<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beredar Video Ketua Golkar Bekasi Sebut Rahmat Effendi Tak Kena OTT KPK</title><description>Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk"/><item><title>Beredar Video Ketua Golkar Bekasi Sebut Rahmat Effendi Tak Kena OTT KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk</guid><pubDate>Sabtu 08 Januari 2022 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk-Lw4h5XYOw2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Golkar Bekasi Ade Puspitasari sedang pidato dan bicara soal penangkapan Rahmat Effendi (Foto: IG Infobekasi.coo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/08/337/2529328/beredar-video-ketua-golkar-bekasi-sebut-rahmat-effendi-tak-kena-ott-kpk-Lw4h5XYOw2.jpg</image><title>Ketua Golkar Bekasi Ade Puspitasari sedang pidato dan bicara soal penangkapan Rahmat Effendi (Foto: IG Infobekasi.coo)</title></images><description>BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Namun, hal tersebut dibantah Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari.
Menurut Ade, Rahmat Effendi tidak pernah tertangkap sedang melakukan transaksi. Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi.coo, terlihat Ade yang berpakaian nuansa kuning-hitam sedang berdiri pada suatu mimbar melakukan pidatonya.
&quot;Logikanya, OTT itu, saya ada transaksi, saya serahkan terus kegep. Benar gak? Ini Tidak ada,&quot; kata Ade Puspita dalam bunyi video tersebut, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Detik-Detik OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bersama Uang Miliaran di Rumah Dinasnya
Lebih lanjut, Ade menegaskan, uang yang dihadirkan KPK saat konferensi pers di Gedung KPK pada Kamis 6 Januari 2022 silam tidak dibawa KPK dari pendopo Wali Kota Bekasi. Menurutnya, kepemilikan uang tersebut berasal dari pihak ketiga dan dari hasil pengembangan.

&quot;Uang yang ada di KPK itu uang yang ada di luaran dari pihak ketiga, dari Kepala Dinas, dari Camat. Itu pengembangan, tidak ada OTT,&quot; tegas dia.

Ade juga mengatakan, penangkapan Rahmat Effendi juga disaksikan oleh banyak orang, termasuk staf yang sedang berada di rumah. Ade meyakinkan penjemputan Rahmat Effendi tidak membawa barang bukti uang.

&quot;KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun,&quot; tambah Ade.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sumbangan Masjid, Kode Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Minta Uang Suap
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzY1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Anggota DPRD Jawa Barat tersebut menduga penangkapan Bang Pepen merupakan incaran dari pihak-pihak tertentu terhadap Partai Golkar. Menurutnya, penangkapan ini untuk membunuh karakter dari sosok Wali Kota Bekasi.

&quot;Memang ini pembunuhan karakter, memang ini kuning sedang diincar, kita tahu sama tahu siapa yang mengincar ini,&quot; ungkapnya.

&quot;Tapi nanti di 2024, jika kuning koalisi dengan oranye, matilah warna lain,&quot; sambung dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ade mengatakan pesan tersebut disampaikannya kepada para garder berlogo pohon beringin agar tidak terusik dengan gerakan-gerakan destruktif. &quot;Bahwa yang saya sampaikan adalah motivasi dan suplementasi kepada kader agar tidak terusik oleh bisingnya gerakan destruktif terhadap kader Golkar kota Bekasi,&quot; kata Ade kepada awak media.
</description><content:encoded>BEKASI - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Namun, hal tersebut dibantah Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ade Puspitasari.
Menurut Ade, Rahmat Effendi tidak pernah tertangkap sedang melakukan transaksi. Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi.coo, terlihat Ade yang berpakaian nuansa kuning-hitam sedang berdiri pada suatu mimbar melakukan pidatonya.
&quot;Logikanya, OTT itu, saya ada transaksi, saya serahkan terus kegep. Benar gak? Ini Tidak ada,&quot; kata Ade Puspita dalam bunyi video tersebut, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Detik-Detik OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Bersama Uang Miliaran di Rumah Dinasnya
Lebih lanjut, Ade menegaskan, uang yang dihadirkan KPK saat konferensi pers di Gedung KPK pada Kamis 6 Januari 2022 silam tidak dibawa KPK dari pendopo Wali Kota Bekasi. Menurutnya, kepemilikan uang tersebut berasal dari pihak ketiga dan dari hasil pengembangan.

&quot;Uang yang ada di KPK itu uang yang ada di luaran dari pihak ketiga, dari Kepala Dinas, dari Camat. Itu pengembangan, tidak ada OTT,&quot; tegas dia.

Ade juga mengatakan, penangkapan Rahmat Effendi juga disaksikan oleh banyak orang, termasuk staf yang sedang berada di rumah. Ade meyakinkan penjemputan Rahmat Effendi tidak membawa barang bukti uang.

&quot;KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun,&quot; tambah Ade.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sumbangan Masjid, Kode Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Minta Uang Suap
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzY1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Anggota DPRD Jawa Barat tersebut menduga penangkapan Bang Pepen merupakan incaran dari pihak-pihak tertentu terhadap Partai Golkar. Menurutnya, penangkapan ini untuk membunuh karakter dari sosok Wali Kota Bekasi.

&quot;Memang ini pembunuhan karakter, memang ini kuning sedang diincar, kita tahu sama tahu siapa yang mengincar ini,&quot; ungkapnya.

&quot;Tapi nanti di 2024, jika kuning koalisi dengan oranye, matilah warna lain,&quot; sambung dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ade mengatakan pesan tersebut disampaikannya kepada para garder berlogo pohon beringin agar tidak terusik dengan gerakan-gerakan destruktif. &quot;Bahwa yang saya sampaikan adalah motivasi dan suplementasi kepada kader agar tidak terusik oleh bisingnya gerakan destruktif terhadap kader Golkar kota Bekasi,&quot; kata Ade kepada awak media.
</content:encoded></item></channel></rss>
