<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Omicron Mengganas! Level PPKM Akan Berubah Setiap Minggu</title><description>Dengan keputusan ini maka level PPKM setiap daerah bisa berubah setiap minggu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu"/><item><title>Omicron Mengganas! Level PPKM Akan Berubah Setiap Minggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu</guid><pubDate>Minggu 16 Januari 2022 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu-pNSBepy6UI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/16/337/2533049/omicron-mengganas-level-ppkm-akan-berubah-setiap-minggu-pNSBepy6UI.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan terus menerapkan PPKM leveling dalam menghadapi varian omicron. Pemerintah juga akan memantau secara ketat perkembangan kasus yang disebabkan oleh varian omicron.
(Baca juga: Gawat! Menkes Sebut Kasus Omicron Naik Sangat Tinggi dan Cepat Beberapa Minggu ke Depan)
&amp;ldquo;Pemerintah hari ini akan terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap perkembangan dan lonjakan kasus yang disebabkan oleh omicron. Hari ini saya menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menggunakan PPKM level berbasis pengetatan masyarakat,&amp;rdquo;ujar  Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers, Minggu (16/1/2021).
(Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 855 Sehari, DKI Jakarta Nomor Wahid)
Luhut mengatakan, bahwa asesmen level PPKM yang sebelumnya dua minggu sekali akan berubah seminggu sekali.
Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan omicron yang terus meningkat. Dengan keputusan ini maka level PPKM setiap daerah bisa berubah setiap minggu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNS8xLzE0Mzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Selain itu pemerintah juga akan kembali melakukan asesmen PPKM yang dievaluasi setiap minggunya. Dan menghapus asesmen dua minggu semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat ini,&amp;rdquo;tutup Luhut.
Seperti diketahui setelah berminggu-minggu pada tanggal 15 Januari kemarin kasus harian mencapai 1.054</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan terus menerapkan PPKM leveling dalam menghadapi varian omicron. Pemerintah juga akan memantau secara ketat perkembangan kasus yang disebabkan oleh varian omicron.
(Baca juga: Gawat! Menkes Sebut Kasus Omicron Naik Sangat Tinggi dan Cepat Beberapa Minggu ke Depan)
&amp;ldquo;Pemerintah hari ini akan terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap perkembangan dan lonjakan kasus yang disebabkan oleh omicron. Hari ini saya menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menggunakan PPKM level berbasis pengetatan masyarakat,&amp;rdquo;ujar  Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers, Minggu (16/1/2021).
(Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 855 Sehari, DKI Jakarta Nomor Wahid)
Luhut mengatakan, bahwa asesmen level PPKM yang sebelumnya dua minggu sekali akan berubah seminggu sekali.
Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan omicron yang terus meningkat. Dengan keputusan ini maka level PPKM setiap daerah bisa berubah setiap minggu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNS8xLzE0Mzk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Selain itu pemerintah juga akan kembali melakukan asesmen PPKM yang dievaluasi setiap minggunya. Dan menghapus asesmen dua minggu semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat ini,&amp;rdquo;tutup Luhut.
Seperti diketahui setelah berminggu-minggu pada tanggal 15 Januari kemarin kasus harian mencapai 1.054</content:encoded></item></channel></rss>
