<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Warga Malang Terpapar Covid-19 Omicron, Satu Lingkungan Lockdown</title><description>Sejumlah warga Kabupaten Malang dikonfirmasi terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 Omicron.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown"/><item><title>Tiga Warga Malang Terpapar Covid-19 Omicron, Satu Lingkungan Lockdown</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown</guid><pubDate>Sabtu 15 Januari 2022 19:59 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown-T2aybbD4UU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/15/340/2532746/tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown-T2aybbD4UU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>MALANG - Sejumlah warga Kabupaten Malang dikonfirmasi terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 Omicron. Ketiga pasien ini berasal Jalan Segaran IV RT 10 RW 2 Segaran, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dari informasi yang dihimpun, pasien tersebut telah dijemput dan dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Kepanjen, pada Sabtu pagi (15/1/2022) pukul 10.15 WIB.

Sementara lingkungan sekitar lokasi ditutup dari keluar masuk akses warga dari luar lingkungan. Warga dari luar lingkungan yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan untuk memasuki Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Segaran.

Tampak petugas dari Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari berjaga di tenda yang terpasang di ujung jalan masuk kompleks permukiman.

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengakui ada tiga warganya positif terpapar Covid-19 Omicron. Tetapi dirinya tak mengetahui pasti sebab ia hanya diberikan informasi dari pihak perangkat Desa Banjararum.

&quot;Itu kalau detailnya saya tidak tahu pasti, dapat info dari perangkat  desa, warga saya ada yang positif saya sendiri tidak tahu. Sebelum  ditutup pihak kesehatan datang ke sini, dijemput dibawa ke rusunawa  Kepanjen. Satu keluarga ibu dan anak sama cucunya satu,&quot; kata Herman  ditemui wartawan di Jalan Segaran, Banjararum, Singosari, Kabupaten  Malang, Sabtu sore.

Menurutnya, tiga warganya terpapar Covid-19 Omicron terdiri dari  seorang balita berusia 16 bulan dan dua orang perempuan yang tak lain  adalah ibu dan nenek dari sang balita tersebut.

&quot;Tiga orang dewasa dua orang, anak-anak satu, yang perempuan dua,  satu laki-laki itu anak kecil. Jadi itu masih satu keluarga, ibu,  anaknya, dan cucunya,&quot; ujarnya.

Ia menambahkan, bila ketiganya telah dievakuasi ke isolasi terpusat  (isoter) Rusunawa di Kepanjen. Tetapi saat ditanya dari mana riwayat  perjalanan yang bersangkutan, Herman mengaku tak mengetahui pasti,  mengingat informasi yang didapatnya sang suami terlebih dahulu positif  Covid-19 Omicron di Surabaya.

&quot;Suaminya itu di Surabaya positif, cuma ceritanya nggak tahu.  Akhirnya ada petugas datang ke sini ya akhirnya sini positif sini di  lockdown,&quot; ungkap dia.

Kini akibat tiga warganya yang terpapar Covid-19 Omicron lingkungan  sekitar RT 2 RW 10 Desa Segaran yang jadi tempat tinggal sang pasien  ditutup sementara alias lockdown. Akses masuk orang di luar lingkungan  itu tidak diperkenankan.

&quot;Bilangnya cuma pembatasan kegiatan saja, kalau lockdown sekarang  terlalu ekstrim. Cuma pembatasan yang boleh keluar masuk cuma warga sini  warga yang dari luar kalau tidak ada kepentingan, tidak boleh masuk,&quot;  tukasnya.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto  mengungkapkan, telah memerintahkan untuk melakukan penjagaan mobilitas  warga di sekitar tempat tinggal pasien. Selain itu tracing dan testing  juga terus dilakukan kepada mereka yang terindikasi kontak erat dengan  tiga pasien Covid-19 Omicron.

&quot;Ada 3 yang positif di banjarun ketiga-tiganya sudah isolasi kita  tracing, tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya.  Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas, ada petugas satgas  yang memang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas pertemuan disana,  disana lockdown,&quot; beber Didik dikonfirmasi terpisah saat ditemui di  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

</description><content:encoded>MALANG - Sejumlah warga Kabupaten Malang dikonfirmasi terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 Omicron. Ketiga pasien ini berasal Jalan Segaran IV RT 10 RW 2 Segaran, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dari informasi yang dihimpun, pasien tersebut telah dijemput dan dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Kepanjen, pada Sabtu pagi (15/1/2022) pukul 10.15 WIB.

Sementara lingkungan sekitar lokasi ditutup dari keluar masuk akses warga dari luar lingkungan. Warga dari luar lingkungan yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan untuk memasuki Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Segaran.

Tampak petugas dari Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari berjaga di tenda yang terpasang di ujung jalan masuk kompleks permukiman.

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengakui ada tiga warganya positif terpapar Covid-19 Omicron. Tetapi dirinya tak mengetahui pasti sebab ia hanya diberikan informasi dari pihak perangkat Desa Banjararum.

&quot;Itu kalau detailnya saya tidak tahu pasti, dapat info dari perangkat  desa, warga saya ada yang positif saya sendiri tidak tahu. Sebelum  ditutup pihak kesehatan datang ke sini, dijemput dibawa ke rusunawa  Kepanjen. Satu keluarga ibu dan anak sama cucunya satu,&quot; kata Herman  ditemui wartawan di Jalan Segaran, Banjararum, Singosari, Kabupaten  Malang, Sabtu sore.

Menurutnya, tiga warganya terpapar Covid-19 Omicron terdiri dari  seorang balita berusia 16 bulan dan dua orang perempuan yang tak lain  adalah ibu dan nenek dari sang balita tersebut.

&quot;Tiga orang dewasa dua orang, anak-anak satu, yang perempuan dua,  satu laki-laki itu anak kecil. Jadi itu masih satu keluarga, ibu,  anaknya, dan cucunya,&quot; ujarnya.

Ia menambahkan, bila ketiganya telah dievakuasi ke isolasi terpusat  (isoter) Rusunawa di Kepanjen. Tetapi saat ditanya dari mana riwayat  perjalanan yang bersangkutan, Herman mengaku tak mengetahui pasti,  mengingat informasi yang didapatnya sang suami terlebih dahulu positif  Covid-19 Omicron di Surabaya.

&quot;Suaminya itu di Surabaya positif, cuma ceritanya nggak tahu.  Akhirnya ada petugas datang ke sini ya akhirnya sini positif sini di  lockdown,&quot; ungkap dia.

Kini akibat tiga warganya yang terpapar Covid-19 Omicron lingkungan  sekitar RT 2 RW 10 Desa Segaran yang jadi tempat tinggal sang pasien  ditutup sementara alias lockdown. Akses masuk orang di luar lingkungan  itu tidak diperkenankan.

&quot;Bilangnya cuma pembatasan kegiatan saja, kalau lockdown sekarang  terlalu ekstrim. Cuma pembatasan yang boleh keluar masuk cuma warga sini  warga yang dari luar kalau tidak ada kepentingan, tidak boleh masuk,&quot;  tukasnya.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto  mengungkapkan, telah memerintahkan untuk melakukan penjagaan mobilitas  warga di sekitar tempat tinggal pasien. Selain itu tracing dan testing  juga terus dilakukan kepada mereka yang terindikasi kontak erat dengan  tiga pasien Covid-19 Omicron.

&quot;Ada 3 yang positif di banjarun ketiga-tiganya sudah isolasi kita  tracing, tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya.  Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas, ada petugas satgas  yang memang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas pertemuan disana,  disana lockdown,&quot; beber Didik dikonfirmasi terpisah saat ditemui di  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

</content:encoded></item></channel></rss>
