<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Jawa-Bali Capai 36%, Luhut Sebut Bakal Terus Ditingkatkan</title><description>Luhut mengatakan pemerintah akan terus mendorong agar cakupan vaksinasi terhadap anak ditingkatkan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan"/><item><title>Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Jawa-Bali Capai 36%, Luhut Sebut Bakal Terus Ditingkatkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan</guid><pubDate>Senin 10 Januari 2022 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan-1nCppAxQy0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Pandjaitan (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/10/337/2530024/vaksinasi-anak-6-11-tahun-di-jawa-bali-capai-36-luhut-sebut-bakal-terus-ditingkatkan-1nCppAxQy0.jpg</image><title>Luhut Pandjaitan (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, vaksinasi anak 6-11 tahun baru mencapai 36 persen. Ia mengaku belum puas dan akan terus meningkatkan jumlah capaian vaksinas tersebut.

&quot;Dosis pertama anak-anak di Jawa-Bali sudah mencapai 36% dari pencapaian tersebut pemerintah masih belum puas kita akan mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak terus meningkat,&quot; kata Luhut dalam konferensi pers virtual 'evaluasi PPKM', Senin (10/1/2022).

Selain itu, Luhut mendorong vaksinasi dosis satu umum dan lansia masih di bawah 50 persen untuk menjadi prioritas percepatan. Sebanyak 13,6 juta atau 9 persen belum terlindungi vaksinasi.

&quot;Kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis satu umum dan lansia masih dibawah 50% menjadi prioritas pengawasan percepatan vaksinasi seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lain-lain,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Gelar Vaksinasi Anak, Polda Kaltim Terjunkan Tokoh Super Hero

&quot;Kita ketahui, banyak yang terkena varian delta yang belum divaksin. Namun, kita harus hati-hati meskipun antibodi sudah tinggi baik dari vaksinasi maupun karena terinveksi sebelumnya. Masih ada 13,6 juta orang di Jawa-Bali atau 9 persen yang belum terlindungi. Jadi angka ini tidak kecil,&quot; ucapnya.
Luhut melanjutkan, hal tersebut yang mengharuskan pemerintah mendorong percepatan vaksinasi dosis satu khususnya di Kabupaten atau Kota yang masih dibawah 50 persen.

&quot;Berita baiknya saat ini hanya 2 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dengan kondisi dosis satu masih dibawah 50 persen,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, vaksinasi anak 6-11 tahun baru mencapai 36 persen. Ia mengaku belum puas dan akan terus meningkatkan jumlah capaian vaksinas tersebut.

&quot;Dosis pertama anak-anak di Jawa-Bali sudah mencapai 36% dari pencapaian tersebut pemerintah masih belum puas kita akan mendorong lagi agar jumlah vaksinasi anak terus meningkat,&quot; kata Luhut dalam konferensi pers virtual 'evaluasi PPKM', Senin (10/1/2022).

Selain itu, Luhut mendorong vaksinasi dosis satu umum dan lansia masih di bawah 50 persen untuk menjadi prioritas percepatan. Sebanyak 13,6 juta atau 9 persen belum terlindungi vaksinasi.

&quot;Kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis satu umum dan lansia masih dibawah 50% menjadi prioritas pengawasan percepatan vaksinasi seperti wilayah Pamekasan, Sumenep, Bangkalan, dan lain-lain,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Gelar Vaksinasi Anak, Polda Kaltim Terjunkan Tokoh Super Hero

&quot;Kita ketahui, banyak yang terkena varian delta yang belum divaksin. Namun, kita harus hati-hati meskipun antibodi sudah tinggi baik dari vaksinasi maupun karena terinveksi sebelumnya. Masih ada 13,6 juta orang di Jawa-Bali atau 9 persen yang belum terlindungi. Jadi angka ini tidak kecil,&quot; ucapnya.
Luhut melanjutkan, hal tersebut yang mengharuskan pemerintah mendorong percepatan vaksinasi dosis satu khususnya di Kabupaten atau Kota yang masih dibawah 50 persen.

&quot;Berita baiknya saat ini hanya 2 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dengan kondisi dosis satu masih dibawah 50 persen,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
