description>TUBAN - Jalur Pantura di Kabupaten Tuban terendam banjir bandang luapan sungai, Kamis 30 Desember 2021 malam. Air setinggi 50 centimeter menutup aspal jalan sehingga membuat kendaraan roda dua dan mobil pribadi mogok. Akibatnya, arus lalu lintas Tuban-Surabaya macet total sepanjang 10 Kilometer. Selain menggenangi jalan, banjir juga merendam puluhan rumah warga.
Banjir tepatnya terjadi di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Aspal jalan sepanjang 200 meter berubah menjadi kubangan air lantaran terendam banjir bercampur lumpur setinggi lutut orang dewasa.&amp;nbsp;
Bahkan derasnya arus air mampu menyeret kendaraan roda dua yang nekat melintas. Akibatnya, banyak sepeda motor dan mobil pribadi yang mogok kemasukan air. Beruntung banyak polisi dan warga sekitar bersedia menjadi relawan untuk membantu pengguna jalan yang melintas.&amp;nbsp;
Kondisi ini membuat pengguna jalan, baik kendaraan kecil maupun besar dari arah Surabaya maupun Tuban memilih berhenti. Mereka enggan berspekulasi melintasi banjir. Akibatnya arus lalu lintas di Jalur Pantura Tuban sempat macet total sepanjang 10 Km.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;3 Desa di Lahat Diterjang Banjir Bandang, Merusak Sawah dan Jembatan
&amp;ldquo;Takut mogok, khawatir ada banjir. Iya banjirnya tinggi sedengkul,&amp;rdquo; ujar Anggun, seorang pemotor.
Sebelumnya, hujan deras selama dua jam mengguyur wilayah perbukitan kapur Kabupaten Tuban. Tingginya curah hujan menyebabkan Sungai Bongo meluap, sehingga luberan air mengalir menuju jalan raya dan pemukiman warga.Untuk mengurai kemacetan, Satlantas Polres Tuban menerjunkan sejumlah petugas ke titik lokasi banjir. Sambil menunggu banjir surut, kendaraan besar diminta melintas perlahan, sementara kendaraan kecil dialihkan melewati jalan-jalan alternatif masuk perkampungan. Sdangkan kendaraan roda dua terpaksa harus putar balik.
&amp;ldquo;Terjadi luapan air yang terjadi seperti biasa setiap tahun,&amp;rdquo; ujar Kasat Lantas Polres Tuban AKP Arum Inambala.</description><content:encoded>TUBAN - Jalur Pantura di Kabupaten Tuban terendam banjir bandang luapan sungai, Kamis 30 Desember 2021 malam. Air setinggi 50 centimeter menutup aspal jalan sehingga membuat kendaraan roda dua dan mobil pribadi mogok. Akibatnya, arus lalu lintas Tuban-Surabaya macet total sepanjang 10 Kilometer. Selain menggenangi jalan, banjir juga merendam puluhan rumah warga.
Banjir tepatnya terjadi di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Aspal jalan sepanjang 200 meter berubah menjadi kubangan air lantaran terendam banjir bercampur lumpur setinggi lutut orang dewasa.&amp;nbsp;
Bahkan derasnya arus air mampu menyeret kendaraan roda dua yang nekat melintas. Akibatnya, banyak sepeda motor dan mobil pribadi yang mogok kemasukan air. Beruntung banyak polisi dan warga sekitar bersedia menjadi relawan untuk membantu pengguna jalan yang melintas.&amp;nbsp;
Kondisi ini membuat pengguna jalan, baik kendaraan kecil maupun besar dari arah Surabaya maupun Tuban memilih berhenti. Mereka enggan berspekulasi melintasi banjir. Akibatnya arus lalu lintas di Jalur Pantura Tuban sempat macet total sepanjang 10 Km.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;3 Desa di Lahat Diterjang Banjir Bandang, Merusak Sawah dan Jembatan
&amp;ldquo;Takut mogok, khawatir ada banjir. Iya banjirnya tinggi sedengkul,&amp;rdquo; ujar Anggun, seorang pemotor.
Sebelumnya, hujan deras selama dua jam mengguyur wilayah perbukitan kapur Kabupaten Tuban. Tingginya curah hujan menyebabkan Sungai Bongo meluap, sehingga luberan air mengalir menuju jalan raya dan pemukiman warga.Untuk mengurai kemacetan, Satlantas Polres Tuban menerjunkan sejumlah petugas ke titik lokasi banjir. Sambil menunggu banjir surut, kendaraan besar diminta melintas perlahan, sementara kendaraan kecil dialihkan melewati jalan-jalan alternatif masuk perkampungan. Sdangkan kendaraan roda dua terpaksa harus putar balik.
&amp;ldquo;Terjadi luapan air yang terjadi seperti biasa setiap tahun,&amp;rdquo; ujar Kasat Lantas Polres Tuban AKP Arum Inambala.</content:encoded></item></channel></rss>
