<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Positif Omicron di Tangsel Bertambah Jadi 5 Kasus, Terbaru dari Transmisi Lokal</title><description>Dengan begitu, jumlah yang terpapar bertambah 1 menjadi 5 pasien.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal"/><item><title>Positif Omicron di Tangsel Bertambah Jadi 5 Kasus, Terbaru dari Transmisi Lokal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal</guid><pubDate>Jum'at 14 Januari 2022 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal-Uab0yUlp54.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kadinkes Tangsel, Alin Hendarlin (Foto: MPI/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/14/338/2532165/positif-omicron-di-tangsel-bertambah-jadi-5-kasus-terbaru-dari-transmisi-lokal-Uab0yUlp54.JPG</image><title>Kadinkes Tangsel, Alin Hendarlin (Foto: MPI/Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkapkan bahwa penyebaran Covid-19 varian Omicron kembali ditemukan. Dengan begitu, jumlah yang terpapar bertambah 1 menjadi 5 pasien.

Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendralin mengatakan, penambahan 1 kasus itu merupakan transmisi lokal tanpa ada riwayat pasien melakukan perjalanan luar negeri.

&quot;Transmisi lokal. Per kemarin ya, sudah dirawat di Rumah Lawan Covid,&quot; katanya, Jumat (14/01/22).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi81LzE0MzgwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurut Alin, penularan varian Omicron sulit dideteksi lantaran mereka yang terpapar umumya tak menunjukkan gejala serius. Bahkan kata dia, pasien terpapar Omicron bisa saja terlihat biasa-biasa saja.

&quot;Artinya kan itu tadi pada saat virus itu ada, mungkin dia sudah  bertransmisi di sini. Kita nggak tahu di antara kita juga mungkin kalau  diperiksa satu-persatu juga mungkin bisa aja ya, karena omicron ini kan  tidak bergejala, kalau bergejala juga ringan seperti batuk biasa bahkan  tidak bergejala,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, jumlah pasien terpapar Omicron di Tangsel mencapai 4  orang. Satu di antaranya terkonfirmasi positif usai pulang dari Amerika  Serikat. Lalu 2 pasien pasangan suami-isteri dan terakhir seorang lansia  berusia 60 tahun.</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkapkan bahwa penyebaran Covid-19 varian Omicron kembali ditemukan. Dengan begitu, jumlah yang terpapar bertambah 1 menjadi 5 pasien.

Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendralin mengatakan, penambahan 1 kasus itu merupakan transmisi lokal tanpa ada riwayat pasien melakukan perjalanan luar negeri.

&quot;Transmisi lokal. Per kemarin ya, sudah dirawat di Rumah Lawan Covid,&quot; katanya, Jumat (14/01/22).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi81LzE0MzgwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurut Alin, penularan varian Omicron sulit dideteksi lantaran mereka yang terpapar umumya tak menunjukkan gejala serius. Bahkan kata dia, pasien terpapar Omicron bisa saja terlihat biasa-biasa saja.

&quot;Artinya kan itu tadi pada saat virus itu ada, mungkin dia sudah  bertransmisi di sini. Kita nggak tahu di antara kita juga mungkin kalau  diperiksa satu-persatu juga mungkin bisa aja ya, karena omicron ini kan  tidak bergejala, kalau bergejala juga ringan seperti batuk biasa bahkan  tidak bergejala,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, jumlah pasien terpapar Omicron di Tangsel mencapai 4  orang. Satu di antaranya terkonfirmasi positif usai pulang dari Amerika  Serikat. Lalu 2 pasien pasangan suami-isteri dan terakhir seorang lansia  berusia 60 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
