<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada Gelombang Tinggi di 36 Wilayah Perairan Indonesia, Bisa Sampai 6 Meter!</title><description>Peringatan dini gelombang tinggi berlaku mulai 1-2 Januari 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter"/><item><title>Waspada Gelombang Tinggi di 36 Wilayah Perairan Indonesia, Bisa Sampai 6 Meter!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter</guid><pubDate>Sabtu 01 Januari 2022 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter-EOxCxMBJ38.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gelombang tinggi. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/01/337/2525823/waspada-gelombang-tinggi-di-36-wilayah-perairan-indonesia-bisa-sampai-6-meter-EOxCxMBJ38.jpg</image><title>Gelombang tinggi. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di 36 wilayah perairan Indonesia dengan tinggi 1.25 sampai 6 meter. Peringatan dini gelombang tinggi berlaku mulai 1-2 Januari 2022.
Peringatan dini gelombang tinggi ini terjadi akibat adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 - 20 knot.
&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan Kep. Anambas, Perairan Kep. Natuna, Laut Natuna, dan Laut Sulawesi,&amp;rdquo; tulis BMKG dari laman resminya, Sabtu (1/1/2022).
BMKG menghimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).&amp;nbsp;
Kemudian, Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; kata BMKG.
Berikut area perairan yang berpotensi terjadi gelombang sedang (1.25 - 2.50 m):1. Perairan Barat Aceh
2. Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai
3. Perairan Belitung
4. Perairan Barat Lampung
5. Samudra Hindia Barat Sumatra
6. Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan&amp;nbsp;
7. Perairan Selatan Banten Hingga P. Sumba
8. Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan
9. Perairan Selatan P. Sawu
10. Perairan Kupang - P. Rotte
11. Laut Sawu
12. Samudra Hindia Selatan Banten Hingga NTT
13. Laut Natuna
14. Laut Jawa
15. Perairan Kalimantan Timur
16. Selat Makassar
17. Perairan Kep. Sabalana Hingga Kep. Selayar
18. Laut Flores Bagian Barat
19. Perairan Kalimantan Utara
20. Laut Sulawesi Bagian Barat Dan Tengah
21. Perairan Utara Sulawesi Utara
22. Laut Maluku Bagian Selatan
23. Perairan Utara Kep. Sula Hingga Kep. Banggai
24. Laut Halmahera
25. Perairan Utara Papua Barat Hingga Papua
26. Samudra Pasifik Utara Papua Barat Hingga Papua
Area perairan dengan gelombang tinggi (2.50 - 4.0 m):
1. Perairan Utara Sabang
2. Selat Malaka Bagian Utara
3. Perairan Kep. Anambas Hingga Kep. Natuna
4. Laut Sulawesi Bagian Timur
5. Perairan Kep. Sangihe Hingga Kep. Talaud
6. Perairan Kep. Sitaro
7. Laut Maluku Bagian Utara
8. Perairan Utara Halmahera
9. Samudra Pasifik Utara Halmahera
Area perairan dengan gelombang sangat tinggi (4.0 - 6.0 m):
1. Laut Natuna Utara. (qlh)</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di 36 wilayah perairan Indonesia dengan tinggi 1.25 sampai 6 meter. Peringatan dini gelombang tinggi berlaku mulai 1-2 Januari 2022.
Peringatan dini gelombang tinggi ini terjadi akibat adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 - 20 knot.
&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan Kep. Anambas, Perairan Kep. Natuna, Laut Natuna, dan Laut Sulawesi,&amp;rdquo; tulis BMKG dari laman resminya, Sabtu (1/1/2022).
BMKG menghimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).&amp;nbsp;
Kemudian, Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; kata BMKG.
Berikut area perairan yang berpotensi terjadi gelombang sedang (1.25 - 2.50 m):1. Perairan Barat Aceh
2. Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai
3. Perairan Belitung
4. Perairan Barat Lampung
5. Samudra Hindia Barat Sumatra
6. Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan&amp;nbsp;
7. Perairan Selatan Banten Hingga P. Sumba
8. Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan
9. Perairan Selatan P. Sawu
10. Perairan Kupang - P. Rotte
11. Laut Sawu
12. Samudra Hindia Selatan Banten Hingga NTT
13. Laut Natuna
14. Laut Jawa
15. Perairan Kalimantan Timur
16. Selat Makassar
17. Perairan Kep. Sabalana Hingga Kep. Selayar
18. Laut Flores Bagian Barat
19. Perairan Kalimantan Utara
20. Laut Sulawesi Bagian Barat Dan Tengah
21. Perairan Utara Sulawesi Utara
22. Laut Maluku Bagian Selatan
23. Perairan Utara Kep. Sula Hingga Kep. Banggai
24. Laut Halmahera
25. Perairan Utara Papua Barat Hingga Papua
26. Samudra Pasifik Utara Papua Barat Hingga Papua
Area perairan dengan gelombang tinggi (2.50 - 4.0 m):
1. Perairan Utara Sabang
2. Selat Malaka Bagian Utara
3. Perairan Kep. Anambas Hingga Kep. Natuna
4. Laut Sulawesi Bagian Timur
5. Perairan Kep. Sangihe Hingga Kep. Talaud
6. Perairan Kep. Sitaro
7. Laut Maluku Bagian Utara
8. Perairan Utara Halmahera
9. Samudra Pasifik Utara Halmahera
Area perairan dengan gelombang sangat tinggi (4.0 - 6.0 m):
1. Laut Natuna Utara. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
