<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Kasus Ferdinand Hutahaean, Polri Telah Periksa 15 Orang Saksi</title><description>Ramadhan menyebut kelima saksi ahli itu berasal dari kalangan pemuka agama. Mulai dari saksi ahli agama Islam, Kristen, hingga Buddha.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi"/><item><title>Usut Kasus Ferdinand Hutahaean, Polri Telah Periksa 15 Orang Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi</guid><pubDate>Sabtu 08 Januari 2022 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi-TSfWyPmyEb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdinan Hutahaean (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/08/337/2529106/usut-kasus-ferdinand-hutahaean-polri-telah-periksa-15-orang-saksi-TSfWyPmyEb.jpg</image><title>Ferdinan Hutahaean (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA Ferdinand Hutahaean.

&quot;Sudah 15 orang saksi yang sudah diperiksa. Terdiri dari 5 saksi dan 10 saksi ahli,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Ramadhan menyebut kelima saksi ahli itu berasal dari kalangan pemuka agama. Mulai dari saksi ahli agama Islam, Kristen, hingga Buddha.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Ada tambahan saksi ahli dari beberapa agama. Jadi saksi ahli agama Islam, saksi ahli agama Kristen, saksi ahli agama Katolik, saksi ahli agama Hindu, saksi agama Buddha,&quot; ujar Ramadhan.

Ramadhan memastikan penyidik akan melakukan penyidikan secara teliti dan profesional. Karenanya, penyidik Bareskrim bakal memanggil Ferdinand pada Senin mendatang.

&quot;Tentu ini kita lakukan secara teliti dan profesional. Untuk itu,  kita tunggu teman-teman penanganan yang dilakukan penyidik Direktorat  Siber. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan tentunya menunggu hari  Senin nanti saudara FH dipanggil sebagai saksi,&quot; ucap Ramadhan.

Bareskrim Polri resmi meningkatkan status perkara dugaan ujaran  kebencian bermuatan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA), yang  dilakukan oleh eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, ke  tahap penyidikan.

Pada perkara ini, Ferdinand disangka melanggar Pasal 45A ayat (2)  Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang  ITE dan juga Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) KUHP.</description><content:encoded>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA Ferdinand Hutahaean.

&quot;Sudah 15 orang saksi yang sudah diperiksa. Terdiri dari 5 saksi dan 10 saksi ahli,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

Ramadhan menyebut kelima saksi ahli itu berasal dari kalangan pemuka agama. Mulai dari saksi ahli agama Islam, Kristen, hingga Buddha.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Ada tambahan saksi ahli dari beberapa agama. Jadi saksi ahli agama Islam, saksi ahli agama Kristen, saksi ahli agama Katolik, saksi ahli agama Hindu, saksi agama Buddha,&quot; ujar Ramadhan.

Ramadhan memastikan penyidik akan melakukan penyidikan secara teliti dan profesional. Karenanya, penyidik Bareskrim bakal memanggil Ferdinand pada Senin mendatang.

&quot;Tentu ini kita lakukan secara teliti dan profesional. Untuk itu,  kita tunggu teman-teman penanganan yang dilakukan penyidik Direktorat  Siber. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan tentunya menunggu hari  Senin nanti saudara FH dipanggil sebagai saksi,&quot; ucap Ramadhan.

Bareskrim Polri resmi meningkatkan status perkara dugaan ujaran  kebencian bermuatan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA), yang  dilakukan oleh eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, ke  tahap penyidikan.

Pada perkara ini, Ferdinand disangka melanggar Pasal 45A ayat (2)  Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang  ITE dan juga Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) KUHP.</content:encoded></item></channel></rss>
