<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petugas Dishub Bekasi yang Kawal Mobil Mewah di Puncak Dipindahtugaskan</title><description>Dadang mengatakan pengawalan tersebut dilakukan oleh anggota atas nama Dede Fahrudin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan"/><item><title>Petugas Dishub Bekasi yang Kawal Mobil Mewah di Puncak Dipindahtugaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 21:34 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan-GawjqQLifM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Patwal Dishub Kota Bekasi ditilang di Puncak (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/337/2526935/petugas-dishub-bekasi-yang-kawal-mobil-mewah-di-puncak-dipindahtugaskan-GawjqQLifM.jpg</image><title>Mobil Patwal Dishub Kota Bekasi ditilang di Puncak (Foto: Ist)</title></images><description>BEKASI - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar angkat bicara soal anak buahnya yang terkena tilang petugas Satlantas Polres Bogor pada Jumat (31/12/2021). Saat itu, anggotanya sedang melakukan pengawalan di Simpang Gadog arah Puncak, Kabupaten Bogor.

Dadang mengatakan pengawalan tersebut dilakukan oleh anggota atas nama Dede Fahrudin. Atas kejadian tersebut, Dede yang sudah melanggar protokol tetap dan juga sudah mengakui bersalah dikenakan sanksi pembinaan.

&amp;ldquo;Karena non ASN ada Perwal Nomor 42 tahun 2017 tentang Pembinaan TKK yang melakukan pelanggaran disiplin ada empat disitu ada hukuman teguran lisan, tulisan, pernyataan tidak puas, dan diberhentikan secara sepihak,&amp;rdquo; jelas Dadang kepada wartawan, Senin (03/01/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8zMS8xLzE0MzM4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Sekarang (petugas dipindah) dari bidang Dalops ke Staf Bidang Umum dan Kepegawaiaan perhari ini,&amp;rdquo; sambungnya.

Dalam kesempatannya, Dadang menjelaskan, saat itu anggota Dishub Dede melakukan pengawalan karena nuraninya membantu. Menurutnya, pengawalan yang seharusnya merupakan tupoksi dari kepolisian. Sehingga, harus melakukan koordinasi dengan pihak polisi.

&amp;ldquo;(dia) melakukan pengamanan itu, dia mengakui itu mah hati nurani saya saja,&amp;rdquo; kata Dadang.

Meski begitu, Dadang mengstakan akan melakukan edukasi dan  sosialisasi lanjutan terkait protap pengawalan yang sudah jelas. Dadang  akan menjelaskan bahwa Dishub tidak mempunyai fungsi pengawalan.

&amp;ldquo;Atas kejadian ini atas nama pimpinan Dishub Kota Bekasi kami mohon  maaf atas kejadian ini kami akan terus melakukan pembinaan sekiranya  belum paham terhadap tupoksi. Saya berharap tidak terjadi lagi.&amp;rdquo;  pungkasnya.


</description><content:encoded>BEKASI - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar angkat bicara soal anak buahnya yang terkena tilang petugas Satlantas Polres Bogor pada Jumat (31/12/2021). Saat itu, anggotanya sedang melakukan pengawalan di Simpang Gadog arah Puncak, Kabupaten Bogor.

Dadang mengatakan pengawalan tersebut dilakukan oleh anggota atas nama Dede Fahrudin. Atas kejadian tersebut, Dede yang sudah melanggar protokol tetap dan juga sudah mengakui bersalah dikenakan sanksi pembinaan.

&amp;ldquo;Karena non ASN ada Perwal Nomor 42 tahun 2017 tentang Pembinaan TKK yang melakukan pelanggaran disiplin ada empat disitu ada hukuman teguran lisan, tulisan, pernyataan tidak puas, dan diberhentikan secara sepihak,&amp;rdquo; jelas Dadang kepada wartawan, Senin (03/01/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8zMS8xLzE0MzM4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Sekarang (petugas dipindah) dari bidang Dalops ke Staf Bidang Umum dan Kepegawaiaan perhari ini,&amp;rdquo; sambungnya.

Dalam kesempatannya, Dadang menjelaskan, saat itu anggota Dishub Dede melakukan pengawalan karena nuraninya membantu. Menurutnya, pengawalan yang seharusnya merupakan tupoksi dari kepolisian. Sehingga, harus melakukan koordinasi dengan pihak polisi.

&amp;ldquo;(dia) melakukan pengamanan itu, dia mengakui itu mah hati nurani saya saja,&amp;rdquo; kata Dadang.

Meski begitu, Dadang mengstakan akan melakukan edukasi dan  sosialisasi lanjutan terkait protap pengawalan yang sudah jelas. Dadang  akan menjelaskan bahwa Dishub tidak mempunyai fungsi pengawalan.

&amp;ldquo;Atas kejadian ini atas nama pimpinan Dishub Kota Bekasi kami mohon  maaf atas kejadian ini kami akan terus melakukan pembinaan sekiranya  belum paham terhadap tupoksi. Saya berharap tidak terjadi lagi.&amp;rdquo;  pungkasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
