<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Gus Dur Lupa Tanggal Lahir</title><description>Gus Dur sebenarnya ragu saat menjawab perhitungan bulan kelahirannya tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/06/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/06/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir"/><item><title>Saat Gus Dur Lupa Tanggal Lahir</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/06/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/06/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir</guid><pubDate>Kamis 06 Januari 2022 05:24 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/05/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir-VKC0kFs2ZG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur Okezone/ Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/05/337/2527843/saat-gus-dur-lupa-tanggal-lahir-VKC0kFs2ZG.jpg</image><title>Gus Dur Okezone/ Okezone</title></images><description>JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sering melemparkan guyonan. Namun ada yang yang unik saat Gus Dur lupa tanggal lahirnya. Dikutip dari gusdur.net, saat ia masih kecil Gus Dur mendaftarkan dirinya sebagai siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Jakarta.
(Baca juga: Humor Gus Dur: Diundang Jadi Pelatih Klub Sepakbola di Madura, Berapa Biaya Transfernya?)
Kemudian salah seorang guru pun bertanya kepadanya, &quot;namamu siapa, nak?&quot; &quot;Abdurrahman,&quot; jawab Gus Dur. &quot;Tempat dan tanggal lahir?&quot; tanya guru lagi.
&quot;Jombang...,&quot; setelah mengucapkan tempat lahirnya Gus Dur pun terdiam sejenak.
Ia pun berpikir, tanggal, bulan dan tahun berapa persisnya ia dilahirkan. Setelah ingat dengan lugas ia menjawab pertanyaan gurunya itu. &quot;Tanggal 4, bulan 8, tahun 1940,&quot; ujar Gus Dur kepada guru yang memberi pertanyaan.
Gus Dur sebenarnya ragu saat menjawab perhitungan bulan kelahirannya tadi. Rupanya, ayah dari Alissa Wahid ini hanya hafal bulan Komariyah saja, yaitu hitungan berdasarkan perputara bulan.
Sementara Gus Dur tidak terlalu mengingat bulan Syamsiah, atau hitungan berdasarkan perputaran matahari. Jadi yang disebutkan Gus Dur kepada gurunya itu adalah tanggal lahir di bulan Sya'ban, bulan ke-delapan dalam hitungan Komariyah.

Namun gurunya itu menganggap bahwa yang dikatakan calon muridnya itu adalah Agustus, yakni bulan ke depana dalam hitungan Syamsiah. Oleh karenanya, sejak kejadian itu Gus Dur dianggap lahir pada 4 Agustus 1940. Padahal yang dimaksud pada 4 Syakban 1359 Hijriyah atau 7 September 1940.</description><content:encoded>JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sering melemparkan guyonan. Namun ada yang yang unik saat Gus Dur lupa tanggal lahirnya. Dikutip dari gusdur.net, saat ia masih kecil Gus Dur mendaftarkan dirinya sebagai siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Jakarta.
(Baca juga: Humor Gus Dur: Diundang Jadi Pelatih Klub Sepakbola di Madura, Berapa Biaya Transfernya?)
Kemudian salah seorang guru pun bertanya kepadanya, &quot;namamu siapa, nak?&quot; &quot;Abdurrahman,&quot; jawab Gus Dur. &quot;Tempat dan tanggal lahir?&quot; tanya guru lagi.
&quot;Jombang...,&quot; setelah mengucapkan tempat lahirnya Gus Dur pun terdiam sejenak.
Ia pun berpikir, tanggal, bulan dan tahun berapa persisnya ia dilahirkan. Setelah ingat dengan lugas ia menjawab pertanyaan gurunya itu. &quot;Tanggal 4, bulan 8, tahun 1940,&quot; ujar Gus Dur kepada guru yang memberi pertanyaan.
Gus Dur sebenarnya ragu saat menjawab perhitungan bulan kelahirannya tadi. Rupanya, ayah dari Alissa Wahid ini hanya hafal bulan Komariyah saja, yaitu hitungan berdasarkan perputara bulan.
Sementara Gus Dur tidak terlalu mengingat bulan Syamsiah, atau hitungan berdasarkan perputaran matahari. Jadi yang disebutkan Gus Dur kepada gurunya itu adalah tanggal lahir di bulan Sya'ban, bulan ke-delapan dalam hitungan Komariyah.

Namun gurunya itu menganggap bahwa yang dikatakan calon muridnya itu adalah Agustus, yakni bulan ke depana dalam hitungan Syamsiah. Oleh karenanya, sejak kejadian itu Gus Dur dianggap lahir pada 4 Agustus 1940. Padahal yang dimaksud pada 4 Syakban 1359 Hijriyah atau 7 September 1940.</content:encoded></item></channel></rss>
