<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Minta 3 DPO Teroris Poso Serahkan Diri</title><description>Polri meminta kepada tiga orang sisa kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pimpinan Ali Kalora, untuk menyerahkan diri.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri"/><item><title>Polri Minta 3 DPO Teroris Poso Serahkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri</guid><pubDate>Rabu 05 Januari 2022 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri-OTmQJ7Uktd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/05/337/2527717/polri-minta-3-dpo-teroris-poso-serahkan-diri-OTmQJ7Uktd.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polri meminta kepada tiga orang sisa kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pimpinan Ali Kalora, untuk menyerahkan diri.

&quot;Tentu Polri kembali mengimbau kepada pelaku DPO yang lain untuk segera menyerahkan diri kepada Pemerintah dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sekali lagi kami mengimbau kepada DPO yang masih tersisa agar menyerahkan diri kepada Polri,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Menurut Ramadhan, Polri dalam hal ini terus menerus melakukan upaya preventif dalam pengejaran terhadap sisa kelompok terorisme Poso tersebut.

Pasalnya, kata Ramadhan, imbauan menyerahkan diri sudah digaungkan sebelum Ali Kalora pimpinan kelompok itu tertembak hingga saat ini.

&quot;Upaya imbauan ini telah kita lakukan sebelumnya, setelah ditembaknya Ali Kalora, Kapolda Sulteng sudah menghimbau kepada DPO yang tersisa untuk menyerahkan diri kepada Polri,&quot; ujar Ramadhan.

Diketahui sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya sempat kontak  tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada  Selasa 5 Januari 2022 di pegunungan Kabupaten Parigi Moutong.

Dari kontak tembak itu, satu DPO kelompok tersebut Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir tertembak dan meninggal dunia.

Dengan begitu, saat ini sisa tiga orang kelompok itu yang masih  melarikan diri. Mereka adalah, Suardin alias Farhan alias Abu Farhan  dari Poso. Serta dua dari Bima NTB yaitu Jafar alias pak Guru alias  Askar dan Imam alias Galuh alias Nae.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polri meminta kepada tiga orang sisa kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pimpinan Ali Kalora, untuk menyerahkan diri.

&quot;Tentu Polri kembali mengimbau kepada pelaku DPO yang lain untuk segera menyerahkan diri kepada Pemerintah dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sekali lagi kami mengimbau kepada DPO yang masih tersisa agar menyerahkan diri kepada Polri,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Menurut Ramadhan, Polri dalam hal ini terus menerus melakukan upaya preventif dalam pengejaran terhadap sisa kelompok terorisme Poso tersebut.

Pasalnya, kata Ramadhan, imbauan menyerahkan diri sudah digaungkan sebelum Ali Kalora pimpinan kelompok itu tertembak hingga saat ini.

&quot;Upaya imbauan ini telah kita lakukan sebelumnya, setelah ditembaknya Ali Kalora, Kapolda Sulteng sudah menghimbau kepada DPO yang tersisa untuk menyerahkan diri kepada Polri,&quot; ujar Ramadhan.

Diketahui sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya sempat kontak  tembak dengan kelompok teroris Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada  Selasa 5 Januari 2022 di pegunungan Kabupaten Parigi Moutong.

Dari kontak tembak itu, satu DPO kelompok tersebut Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir tertembak dan meninggal dunia.

Dengan begitu, saat ini sisa tiga orang kelompok itu yang masih  melarikan diri. Mereka adalah, Suardin alias Farhan alias Abu Farhan  dari Poso. Serta dua dari Bima NTB yaitu Jafar alias pak Guru alias  Askar dan Imam alias Galuh alias Nae.

</content:encoded></item></channel></rss>
