<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Kunjungan KSAL Australia, Kepala Bakamla Bahas Keamanan Maritim</title><description>Aan Kurnia juga bertanya perihal sasaran strategis dan implementasi dari Pakta Keamanan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AUKUS) dalam membangun kapal selam bertenaga nuklir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim"/><item><title>Terima Kunjungan KSAL Australia, Kepala Bakamla Bahas Keamanan Maritim</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim</guid><pubDate>Selasa 11 Januari 2022 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim-MbuWKPjg94.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bakamla RI terima kunjungan KSAL Australia (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/11/337/2530724/terima-kunjungan-ksal-australia-kepala-bakamla-bahas-keamanan-maritim-MbuWKPjg94.jpg</image><title>Kepala Bakamla RI terima kunjungan KSAL Australia (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menerima kunjungan kehormatan Australia Chief of Navy (KSAL Australia) Vice Admiral Michael Noonan di Markas Besar Bakamla RI, Jakarta, Selasa (11/1/2022).
Dalam pertemuan itu, kedua sahabat yang juga pimpinan lembaga di negaranya berdiskusi perihal keamanan maritim di kawasan,&amp;nbsp; khususnya peran Indonesia dan Australian dalam mewujudkan kawasan yang aman dan damai.
Aan Kurnia juga bertanya perihal sasaran strategis dan implementasi dari Pakta Keamanan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AUKUS) dalam membangun kapal selam bertenaga nuklir.
Michael Noonan menjelaskan bahwa kemitraan keamanan antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) bukan pakta pertahanan. Kata dia, AUKUS adalah wadah yang memungkinkan ketiga negara berbagi teknologi dan kemampuan dengan baik.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla dan Vietnam Coast Guard Jalin Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Maritim
Menurutnya, dalam lingkup strategis yang berubah cepat, maka partisipasi Australia dalam AUKUS akan memperkuat kemampuan pihaknya dalam bekerja sama dengan mitra regional untuk mendukung stabilitas dan keamanan regional.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla Bangun Pangkalan Armada di Gorontalo Utara untuk Mengamankan Laut
Vice Admiral Michael Noonan meyakinkan bahwa kesepakatan ini tidak mengubah komitmen Australia terhadap Indonesia untuk saling bekerja sama dalam menjaga keamanan laut kawasan.
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus mendorong kawasan yang damai dan aman dengan ASEAN sebagai pusatnya. Walaupun kapal selam ini akan bertenaga nuklir, kapal selam ini tidak akan membawa sejata nuklir,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, Aan Kurnia menyatakan bahwa Bakamla RI siap bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan regional dengan Australia. Saat ini, lanjut dia, Bakamla RI telah memiliki dasar hukum kerja sama dengan mitra kerja Australia yaitu Australian Border Force (ABF) tentang kerja sama keamanan laut.Pada kunjungan kali ini, Vice Admiral Michael Noonan beserta rombongan berkesempatan berkunjung ke KPIML Bakamla RI (Puskodal) guna melihat sistem pemantauan Bakamla RI terhadap keamanan dan keselamatan laut di perairan Indonesia yang bekerja 24 jam selama 7 hari.
Turut serta bersama Vice Admiral Michael Noonan yakni Warrant Officer Deb Butterworth, LEUT Matthew Newman, Captain Rod Griffiths dan Chief Petty Officer Warner Barrie.
Dan turut mendampingi Kepala Bakamla RI yakni Sestama Bakamla RI Laksda TNI S Irawan, M.M., Deputi Inhuker Laksda Bakamla Drs. I Putu Arya Angga S, Deputi Jakstra Laksda Bakamla Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), Direktur Kerja sama Laksma Bakamla Sandy M Latief dan Kabag Humas Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr. Hanla.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla RI dan Turkish Coast Guard Sepakati Kerja Sama di Bidang Keamanan Maritim</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menerima kunjungan kehormatan Australia Chief of Navy (KSAL Australia) Vice Admiral Michael Noonan di Markas Besar Bakamla RI, Jakarta, Selasa (11/1/2022).
Dalam pertemuan itu, kedua sahabat yang juga pimpinan lembaga di negaranya berdiskusi perihal keamanan maritim di kawasan,&amp;nbsp; khususnya peran Indonesia dan Australian dalam mewujudkan kawasan yang aman dan damai.
Aan Kurnia juga bertanya perihal sasaran strategis dan implementasi dari Pakta Keamanan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AUKUS) dalam membangun kapal selam bertenaga nuklir.
Michael Noonan menjelaskan bahwa kemitraan keamanan antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) bukan pakta pertahanan. Kata dia, AUKUS adalah wadah yang memungkinkan ketiga negara berbagi teknologi dan kemampuan dengan baik.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla dan Vietnam Coast Guard Jalin Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Maritim
Menurutnya, dalam lingkup strategis yang berubah cepat, maka partisipasi Australia dalam AUKUS akan memperkuat kemampuan pihaknya dalam bekerja sama dengan mitra regional untuk mendukung stabilitas dan keamanan regional.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla Bangun Pangkalan Armada di Gorontalo Utara untuk Mengamankan Laut
Vice Admiral Michael Noonan meyakinkan bahwa kesepakatan ini tidak mengubah komitmen Australia terhadap Indonesia untuk saling bekerja sama dalam menjaga keamanan laut kawasan.
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus mendorong kawasan yang damai dan aman dengan ASEAN sebagai pusatnya. Walaupun kapal selam ini akan bertenaga nuklir, kapal selam ini tidak akan membawa sejata nuklir,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, Aan Kurnia menyatakan bahwa Bakamla RI siap bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan regional dengan Australia. Saat ini, lanjut dia, Bakamla RI telah memiliki dasar hukum kerja sama dengan mitra kerja Australia yaitu Australian Border Force (ABF) tentang kerja sama keamanan laut.Pada kunjungan kali ini, Vice Admiral Michael Noonan beserta rombongan berkesempatan berkunjung ke KPIML Bakamla RI (Puskodal) guna melihat sistem pemantauan Bakamla RI terhadap keamanan dan keselamatan laut di perairan Indonesia yang bekerja 24 jam selama 7 hari.
Turut serta bersama Vice Admiral Michael Noonan yakni Warrant Officer Deb Butterworth, LEUT Matthew Newman, Captain Rod Griffiths dan Chief Petty Officer Warner Barrie.
Dan turut mendampingi Kepala Bakamla RI yakni Sestama Bakamla RI Laksda TNI S Irawan, M.M., Deputi Inhuker Laksda Bakamla Drs. I Putu Arya Angga S, Deputi Jakstra Laksda Bakamla Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), Direktur Kerja sama Laksma Bakamla Sandy M Latief dan Kabag Humas Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr. Hanla.
Baca juga:&amp;nbsp;Bakamla RI dan Turkish Coast Guard Sepakati Kerja Sama di Bidang Keamanan Maritim</content:encoded></item></channel></rss>
