<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Keracunan Makanan, Belasan Anak Panti di Medan Dilarikan ke Puskesmas</title><description>M mengaku awalnya mereka tidak merasakan ada yang aneh usai mengonsumsi makanan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas"/><item><title>Diduga Keracunan Makanan, Belasan Anak Panti di Medan Dilarikan ke Puskesmas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas</guid><pubDate>Sabtu 08 Januari 2022 14:16 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas-1kxe1YlF4T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak panti asuhan di Medan diduga keracunan makanan (Foto: Wahyudi Aulia Siregar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/08/340/2529225/diduga-keracunan-makanan-belasan-anak-panti-di-medan-dilarikan-ke-puskesmas-1kxe1YlF4T.jpg</image><title>Anak panti asuhan di Medan diduga keracunan makanan (Foto: Wahyudi Aulia Siregar)</title></images><description>MEDAN - Diduga keracunan, belasan anak Panti Asuhan Yayasan Darul Aitam di Jalan Medan Area Selatan, Kota Medan, Sumatera Utara dialirkan ke Puskesmas Medan Area karena mengalami muntah-muntah.
Mereka diduga mengalami keracunan dari makanan yang diberikan penderma kepada mereka. &quot;Tadi malam kami makan pemberian orang. Ada 15 orang kami yang makan. Kebab, Jus Terong Belanda sama Teh Boba,&quot; kata M (14) salah seorang korban keracunan, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;5 Insiden Keracunan di Pesta Pernikahan, 1 Orang Meninggal Dunia
M mengaku awalnya mereka tidak merasakan ada yang aneh usai mengonsumsi makanan tersebut. Namun saat pagi tadi, kepala mereka terasa pusing dan sakit perut.
&quot;Memang seperti ada yang aneh di makanannya. Tapi enggak curiga, namanya pemberian orang,&quot; pungkasnya.
PLH Kepala Puskesmas Medan Area, Dr Devrinawati, mengatakan belasan anak yang keracunan makanan sudah diberikan obat dan kondisi mereka saat ini dalam kondisi aman. &quot;Nanti kalau semuanya sudah mulai stabil akan kami perbolehkan pulang,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gadis Cantik Terdakwa Satai Beracun Dituntut 18 Tahun Penjara
Devrinawati menambahkan, penyebab awal belasan anak mengalami muntah-muntah akan diselidiki pihaknya dengan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan. &amp;ldquo;Kata mereka pagi tadi makan ati ampela, namun tadi malam mereka dapat makan kebab,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>MEDAN - Diduga keracunan, belasan anak Panti Asuhan Yayasan Darul Aitam di Jalan Medan Area Selatan, Kota Medan, Sumatera Utara dialirkan ke Puskesmas Medan Area karena mengalami muntah-muntah.
Mereka diduga mengalami keracunan dari makanan yang diberikan penderma kepada mereka. &quot;Tadi malam kami makan pemberian orang. Ada 15 orang kami yang makan. Kebab, Jus Terong Belanda sama Teh Boba,&quot; kata M (14) salah seorang korban keracunan, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;5 Insiden Keracunan di Pesta Pernikahan, 1 Orang Meninggal Dunia
M mengaku awalnya mereka tidak merasakan ada yang aneh usai mengonsumsi makanan tersebut. Namun saat pagi tadi, kepala mereka terasa pusing dan sakit perut.
&quot;Memang seperti ada yang aneh di makanannya. Tapi enggak curiga, namanya pemberian orang,&quot; pungkasnya.
PLH Kepala Puskesmas Medan Area, Dr Devrinawati, mengatakan belasan anak yang keracunan makanan sudah diberikan obat dan kondisi mereka saat ini dalam kondisi aman. &quot;Nanti kalau semuanya sudah mulai stabil akan kami perbolehkan pulang,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gadis Cantik Terdakwa Satai Beracun Dituntut 18 Tahun Penjara
Devrinawati menambahkan, penyebab awal belasan anak mengalami muntah-muntah akan diselidiki pihaknya dengan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan. &amp;ldquo;Kata mereka pagi tadi makan ati ampela, namun tadi malam mereka dapat makan kebab,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
