<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Relawan Buang Sesaji, Bupati Lumajang Kecewa: Cari Orang Itu!</title><description>Cak Thoriq, sapaan akrabnya mengakui kekecewaannya terhadap ulah sang pria relawan tersebut</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu"/><item><title>Viral Relawan Buang Sesaji, Bupati Lumajang Kecewa: Cari Orang Itu!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu</guid><pubDate>Senin 10 Januari 2022 05:20 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu-Ovxz5Gt8mY.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Viral Pria Buangg Sesaji di Gunung Semeru (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/10/337/2529677/viral-relawan-buang-sesaji-bupati-lumajang-kecewa-cari-orang-itu-Ovxz5Gt8mY.JPG</image><title>Viral Pria Buangg Sesaji di Gunung Semeru (Foto: Ist)</title></images><description>LUMAJANG - Bupati Lumajang Thoriqul Haq memastikan pria yang membuang sesaji di Gunung Semeru, bukanlah warganya. Pria tersebut adalah bagian dari relawan Gunung Semeru yang tengah berada di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Cak Thoriq, sapaan akrabnya mengakui kekecewaannya terhadap ulah sang pria relawan tersebut, yang justru tidak mengurusi tugasnya. Apalagi hal itu ia nilai melanggar nilai ada di masyarakat lokal sekitar Gunung Semeru.

&quot;Apapun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Karena itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang&quot; ucap Cak Thoriq, melalui rilisnya, pada Minggu malam (9/1/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzYyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ia pun berencana bakal meminta bantuan kepada kepolisian untuk mencari siapa sosok pria yang ada melakukan aksinya itu.

&quot;Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari, dari mana orang itu, atau identitasnya siapa itu, dari kelompok mana itu. Saya minta segera untuk dicari, dan saya minta harus untuk pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang ada di Lumajang saat ini damai,&quot; paparnya.

Di sisi lain, Cak Thoriq berencana bakal mengedukasi para relawan yang masih bertugas di kawasan bencana erupsi Gunung Semeru, agar menghormati kearifan lokal warga setempat.

&quot;Harus ada segera langkah-langkah melakukan pemahaman kembali kepada  seluruh relawan yang datang di Lumajang adalah prioritasnya urusan  kemanusiaan. Ada masyarakat kena bencana, relawan datang karena urusan  kemanusiaan bukan karena urusan lain,&quot; tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video pembuangan sesaji di kawasan  Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang viral beredar di media  sosial. Ada dua video yang beredar berdurasi 30 detik dan 20 detik.

Tampak di dua video itu, pria dengan menggunakan pakaian abu-abu,  rompi hitam, dan  penutup kepala berwarna hitam membuang dan menumpahkan  beberapa sesaji. Sesaji berupa beras, bunga, pisang, yang diletakkan di  sebuah tempat dibuang pria yang bersangkutan.

Bahkan di video yang dilihat tersebut, pria ini mengambil sebuah  sesaji yang diduga dijadikan rangkaian sembahyang agama Hindu. Sebab  terlihat sesaji berupa canang sari diambil dari tempat persembahyangan  kecil agama Hindu yang biasanya ada di rumah-rumah, atau desa. Sesaji  itu ia buang sambil mengucapkan takbir beberapa kali.</description><content:encoded>LUMAJANG - Bupati Lumajang Thoriqul Haq memastikan pria yang membuang sesaji di Gunung Semeru, bukanlah warganya. Pria tersebut adalah bagian dari relawan Gunung Semeru yang tengah berada di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Cak Thoriq, sapaan akrabnya mengakui kekecewaannya terhadap ulah sang pria relawan tersebut, yang justru tidak mengurusi tugasnya. Apalagi hal itu ia nilai melanggar nilai ada di masyarakat lokal sekitar Gunung Semeru.

&quot;Apapun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Karena itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang&quot; ucap Cak Thoriq, melalui rilisnya, pada Minggu malam (9/1/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNy8xLzE0MzYyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ia pun berencana bakal meminta bantuan kepada kepolisian untuk mencari siapa sosok pria yang ada melakukan aksinya itu.

&quot;Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari, dari mana orang itu, atau identitasnya siapa itu, dari kelompok mana itu. Saya minta segera untuk dicari, dan saya minta harus untuk pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang ada di Lumajang saat ini damai,&quot; paparnya.

Di sisi lain, Cak Thoriq berencana bakal mengedukasi para relawan yang masih bertugas di kawasan bencana erupsi Gunung Semeru, agar menghormati kearifan lokal warga setempat.

&quot;Harus ada segera langkah-langkah melakukan pemahaman kembali kepada  seluruh relawan yang datang di Lumajang adalah prioritasnya urusan  kemanusiaan. Ada masyarakat kena bencana, relawan datang karena urusan  kemanusiaan bukan karena urusan lain,&quot; tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video pembuangan sesaji di kawasan  Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang viral beredar di media  sosial. Ada dua video yang beredar berdurasi 30 detik dan 20 detik.

Tampak di dua video itu, pria dengan menggunakan pakaian abu-abu,  rompi hitam, dan  penutup kepala berwarna hitam membuang dan menumpahkan  beberapa sesaji. Sesaji berupa beras, bunga, pisang, yang diletakkan di  sebuah tempat dibuang pria yang bersangkutan.

Bahkan di video yang dilihat tersebut, pria ini mengambil sebuah  sesaji yang diduga dijadikan rangkaian sembahyang agama Hindu. Sebab  terlihat sesaji berupa canang sari diambil dari tempat persembahyangan  kecil agama Hindu yang biasanya ada di rumah-rumah, atau desa. Sesaji  itu ia buang sambil mengucapkan takbir beberapa kali.</content:encoded></item></channel></rss>
