<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wagub DKI: Sebanyak 10.429 Sekolah Gelar PTM 100% Hari Ini</title><description>Ariza menambahkan PTM kembali digelar usai dua tahun menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring akibat pandemi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini"/><item><title>Wagub DKI: Sebanyak 10.429 Sekolah Gelar PTM 100% Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini-8mZQc6rcwE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/338/2526722/wagub-dki-sebanyak-10-429-sekolah-gelar-ptm-100-hari-ini-8mZQc6rcwE.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut sebanyak 10.429 sekolah di Ibu Kota mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pada Senin (3/1/2022).

&quot;Alhamdulillah PTM hari ini diberlakukan 100% di 10.429 sekolah atau sekitar 97,2%,&quot; kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ariza menambahkan PTM kembali digelar usai dua tahun menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring akibat pandemi Covid-19.

&quot;Ini sesuai dengan SKB 4 menteri juga ketentuan dari dinas terkait memang kita ini sudah hampir dua tahun selama ini melakukan pembelajaran jarak jauh dan beberapa bulan terakhir kita melakukan PTM hanya di beberapa sekolah di wilayah DKI jakarta,&quot; ujarnya.

Ariza membeberkan alasan DKI memberanikan diri menggelar PTM di tengah penambahan kasus varian Omicron. Kendati demikian Ia mengimbau masyarakat jangan lengah dan tetap waspada.

&quot;Mulai hari ini memberlakukan PTM 100%. Tentu ini tidak mudah bagi  kita semua, sekali lagi kami minta sekalipun kita bersyukur vaksin DKI  jakarta sudah lebih dari 120% kemudian PCR kita juga sudah sebaik  mungkin dari 10 kali lipat standar diminta WHO, kita langsung terus  melakukan tiga Testing, Tracing, Treatment semua berbagai fasilitas kita  tingkatkan selama ini namun selalu saja setiap hari saya mengingatkan  bahwa pandemi masih ada dan kita tahu omicron angkanya naik terus di  seluruh negara di dunia,&quot; tuturnya.

&quot;WHO menyampaikan tidak kurang dari 89 negara di dunia ada  peningkatan 100% dalam waktu tiga hari saja di minggu lalu. Jadi mari  kita semua berhati-hati termasuk di DKI jakarta. Jadi kami minta  sekalipun yadi vaksin sudah baik pcr nya baik kemudian berbagai dukungan  fasilitas tenaga kesehatan juga baik standby, BOR juga sudah kalian  tahu turun terus di 4% ICU juga turun di 5 6% tidak berarti kita lupa  tetap waspada hati-hati jangan euforia,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut sebanyak 10.429 sekolah di Ibu Kota mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pada Senin (3/1/2022).

&quot;Alhamdulillah PTM hari ini diberlakukan 100% di 10.429 sekolah atau sekitar 97,2%,&quot; kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ariza menambahkan PTM kembali digelar usai dua tahun menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring akibat pandemi Covid-19.

&quot;Ini sesuai dengan SKB 4 menteri juga ketentuan dari dinas terkait memang kita ini sudah hampir dua tahun selama ini melakukan pembelajaran jarak jauh dan beberapa bulan terakhir kita melakukan PTM hanya di beberapa sekolah di wilayah DKI jakarta,&quot; ujarnya.

Ariza membeberkan alasan DKI memberanikan diri menggelar PTM di tengah penambahan kasus varian Omicron. Kendati demikian Ia mengimbau masyarakat jangan lengah dan tetap waspada.

&quot;Mulai hari ini memberlakukan PTM 100%. Tentu ini tidak mudah bagi  kita semua, sekali lagi kami minta sekalipun kita bersyukur vaksin DKI  jakarta sudah lebih dari 120% kemudian PCR kita juga sudah sebaik  mungkin dari 10 kali lipat standar diminta WHO, kita langsung terus  melakukan tiga Testing, Tracing, Treatment semua berbagai fasilitas kita  tingkatkan selama ini namun selalu saja setiap hari saya mengingatkan  bahwa pandemi masih ada dan kita tahu omicron angkanya naik terus di  seluruh negara di dunia,&quot; tuturnya.

&quot;WHO menyampaikan tidak kurang dari 89 negara di dunia ada  peningkatan 100% dalam waktu tiga hari saja di minggu lalu. Jadi mari  kita semua berhati-hati termasuk di DKI jakarta. Jadi kami minta  sekalipun yadi vaksin sudah baik pcr nya baik kemudian berbagai dukungan  fasilitas tenaga kesehatan juga baik standby, BOR juga sudah kalian  tahu turun terus di 4% ICU juga turun di 5 6% tidak berarti kita lupa  tetap waspada hati-hati jangan euforia,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
