<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api di Sleman, Kondisi Mengenaskan</title><description>Wahyu Eka Pramana (16) warga Babelan, Bekasi, Jawa Barat meninggal dunia setelah tertabak kereta api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan"/><item><title>Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api di Sleman, Kondisi Mengenaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan</guid><pubDate>Selasa 04 Januari 2022 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan-ByVYTAwDY3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi jenazah remaja tertabrak kereta api. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/04/340/2527294/remaja-tewas-tertabrak-kereta-api-di-sleman-kondisi-mengenaskan-ByVYTAwDY3.jpg</image><title>Evakuasi jenazah remaja tertabrak kereta api. (Foto: Istimewa)</title></images><description>SLEMAN &amp;ndash; Wahyu Eka Pramana (16)  warga Babelan, Bekasi, Jawa Barat meninggal dunia setelah tertabak kereta api di Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, pukul 11.30 WIB, Selasa (4/1/2022).

Kapolsek Depok Barat Kompol Amin Ruwito mengatakan sebelum tertabarak, awalnya korban berjalan-jalan di pinggir rel kereta api daerah Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman.  Saat berjalan itu, dari arah  timur (Solo)  ke  barat (Yogyakarta) melintas kereta api.

Masinis yang melihat ada orang di sekitar rel langsung  membunyikan klakson,  namun korban tidak langsung minggir.

&amp;ldquo;Karena jarak terlalu dekat, sehingga tertabrak kereta api  itu,&amp;rdquo; ucap Kompol Amin.
Baca juga:&amp;nbsp;Suami Menabrakkan Diri ke Kereta Api Usai Bunuh Istrinya
Korban meninggal di atas rel dengan kondisi cukup mengenaskan. Beberapa bagian tubuh terpisah serta tangan dan kakinya  juga patah. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY

&amp;ldquo;Untuk penyebabnya masih belum mengetahui karena masih dalam penyelidikan,&amp;rdquo; ucapnya.

Amin mengimbau warga agar hati-hati saat berada di sekitar rel kereta api. Sebab kejadian ini bukan yang pertama kali. Termasuk para orang tua yang tinggal di sekitar rel juga harus ketat dalam mengawasi anak-anaknya bermain.

</description><content:encoded>SLEMAN &amp;ndash; Wahyu Eka Pramana (16)  warga Babelan, Bekasi, Jawa Barat meninggal dunia setelah tertabak kereta api di Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, pukul 11.30 WIB, Selasa (4/1/2022).

Kapolsek Depok Barat Kompol Amin Ruwito mengatakan sebelum tertabarak, awalnya korban berjalan-jalan di pinggir rel kereta api daerah Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman.  Saat berjalan itu, dari arah  timur (Solo)  ke  barat (Yogyakarta) melintas kereta api.

Masinis yang melihat ada orang di sekitar rel langsung  membunyikan klakson,  namun korban tidak langsung minggir.

&amp;ldquo;Karena jarak terlalu dekat, sehingga tertabrak kereta api  itu,&amp;rdquo; ucap Kompol Amin.
Baca juga:&amp;nbsp;Suami Menabrakkan Diri ke Kereta Api Usai Bunuh Istrinya
Korban meninggal di atas rel dengan kondisi cukup mengenaskan. Beberapa bagian tubuh terpisah serta tangan dan kakinya  juga patah. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY

&amp;ldquo;Untuk penyebabnya masih belum mengetahui karena masih dalam penyelidikan,&amp;rdquo; ucapnya.

Amin mengimbau warga agar hati-hati saat berada di sekitar rel kereta api. Sebab kejadian ini bukan yang pertama kali. Termasuk para orang tua yang tinggal di sekitar rel juga harus ketat dalam mengawasi anak-anaknya bermain.

</content:encoded></item></channel></rss>
