<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTM Sudah 100%, Wagub DKI Jakarta: Selesai Sekolah Harap Siswa Langsung Pulang</title><description>Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta peserta didik langsung pulang kerumah usai menjalani pembelajaran tatap muka</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang"/><item><title>PTM Sudah 100%, Wagub DKI Jakarta: Selesai Sekolah Harap Siswa Langsung Pulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang-5geFNcwTIS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/338/2526666/ptm-sudah-100-wagub-dki-jakarta-selesai-sekolah-harap-siswa-langsung-pulang-5geFNcwTIS.JPG</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta peserta didik langsung pulang kerumah usai menjalani pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu sebagai bentuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta.

&quot;Mohon semua orang tua memonitor dan memantau karena kami tenaga pendidikan memiliki keterbatasan, semua bergantung pada kita semua dan utamanya orang tua. Kita punya pengalaman, kasus-kasus kemaren ketika PTM dibuka berapa persen, banyak anak-anak pulang sekolah tidak langsung pulang ke rumah, mampir ke rumah teman, main dan sebagainya. Sehingga ada penambahan Covid-19. Sekali lagi kami minta pulang ke rumah,&quot; ujar Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ariza pun menjelaskan bahwa aturan sudah jelas mengenai PTM. Mulai dari disinfektan, vaksinasi dosis kedua dan lain sebagainya.


&quot;Untuk PTM kan sudah diatur, sesuai ketentuan, semua setiap hari  disinfektan, semua yang sekolah harus sudah mencapai dosis kedua, tenaga  pendidikan juga tidak boleh kurang dari 80 persen. bahkan lansianya  juga harus di atas 50 persen,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ariza mengajak orang tua murid agar mengawasi anak-anaknya saat PTM kembali digelar dengan kapasitas 100 persen.

&quot;Kemudian anak-anak kami sekali lagi, tolong semua keluarga kita,  mari kita jaga anak-anak kita, pastikan kesehatannya terjaga, tidurnya  yang cukup, apalagi selama ini, selama hampir 2 tahun mereka belajar di  rumah ini adalah suasana yang baru seperti dulu ini perlu kita pastikan.  Rutinitas kedepan berbeda dengan sebelumnya, harus terjaga lebih fit  lagi kondisi kesehatannya, makannya, tidurnya, istirahatnya, belajarnya,  juga dan yang lebih penting lagi perjalanan dari rumah ke sekolah dan  sekolah ke rumah,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta peserta didik langsung pulang kerumah usai menjalani pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu sebagai bentuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta.

&quot;Mohon semua orang tua memonitor dan memantau karena kami tenaga pendidikan memiliki keterbatasan, semua bergantung pada kita semua dan utamanya orang tua. Kita punya pengalaman, kasus-kasus kemaren ketika PTM dibuka berapa persen, banyak anak-anak pulang sekolah tidak langsung pulang ke rumah, mampir ke rumah teman, main dan sebagainya. Sehingga ada penambahan Covid-19. Sekali lagi kami minta pulang ke rumah,&quot; ujar Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ariza pun menjelaskan bahwa aturan sudah jelas mengenai PTM. Mulai dari disinfektan, vaksinasi dosis kedua dan lain sebagainya.


&quot;Untuk PTM kan sudah diatur, sesuai ketentuan, semua setiap hari  disinfektan, semua yang sekolah harus sudah mencapai dosis kedua, tenaga  pendidikan juga tidak boleh kurang dari 80 persen. bahkan lansianya  juga harus di atas 50 persen,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ariza mengajak orang tua murid agar mengawasi anak-anaknya saat PTM kembali digelar dengan kapasitas 100 persen.

&quot;Kemudian anak-anak kami sekali lagi, tolong semua keluarga kita,  mari kita jaga anak-anak kita, pastikan kesehatannya terjaga, tidurnya  yang cukup, apalagi selama ini, selama hampir 2 tahun mereka belajar di  rumah ini adalah suasana yang baru seperti dulu ini perlu kita pastikan.  Rutinitas kedepan berbeda dengan sebelumnya, harus terjaga lebih fit  lagi kondisi kesehatannya, makannya, tidurnya, istirahatnya, belajarnya,  juga dan yang lebih penting lagi perjalanan dari rumah ke sekolah dan  sekolah ke rumah,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
